Dalam kehidupanku, aku punya suatu impian yang tertanam sedari kecilku......aku ingin mengembara jauh , sejauh kakiku mampu melangkah dan bukan setakat itu saja aku juga ingin mengembara jauh ke suatu alam yang penuh dengan misteri, ke suatu alam yang dinamai pemikiran manusia.
Allah memberiku ruang hidup di bumi ini, memberiku ruang seluasnya bersama semua ciptaanNya dan aku benar benar bersyukur kerana mampu menikmati semua karya agungNya dan menikmati cinta kasihNya yang agung....namun kerinduanku untuk mengembara lebih jauh bersama sama Dia meneroka semua keindahan yang tak mampu dilihat dan dirasa oleh banyak orang membuatkan aku mahu melangkah lebih jauh meskipun menerusi maya pada hari ini.....ternyata hari ini ruangku mencari arah tuju lewat Dia adalah suatu yang benar benar tanpa batasan....
Doaku:
Bapa yang kekal! Kupersembahkan seluruh kehidupanku, pasrah pada seluruh rencanaMu agar aku bisa menjadi alatMu yang mampu melakukan yang terbaik demi kemuliaan NamaMu...aku mohon saat ini berkatMu melimpahi seluruh alam dengan kasihMu. Amen
Ketika kita terbangun di pagi hari, merasakan nafas hidup sekali lagi,menghirup udara yang segar bersama hembusan bayu...segalanya terasa nyaman dan tenang sekali. Namun dalam hidup yang penuh dugaan hari ini kita sering terperangkap dengan persoalan hidup mencari diri
Wednesday, 31 August 2011
JALAN JALANMU BUKAN JALANKU....
Manusia memang suka merancang, mengatur dengan baik setiap perkara yang harus dilakukan, setiap perkara harus disusun atur dan diteliti dengan baik agar apa juga yang dirancang berjalan dengan lancar. Namun adakalanya apa yang kita rancang, kita aturkan tidak terjadi dengan baik...ada saja perkara2 yang menggagalkannya.
Pertama kalinya berkunjung ke Tawau adalah suatu pengalaman yang memenatkan bersama keluarga, perjalanannya memang terlalu jauh dan membosankan, namun semuanya berbaloi apabila melihat pelbagai keindahan dan perkara2 yang baik dan indah2 namun pada waktu mahu kembali ke Ranau....kami agak lewat melakukan perjalanan dari jadual yang sepatutnya akhirnya hujan lebat yang mengirigi perjalanan kami dengan cuaca yang gelap.
Disebabkan kami memang tidak berapa terbiasa dengan jalan2 yang harus kami ambil maka kami tersasar dari perjalanan kami yang sebenar, kami tersesat jalan! Setelah lebih kurang 20 minit melalui jalan tersebut kami sepakat mengatakan kami sesat dari jalan sebenar, lalu kami kembali ke laluan yang sebenar.
Sepanjang perjalanan kami membicarakan dgn rasa sedikit lucu kerana tersasar begitu jauh...hujan dan cuaca gelap berjaya memperdayakan kami. Namun lebih kurang 20 minit kemudian kami bertemu dengan kejadian kemalangan yang agak teruk di antara sebuah bas besar dengan lori besar. Dalam keadaan ngeri melihat kejadian itu...aku termenung seketika mengingat sejenak tentang perjalanan kami 20 minit yang lalu yang tersasar dari jalan sebenar itu.Aku tiba2 tersenyum dan mengucap syukur kepada Allah kerana membenarkan kami tersasar dari jalan sebenar seketika........
Sekiranya pandangan kami tidak dikaburi oleh hujan lebat dan cuaca gelap dan kami mengambil jalan sebenar 20 minit yang lalu....siapakah yang akan terlibat dengan kemalangan ngeri itu sebenarnya.... mungkinkah kami juga akan menjadi sebahagian dari tragedi itu...huhhhhh! Ngeri sekali! Aku benar2 bersyukur kerana tersasar dan sesat dari jalan sebenar 20 minit yang lalu...ternyata Allah memimpin kami...memimpin perjalanan kami dan membiarkan mata kami dikelabui seketika utk tersasar jauh seketika.....seketika saja.
Akhirnya aku sadar..apa saja yang aku alami aku harus sadar bahawa Allah punya rencanannya sendiri untuk setiap perkara yang terjadi dalam hidupku. Adakalanya Allah membuatkan kita tersasar jauh, membiarkan kita tersasar sedikit dari jalan hidup kita yang sebenar agar kita belajar tentang sesuatu...agar kita mengerti bahawa bukan setiap jalan dan rencana kita merupakan jalan dan rencana Allah...
DIA memiliki jalan....DIA punya rencananya yang tersendiri yang terbaik buat kita semua...FikranNya adalah yang terbaik buat kita.....ada waktu Dia sengaja membiarkan kita tersesat sebentar....tersasar sebentar dari jalan hidup kita tetapi bukan untuk membiarkan kita mati kerananya....Ia cuma mahu kita sedar....jadi dewasa....jadi mantap....tau tentang apa saja yang terjadi dalam hidup ini adalah megikut jalan dan rencananya KALAU kita benar2 bersandar kepada Allah.
DOAKU:-
Ya Allahku! Aku bersyukur kepadaMu yang selalu menemani langkahku.....atas segala yang terjadi di dalam hidupku...Ajari aku ya Allah untuk selalu sadar bahawa Engkau sertaiku selalu
Pertama kalinya berkunjung ke Tawau adalah suatu pengalaman yang memenatkan bersama keluarga, perjalanannya memang terlalu jauh dan membosankan, namun semuanya berbaloi apabila melihat pelbagai keindahan dan perkara2 yang baik dan indah2 namun pada waktu mahu kembali ke Ranau....kami agak lewat melakukan perjalanan dari jadual yang sepatutnya akhirnya hujan lebat yang mengirigi perjalanan kami dengan cuaca yang gelap.
Disebabkan kami memang tidak berapa terbiasa dengan jalan2 yang harus kami ambil maka kami tersasar dari perjalanan kami yang sebenar, kami tersesat jalan! Setelah lebih kurang 20 minit melalui jalan tersebut kami sepakat mengatakan kami sesat dari jalan sebenar, lalu kami kembali ke laluan yang sebenar.
Sepanjang perjalanan kami membicarakan dgn rasa sedikit lucu kerana tersasar begitu jauh...hujan dan cuaca gelap berjaya memperdayakan kami. Namun lebih kurang 20 minit kemudian kami bertemu dengan kejadian kemalangan yang agak teruk di antara sebuah bas besar dengan lori besar. Dalam keadaan ngeri melihat kejadian itu...aku termenung seketika mengingat sejenak tentang perjalanan kami 20 minit yang lalu yang tersasar dari jalan sebenar itu.Aku tiba2 tersenyum dan mengucap syukur kepada Allah kerana membenarkan kami tersasar dari jalan sebenar seketika........
Sekiranya pandangan kami tidak dikaburi oleh hujan lebat dan cuaca gelap dan kami mengambil jalan sebenar 20 minit yang lalu....siapakah yang akan terlibat dengan kemalangan ngeri itu sebenarnya.... mungkinkah kami juga akan menjadi sebahagian dari tragedi itu...huhhhhh! Ngeri sekali! Aku benar2 bersyukur kerana tersasar dan sesat dari jalan sebenar 20 minit yang lalu...ternyata Allah memimpin kami...memimpin perjalanan kami dan membiarkan mata kami dikelabui seketika utk tersasar jauh seketika.....seketika saja.
Akhirnya aku sadar..apa saja yang aku alami aku harus sadar bahawa Allah punya rencanannya sendiri untuk setiap perkara yang terjadi dalam hidupku. Adakalanya Allah membuatkan kita tersasar jauh, membiarkan kita tersasar sedikit dari jalan hidup kita yang sebenar agar kita belajar tentang sesuatu...agar kita mengerti bahawa bukan setiap jalan dan rencana kita merupakan jalan dan rencana Allah...
DIA memiliki jalan....DIA punya rencananya yang tersendiri yang terbaik buat kita semua...FikranNya adalah yang terbaik buat kita.....ada waktu Dia sengaja membiarkan kita tersesat sebentar....tersasar sebentar dari jalan hidup kita tetapi bukan untuk membiarkan kita mati kerananya....Ia cuma mahu kita sedar....jadi dewasa....jadi mantap....tau tentang apa saja yang terjadi dalam hidup ini adalah megikut jalan dan rencananya KALAU kita benar2 bersandar kepada Allah.
DOAKU:-
Ya Allahku! Aku bersyukur kepadaMu yang selalu menemani langkahku.....atas segala yang terjadi di dalam hidupku...Ajari aku ya Allah untuk selalu sadar bahawa Engkau sertaiku selalu
AKU HARUS MEMIKUL SALIBKU
" SETIAP ORANG YANG MAHU MENGIKUTI AKU, DIA HARUS MENYANGKAL DIRINYA, MEMIKUL SALIBNYA DAN MENGIKUTI AKU........" MAT 16: 21-27. Aku telah kembali ke tempat mana aku pernah bermula mengenal Tuhan aku belajar dan di ajar mengenaiNya, bagaimana hidup dan melayani Dia dalam Roh dan kebenaran....Aku mahu mengucap syukurku ketika melibat wajah wajah yang pernah membimbing aku...di tempat mana aku juga diterima menjadi sebahagian dari sahabat pelayanan...Apa yang anehnya tentang perjalanan pelayananku...aku tidak pernah dilayani sebagaimana aku ingini...setiap waktu aku diajar bagaimana harus aku bertahan di dalam pelayanan ini bukan hanya dengan kata nasihat atau lewat Firman Tuhan tapi aku juga harus merasakan penderitaannya...ditegur...dimarahi....bahkan terkadang aku menerima kritikan serta teguran yang amat amat pedas dan menyakitkan...perkataan yang terkadang terkeluar tanpa alas yang membuat aku barangkali merasa sedikit keselesaannya.
Aneh kukatakan karena aku menjadi kebal dan bisa menangkis apa juga macam dugaan yang mendatang...apa saja cemuhan...kritikan...pandangan....dan semuanya hanya kerana aku belajar untuk MENGASIHI....Mengikuti Yesus tidak ada jalan singkat atau mungkin iniasiatif untuk menumpangkan bebanan SALIB di bahu orang lain, kiya harus memikulnya sendiri.Hari ini aku ditegur sekali lagi oleh Firman Tuhan ini....' SETIAP ORANG YANG MAHU MENGIKUTI AKU DIA HARUS MENYANGKAL DIRINYA, MEMIKUL SALIBNYA DAN MENGIKUTI AKU...." teguran apakah ini? Apakah aku tidak memikul salibku? ....Apakah aku tidak mengikuti Yesus?
Adalah seorang pemuda yang merupakan pelayan Tuhan, pengikut Kristus yang amat amat setia dalam pelayanannya semasa hidupnya...dan ketika hayatnya berakhir di bumi ini ia dipanggil menghadap Allah dan melalui jalan jalan api penyucian seperti yang dilalui semua orang...ketika di api pensucian ia melihat banyak sekali salib salib yang menghadang perjalanannya....lalu ia bertanya " bagaimana aku harus melalui semua salib ini? " Lalu kata malaikat itu," dengan meminggul salib salib itu dan membawanya satu persatu kepada Allah." Ia bertanya lagi, :" bukankah cuma satu salib saja bagi setiap orang...bagaimana aku harus memikulnya...ianya terlalu banyak". Lalu kata malaikat itu, " Salib salib itu engkau sendiri yang meletakkannya di sini semasa hidupmu, setiap kali engkau melakukan pekerjaanmu dan engkau mengeluh maka 1 salib kau antarkan kesini...inilah salib salib yang kau antar selama hidupmu untuk kau pikul semasa menghadap Allah." Lalu pemuda itu fahamlah dan ia memikul salib salib itu satu persatu dan jumlah bukan sedikit dan ia harus memikul semuanya sampai habis.
Ternyata dalam kehidupan ini...tidak cukup hanya melayani...tidak cukup hanya bersaksi, tidak cukup hanya sekadar beraksi memikul salib tetapi harus memikulnya tanpa mengeluh...tanpa sedikitpun keluhan, karena apabila kita menyangkal diri kita dan dengan rela memikul segala bebanan tugas tanpa keluhan dan berdoa serta percaya bahawa Yesuslah yang telah mendahului kita memikul salibNya yang hina, sengsara dan jauh lebih berat dari salib yang kita pikul...maka percayalah untuk melakukan dan melalui semua bebanan kita tanpa protes kerna kita tahu ada yang sedang berjalan bersama kita membantu setiap permasalahan hidupkan bahkan Ia tidak akan membiarkan kita sendirian....Aku cukup faham kini....bagaimana berbagi sengsara dengan Yesus.....kita harus menyadarinya bahawa Yesus telah membantu kita meringankan setiap bebanan dalam kehidupan kita Sangkallah dirimu, pikul salibmu dan ikutilah Dia.....
Doa:
Ya Allahku! Terima kasih buat salib salib kecil kami yang ternyata semakin mendewasakan kami. Meskipun disekeliling kami, di perjalanan kami ini banyak sekali rintangan rintangannya, yang hadir di depan kami ...dalam keluarga kami...dalam kejiranan kami...di kalangan sahabat2 yang kami percayai....sahabat sahabat yang amat disayangi...juga dikalangan sesama kami pelayan Allah wujud salib dan tantangan....ajari kami melakukan semua pekerjaan kami selagi hayat ini tanpa sebarang keluhan dan protes....ajari kami untuk percaya dan menyandarkan semua bebanan kami bersama dengan iman percaya Engkau ada bersama kami. Dalam NamaMu ya Allah aku berdoa. Amen!
MENGAPA HARUS MENGELUH
Mengapa harus mengeluh? Kerana ada keluhan? Kenapa ada keluhan? Kerana ada rasa tidak puas...kerana ada banyak persoalan.....kerana ada banyak bebanan. Ahhhhhhhh! Cukup memuaskankah itu bila terlepas? Hhhemmmm! Berat sekali seluruh tubuh...bagaikan tak mampu lagi menghayun langkah.
Apakah hidup ini harus banyak mengeluh? Keluhan merupakan suatu penyataan perasaan yg tertekan dan sukar dijelaskan...mau diluahkan kepada teman...takut diceritakan pula kepada orang lain. Mau dikongsi sesama keluarga... takut dimarahi atau tidak didengari atau takut juga dikatakan lemah.....pelbagai macam alasannya.
Tak perlulah mengeluh sampai kerut di wajahmu jelas kelihatan....kalau mungkin engkau tidak punya sahabat untuk mendengarkanmu....kalau mungkin anggota keluargapun bukan pendengar yang baik....kalau mungkin engkau tidak mampu percayakan kepada sesiapa saja tentang permasalahanmu...engkau bisa datang pada yang Satu...Dia yang pasti selalu ada disetiap ruang hidupmu pada waktu apapun dan dalam segala perkara yang engkau sedang berperkara.
Dia Allah yang Mahamengetahui segala galanya....tetapi apakah engkau percaya kepada Allah yang boleh menolongmu....bukan saja menolongmu lepas dari beban persoalan hidup bahkan juga dalam setiap suka duka hidupmu...Dia akan pasti ada....Hanya....tempatkan Dia yang PERTAMA dalam segenap perkaramu......apa saja yang mau kau lakukan, lakukan bersama Dia...selalu interaksi bersama Dia....tak perlu mengeluh
Datang pada Tuhan....engkau tidak akan pernah sendirian.....Percaya bahawa Dia ada dalam segala hal dalam hidupmu
engkau tidak akan pernah mengeluh...Tuhan itu sandaran bagi setiap yang percaya.....JanjiNya: "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup..." Datanglah kepadaku, Hai kamu yang letih dan berbeban berat...aku akan memberi kelegaan bagimu...." Datanglah pada Firman yang hidup....mendekatlah di dalam doa bersama Dia.....kerana jarakmu dengan Dia hanya sejauh DOA.
Terang menyuluh di jalanmu....jangan sampai engkau tidak melihatnya....
Sungai luas terbentang dan mengalir di hadapanmu....jangan engkau haus lagi
TanganNya terhulur bagimu...jangan kau hanyut lagi
Kembalilah....kembalilah kepada Allah
Jangan mengeluh lagi kerana justeru keluhanmu itu melemahkanmu.
Doaku:-
Allah Bapa! Aku bersyukur lewat semua perjalanan hidupku yg pernah aku lalui...yang manis menambah kemanisan hidupku dan yang pahit mendewasakan aku dan mendekatkan aku kepadaMu....Semakin aku ditekan semakin aku merasakan kehadiranMu...takkala aku hampir jatuh dan tenggelam TanganMu ada menghulur kepadaku agar aku tidak terus tenggelam....KasihMu mengapai aku ketika aku terlalai....Roh KudusMu menguatkan aku ketika aku lemah dan tak berdaya....aku tidak harus mengeluh lagi...kerana Engkau bersertaku...Terima Kasih ya Allahku....Terima kasih. Amen
Apakah hidup ini harus banyak mengeluh? Keluhan merupakan suatu penyataan perasaan yg tertekan dan sukar dijelaskan...mau diluahkan kepada teman...takut diceritakan pula kepada orang lain. Mau dikongsi sesama keluarga... takut dimarahi atau tidak didengari atau takut juga dikatakan lemah.....pelbagai macam alasannya.
Tak perlulah mengeluh sampai kerut di wajahmu jelas kelihatan....kalau mungkin engkau tidak punya sahabat untuk mendengarkanmu....kalau mungkin anggota keluargapun bukan pendengar yang baik....kalau mungkin engkau tidak mampu percayakan kepada sesiapa saja tentang permasalahanmu...engkau bisa datang pada yang Satu...Dia yang pasti selalu ada disetiap ruang hidupmu pada waktu apapun dan dalam segala perkara yang engkau sedang berperkara.
Dia Allah yang Mahamengetahui segala galanya....tetapi apakah engkau percaya kepada Allah yang boleh menolongmu....bukan saja menolongmu lepas dari beban persoalan hidup bahkan juga dalam setiap suka duka hidupmu...Dia akan pasti ada....Hanya....tempatkan Dia yang PERTAMA dalam segenap perkaramu......apa saja yang mau kau lakukan, lakukan bersama Dia...selalu interaksi bersama Dia....tak perlu mengeluh
Datang pada Tuhan....engkau tidak akan pernah sendirian.....Percaya bahawa Dia ada dalam segala hal dalam hidupmu
engkau tidak akan pernah mengeluh...Tuhan itu sandaran bagi setiap yang percaya.....JanjiNya: "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup..." Datanglah kepadaku, Hai kamu yang letih dan berbeban berat...aku akan memberi kelegaan bagimu...." Datanglah pada Firman yang hidup....mendekatlah di dalam doa bersama Dia.....kerana jarakmu dengan Dia hanya sejauh DOA.
Terang menyuluh di jalanmu....jangan sampai engkau tidak melihatnya....
Sungai luas terbentang dan mengalir di hadapanmu....jangan engkau haus lagi
TanganNya terhulur bagimu...jangan kau hanyut lagi
Kembalilah....kembalilah kepada Allah
Jangan mengeluh lagi kerana justeru keluhanmu itu melemahkanmu.
Doaku:-
Allah Bapa! Aku bersyukur lewat semua perjalanan hidupku yg pernah aku lalui...yang manis menambah kemanisan hidupku dan yang pahit mendewasakan aku dan mendekatkan aku kepadaMu....Semakin aku ditekan semakin aku merasakan kehadiranMu...takkala aku hampir jatuh dan tenggelam TanganMu ada menghulur kepadaku agar aku tidak terus tenggelam....KasihMu mengapai aku ketika aku terlalai....Roh KudusMu menguatkan aku ketika aku lemah dan tak berdaya....aku tidak harus mengeluh lagi...kerana Engkau bersertaku...Terima Kasih ya Allahku....Terima kasih. Amen
SAMPAI KAPANKAH
Ketika kecilmu...banyak persoalan di mindamu tidak terjawab
Kerana suaramu belum bisa dimengerti....
Ketika engkau masih anak2....banyak persoalanmu juga tidak terjawab
Kerana belum waktu engkau mengetahuinya....
Ketika dewasamu.....juga banyak persoalan yang tidak berjawab
Kerana engkau tidak lagi mampu bertanya
Dan hari ini....engkau benar2 telah dewasa
Engkau juga sudah punya jawabnya
Namun engkau masih teraba raba bagai sibuta
Jalanmu ternyata terang namun engkau masih bersuluh
Kau memiliki kaki yang kukuh namun engkau masih mau merangkak
Sampai kapankah...soal2mu tidak terjawab
Sampai kapankah...engkau bisa menemukan jawab
Kerana suaramu belum bisa dimengerti....
Ketika engkau masih anak2....banyak persoalanmu juga tidak terjawab
Kerana belum waktu engkau mengetahuinya....
Ketika dewasamu.....juga banyak persoalan yang tidak berjawab
Kerana engkau tidak lagi mampu bertanya
Dan hari ini....engkau benar2 telah dewasa
Engkau juga sudah punya jawabnya
Namun engkau masih teraba raba bagai sibuta
Jalanmu ternyata terang namun engkau masih bersuluh
Kau memiliki kaki yang kukuh namun engkau masih mau merangkak
Sampai kapankah...soal2mu tidak terjawab
Sampai kapankah...engkau bisa menemukan jawab
YESUS BERJALAN DI ATAS AIR ( MAT14: 22-23)
...."Kira kira jam 3 malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air, ketika murid muridNya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru : Itu hantu!, lalu berteriak teriak kerana takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka" Tenanglah! Aku ini, jangan takut". Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepadaMu berjalan di atas air". Kata Yesus : " Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika DIRASANYA TIUPAN ANGIN, TAKUTLAH IA DAN MULAI TENGGELAM LALU BERTERIAK : " Tuhan tolonglah aku!" Segera Yesus menghulurkan tanganNya dan berkata : "HAI! ORANG YANG KURANG PERCAYA, MENGAPA ENGKAU BIMBANG?" Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah..........."
Renungan Kita:
Setiap orang yang dibaptis dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus...telah belajar atau sekurang kurangnya pernah mendengar Firman Tuhan dan mereka juga punya iman. Namun dalam mengendalikan soal kedagingan hidup mereka ternyata selau menemukan kegagalan, kegagalan yang bukan saja berasal dari diri sendiri tetapi juga kerana pengaruh luar, sekitar hidup, teman teman nyata maupun maya. Dan apabila semua itu terjadi selalunya manusia sering mencari cari kepada siapakah kesalahan itu mau diletakkan...pada paderi...pastor...ibubapa....pelayan umat dsbnya. SEMUA INI TERNYATA GELOMBANG YANG TERHASIL DARI TIUPAN ANGIN SAKAL KEHIDUPAN....manusia diumbang ambingkan oleh rentak hidup....lalu ada yang tenggelam kerana malu berteriak dan ada pula yang mampu diselamatkan kerana mereka berteriak memohon pertolongan " Aku lemas! Aku lemas! dan selaluya mereka bisa tertolong.
Namun bagi mereka yang asyik memandang kesalahan orang lain...meletakkan kesalahan kepada org lain...mereka inilah yang akan terus menerus tenggelam tanpa mereka sadar....
Hidup terlalu sosial, mabuk2kan, hotel..pub, kutu rayau, boshia, terpengaruh dengan kemanisan mulut iblis, tertarik utk hidup dl pengaruh dosa...semua itu adalah gelombang. orang orang sekeliling selalu melihat gelombang ini juga TURUT TENGGELAM....alangkah eroninya
Kita memang bisa melihat gelombang, turut merasa gelombang itu tetapi jangan turut tenggelam dan seandainya kemanusiaan kita menenggelamkan kita...jangan malu berteriak meminta pertolongan... jalannya selalu ada dan cuma di depan mata...Tuhan selalu ada...Dia hanya sejauh doa....berdoalah..Dia pasti akan menolongmu melewati hari hari penuh gelombang....
Hiduplah hari ini untuk hari ini...kerana esok belum pasti ada buat kita...berusahalah seolah olah kita akan hidup sampai selamanya....Semoga Tuhan Memberkati
Renungan Kita:
Setiap orang yang dibaptis dalam Nama Bapa, Putera dan Roh Kudus...telah belajar atau sekurang kurangnya pernah mendengar Firman Tuhan dan mereka juga punya iman. Namun dalam mengendalikan soal kedagingan hidup mereka ternyata selau menemukan kegagalan, kegagalan yang bukan saja berasal dari diri sendiri tetapi juga kerana pengaruh luar, sekitar hidup, teman teman nyata maupun maya. Dan apabila semua itu terjadi selalunya manusia sering mencari cari kepada siapakah kesalahan itu mau diletakkan...pada paderi...pastor...ibubapa....pelayan umat dsbnya. SEMUA INI TERNYATA GELOMBANG YANG TERHASIL DARI TIUPAN ANGIN SAKAL KEHIDUPAN....manusia diumbang ambingkan oleh rentak hidup....lalu ada yang tenggelam kerana malu berteriak dan ada pula yang mampu diselamatkan kerana mereka berteriak memohon pertolongan " Aku lemas! Aku lemas! dan selaluya mereka bisa tertolong.
Namun bagi mereka yang asyik memandang kesalahan orang lain...meletakkan kesalahan kepada org lain...mereka inilah yang akan terus menerus tenggelam tanpa mereka sadar....
Hidup terlalu sosial, mabuk2kan, hotel..pub, kutu rayau, boshia, terpengaruh dengan kemanisan mulut iblis, tertarik utk hidup dl pengaruh dosa...semua itu adalah gelombang. orang orang sekeliling selalu melihat gelombang ini juga TURUT TENGGELAM....alangkah eroninya
Kita memang bisa melihat gelombang, turut merasa gelombang itu tetapi jangan turut tenggelam dan seandainya kemanusiaan kita menenggelamkan kita...jangan malu berteriak meminta pertolongan... jalannya selalu ada dan cuma di depan mata...Tuhan selalu ada...Dia hanya sejauh doa....berdoalah..Dia pasti akan menolongmu melewati hari hari penuh gelombang....
Hiduplah hari ini untuk hari ini...kerana esok belum pasti ada buat kita...berusahalah seolah olah kita akan hidup sampai selamanya....Semoga Tuhan Memberkati
RASA SEBUAH RASA
Rasa sebuah rasa bukan prasa
Sukar dimengerti...payah dijangkau
Menjangkanya terlalu sukar
Kerna rasa tidak bercerita seperti wajah
Rasa sebuah rasa
Biar resah tiada siapa tahu
Kerna rasa sukar terpancar tertutup dek cerita biasa2
Harus bagaimana menyelami rasa
Bila yang terpancar adalah senyuman
Rasa sebuah rasa
Selalunya sukar dimengerti biar oleh diri
Kerna rasa tertimbus oleh cerita hidup
Menenggelami deria rasa
Namun rasa tidak selalu resah
Ada juga rasa yang tertawa
Kerana cerita hidup membawanya kepuncak ria
Rasa sebuah rasa...
Lentur dia ....menyintai diri
Lentur dia.....mengasihi sesama
Lentur dia.....menjadi insani
Lentur dia.....selalu ingat akan Tuhan
Agar rasa selalu sejahtera.....wajar dalam sgala tindakan
Rasa.....
Sukar dimengerti...payah dijangkau
Menjangkanya terlalu sukar
Kerna rasa tidak bercerita seperti wajah
Rasa sebuah rasa
Biar resah tiada siapa tahu
Kerna rasa sukar terpancar tertutup dek cerita biasa2
Harus bagaimana menyelami rasa
Bila yang terpancar adalah senyuman
Rasa sebuah rasa
Selalunya sukar dimengerti biar oleh diri
Kerna rasa tertimbus oleh cerita hidup
Menenggelami deria rasa
Namun rasa tidak selalu resah
Ada juga rasa yang tertawa
Kerana cerita hidup membawanya kepuncak ria
Rasa sebuah rasa...
Lentur dia ....menyintai diri
Lentur dia.....mengasihi sesama
Lentur dia.....menjadi insani
Lentur dia.....selalu ingat akan Tuhan
Agar rasa selalu sejahtera.....wajar dalam sgala tindakan
Rasa.....
Subscribe to:
Posts (Atom)

