Shalom! Salam adven buat semua! Adven datang lagi..... pengisian apakah yang telah tersedia bagi menerima adven ini.... masihkah bersisa kebencian semalam, masihkah manusia lama hidup segar di dalam rumah Allah itu?
Adven membawa cahaya baru, sebuah pengharapan akan kehidupan yang baru, pada dunia yang baru. Ia bagaikan melihat suatu jalan bercahaya yang terbuka di dalam kegelapan hidup kita. Semua orang mengingini untuk hidup di dalam terang itu, namun adakah peluang itu dari kegelapan??? MANUSIA BARU!!! DUNIA BARU!!! Apakah itu suatu kenyataan atau sekadar fakta bicara???
Banyak dari antara kita pernah kecundang dalam melayari bahtera kehidupan, kita menjadi insan yang gagal dan penuh dengan borok borok dosa, dari yang tersembunyi sampai kepada dosa yang kelihatan bahkan mengikuti dan menghantui seluruh kehidupan kita sampai akhir hayat. Bagi kita seakan segalanya tidak mungkin lagi. Manusia di sekeliling bagaikan hakim yang siap sedia dengan hukumannya, memandang hina kepada si pendosa.
Jangan menghakimi sahabatku!! Kita sering saja melihat sesama kita sebagai seorang yang tidak mungkin untuk bertobat, siapakah kita sebenarnya sehingga sanggup menghakimi sesama kita seolah olah kita telah mencapai tahap kekudusan tertingi dalam kehidupan ini sebagai malaikat agung. Saya pernah mendengar seorang bapa berbicara tentang seseorang di hadapan saya... dia dengan tegas mengatakan bahawa orang lain mungkin boleh berubah, orang lain mungkin akan bertobat tetapi orang yang sedang diperkatakannya itu tidak akan mungkin biarpun dunia ini kiamat, itu katanya. Saya amat sedih mendengarkan kenyataan bapa itu, sedangkan dia adalah seorang pengajar kelas katekumen, yang mengajar tentang pengharapan, tentang kasih Allah yang membukakan pintu syorga kepada semua pendosa yang datang dan mahu bertobat, yang menjadi cerminan bagi kemuliaan Allah. Sedih sekali rasanya apabila berhadapan dengan orang orang seperti ini.
Kita sering menutup pintu tobat sesama kita dengan sikap suka menghakimi, apabila melihat sahabat kita jatuh lantas kita katakan, " jangan bergaul dengan dia,kerana dia jahat!" " jangan dekati dia.... dia itu setan!". Apakah sewenang itu kita meletakkan hukuman, apakah kerana dia pernah bersalah maka dia orang jahat? Apakah seorang wanita muda yang pernah terlanjur itu hina dan jahat? Apakah mereka yang tidak pernah hadir ke gereja itu jahat? Apakah anda pernah terfikr bahawa mereka juga sebenarnya berjuang untuk hidup kudus? Apakah orang orang yang melayani di gereja itu kudus adanya?
Adven memanggil kita, memberikan peluang bagi semua manusia dan kerana itulah Kristus turun ke dunia, bukan untuk menghukum orang yang berdosa tapi memberikan peluang kepada semua orang untuk kembali kepada Bapa, kembali kepada Allah, untuk membersihkan lorong lorong kehidupan kita yang hitam lagi tercemar dengan dosa. Kristus dengan segala kerendahan diriNya turun ke dunia menjadi serupa dengan manusia... ke dunia orang mati, agar pengharapan kasih tetap ada dan selalu ada.
Pada yang telah jatuh dibangunkan,
pada yang tertidur dikejutkan,
pada yang terlupa disadarkan ,
pada yang sesat ditemukan jalan.
pada yang lalai dingatkan,
pada yang kecewa diberi penghiburan...
kepada semua insan dipanggil membakti
Adven bukan datang menghakimi dan menghukum kita, adven datang menghulurkan pertobatan, membukakan pintu syorga bagi mereka yang melihatnya telah tertutup. Kristus datang dengan tangan terbuka yang tak tersembunyi bagi sesiapapun. Apakah saya dan anda menutupnya bagi sesama????
TAK TERSEMBUNYI KUASA ALLAH
ORANG LAIN DITOLONG SAYA JUGA
TANGANNYA TERBUKA MENUNGGUKU
TAK TERSEMBUNYI...... KUASA.... ALLAH
( nyanyikan lagu ini dari hati, jiwa yang bertobat.... Dia datang bagi saya dan anda semua )
Selamat menyambut tahun baru Adven, semoga sepanjang adven ini kita menemukan jalan pulang dari hidup yang selalu berdosa yang sering menghakimi dan menyakiti sesama kita dan terlebih kepada Allah. Allah memandang kita dengan kasihNya dan menhulurkan salam kasihNya, maka hulurkanlah tangan hati kita akan sesama kita dan berhentilah menjadi hakim terhadap sesama, ingatlah bahawa penghakiman yang kita lakukan terhadap sesama kita juga akan digunakan Allah untuk menghakimi kita kembali. Janganlah menghakimi sesama tetapi jadilah pendamping yang selalu mendampingi dengan kasih Kristus.
Salam Adven buat semua sahabat seiman... semoga Tuhan meberkati kita semua....Amen!!!
( aku rindukan kehadiran Natal bukan untuk pesta poranya tetapi penghayatan kasih yang tertinggi dan terbesar ada di dalamnya )
Ketika kita terbangun di pagi hari, merasakan nafas hidup sekali lagi,menghirup udara yang segar bersama hembusan bayu...segalanya terasa nyaman dan tenang sekali. Namun dalam hidup yang penuh dugaan hari ini kita sering terperangkap dengan persoalan hidup mencari diri
Saturday, 26 November 2011
Friday, 25 November 2011
KISAH SEORANG RAJA ( Ilham tulisan dari: Kelly Johnny )
Alkisah seorang raja yang masyhur yang punya 4 orang isteri yang cukup jelita, namun dari keempat empat isteri baginda, baginda amat menyayangi isteri bungsunya seorang jelitawan muda lagi jelita, manja dan berketerampilan serta amat pandai mengambil hati baginda. Lalu... segala kemewahan yang dipinta oleh si isteri yang bungsu ini terpenuhi, makan minum dan pakaiannya, uang harta, rumah, gedung perniagaan.... semua di berikan sang raja.
Isteri ke 3 raja juga tidak kurang tarikannya.... ia pandai mengatur hidup sang raja sehingga segala keperluan yang dikehendaki raja pasti terpenuhi dengan segera bahkan segala urusan perniagaan diuruskannya dengan amat baik demikian juga rumahtangga mereka, semuanya tip top... layanan yang diberi sang isteri yang ketiga ini memang memuaskan sehingga raja juga amat amat menyayanginya dan memberikan perhatian yang amat, tidak ada kebutuhan yang diperlukan oleh isteri ke 3 ini yang tidak terpenuhi.
Nah! Isteri yang ke 2.... seorang wanita yang cukup anggun, wajahnya... lentok longlainya menyamai si isteri bungsu... dia benar benar tahu membawa diri, melayani setiap tetamu di raja, kelemah lembutannya menarik banyak tetamu sehingga menjadi tumpuan bukan saja tetamu tetamu diraja tetapi juga hati baginda raja. Dia pandai bersosial sehingga menarik ramai orang berminat untuk menjadi rakan kongsi pada setiap urusan perniagaan yang diuruskan oleh keluarga diraja ini. Isteri ke 2 ini juga disayangi oleh raja, ia bagaikan penasihat raja, apa saja masalah yang dihadapi sang raja pasti diceritakannya kepada isteri yang ke 2 ini...segenap permintaannya dikabulkan dan isteri ini benar benar tidak berkekurangan.
Isteri pertama baginda, raja permaisuri bagaikan barang usang yang layak di jadikan bahan pameran di muzium sahaja dan kehadirannya langsung tidak dikesahkan sang raja, permaisuri ini tidak layak bicara.. apalagi memberikan pendapat dalam apa juga perkara, baginda permaisuri disorokkan dari perhatian umum kerana kononnya cuma memalukan sang raja, baginda permaisuri kononnya terlalu kolot, tidak pandai bergaul dan selalu pula sakit sakitan. Baginda permaisuri ini memang selalu sakit sakitan kerana raja tidak pernah memerdulikan kebajikannya, makan minumnya, pakaiannya, kebutuhan hidupnya... dia bagaikan kayu buruk yang terdampar tidak diperdulikan, apa saja yang diperlukannya tidak pernah didengari... Sang permaisuri amat uzur dan kurus sekali, penampilannya juga tidak indah bukan kerana baginda tidak cantik kerana sememangnya bagindalah yang tercantik di antara para isteri sang raja ini bahkan yang tercantik diantara semua wanita di dunia ini.
Dikisahkan suatu hari sang raja gering sehingga tidak boleh bangun lagi... doktor, tabib sudahpun dipanggil namun kesihatan sang raja ternyata semakin memburuk, lalu dipanggillah oleh sang raja akan isteri isterinya dan baginda bertanyakan satu persatu bermula dari si bungsu:-
" Hai isteriku! Keadaanku sangat tenat sekali, mahukah kau menemaniku pada saat saat seperti ini agar aku bisa cepat sembuh! Tanpa berkata apa apa sibungsu menjeling lalu pergi, si raja amat terluka dengan tindakan si isteri bungsu. Raja kemudiannya berkata kepada isteri yang ke 3 dan menanyakan soalan yang sama dengan isteri yang ke 3 itu... isteri yang ke 3 itu berkata:- ' maafkan aku... banyak sekali perkara yang harus aku uruskan, aku tidak punya waktu untuk duduk berdiam di hadapanmu dan menjagaimu, lagi pula bisa bisa aku juga kejangkitan penyakitmu.' Terkesima si raja mendengarkan jawaban isterinya itu.
Dikuatkanya hatinya, lalu bertanya pula kepada isterinya yang ke 2 namun jawaban isterinya yang ini lebih menikam jantungnya:- ' aku hanya mampu mengiring jenazahmu ke kuburan tetapi menjagaimu saat ini tidak mungkin'.
Raja benar benar terluka dengan perbuatan isteri isterinya, raja benar benar merasa sendirian dan amat tertekan oleh perbuatan mereka terhadapnya. Dalam separuh berbisik dia bertanya kepada dirinya sendiri:- " Lalu siapakah yang mahu menemaniku?". Satu suara halus menyapanya:- " Aku sedia dan selalu ada bersamamu, di waktu senang apalagi di masa seperti ini, aku senantiasa ada dekat denganmu, di saat aku dibutuhkan atau tidak olehmu, aku tetap ada di sampingmu!" Raja menoleh pada suara halus itu, ternyata baginda permaisuri ada di sisinya dan dia tidak pernah menyadarinya.... lalu menangislah raja dengan seribu penyesalan di hatinya.... dia ingin sekali menolaknya kerana terlalu malu dan menyesal akan perbuatannya....namun tidak mempunyai daya lagi, yang dia abaikan selama ini ternyata selalu bersamanya namun dia tidak pernah melihatnya.
Saudara saudara sekalian, isteri isteri yang dijadikan perlambangan di dalam cerita ini adalah:-
1. JIWA & IMAN
2. KELUARGA & KAWAN2
3. KEKAYAAN & HARTA
4. TUBUH JASMANI
Kita ternyata sering memberikan lebih perhatian terhadap tubuh jasmani dan keperluannya, sehingga kita sanggup megeluarkan ribuan uang untuk kecantikan, ketampanan, kita sering mengandalkan segala kekayaan dan harta milik kita sehingga sanggup melakukan apa saja untuk kekayaan itu.
Kita lebih memberikan perhatian yang lebih terhadap kawan kawan mahupun keluarga kita semata mata, kita berkerja dan mengabdi kepada kesenangan dan kebahagiaan sementara, kononnya kita lakukan semua itu hanya untuk kesenangan semua.
Kita sering terlupa, ternyata dalam mengusahakan SUKSES kita harus memelihara jiwa kita, kita harus memberikan makanan rohani kepada iman kita.... tanpa campur tangan Allah tidak ada pekerjaan dan urusan yang benar benar sukses.... Ingatlah tubuh yang cantik dan selalu muda, kekayaan dan uang ringgit, kawan kawan serta keluarga tidak akan pernah terberkati tanpa hadirnya Allah di tengah tengah kehidupanmu.
Tidak salah mencari dunia tetapi carilah Tuhan dan terangNya terlebih dahulu. Ingatlah selalu: Di saat engkau mengalami kesulitan dan tekanan, di saat itu engkau akan bisa mengenal kebaikan Tuhan dan di saat itu juga matamu akan lebih terbuka mengenal siapakah sahabatmu yang sebenarnya.
Semoga Tuhan memberkati setiap usaha kita dan selalu menemani kita di saat kelam kehidupan kita. Amen!!
Isteri ke 3 raja juga tidak kurang tarikannya.... ia pandai mengatur hidup sang raja sehingga segala keperluan yang dikehendaki raja pasti terpenuhi dengan segera bahkan segala urusan perniagaan diuruskannya dengan amat baik demikian juga rumahtangga mereka, semuanya tip top... layanan yang diberi sang isteri yang ketiga ini memang memuaskan sehingga raja juga amat amat menyayanginya dan memberikan perhatian yang amat, tidak ada kebutuhan yang diperlukan oleh isteri ke 3 ini yang tidak terpenuhi.
Nah! Isteri yang ke 2.... seorang wanita yang cukup anggun, wajahnya... lentok longlainya menyamai si isteri bungsu... dia benar benar tahu membawa diri, melayani setiap tetamu di raja, kelemah lembutannya menarik banyak tetamu sehingga menjadi tumpuan bukan saja tetamu tetamu diraja tetapi juga hati baginda raja. Dia pandai bersosial sehingga menarik ramai orang berminat untuk menjadi rakan kongsi pada setiap urusan perniagaan yang diuruskan oleh keluarga diraja ini. Isteri ke 2 ini juga disayangi oleh raja, ia bagaikan penasihat raja, apa saja masalah yang dihadapi sang raja pasti diceritakannya kepada isteri yang ke 2 ini...segenap permintaannya dikabulkan dan isteri ini benar benar tidak berkekurangan.
Isteri pertama baginda, raja permaisuri bagaikan barang usang yang layak di jadikan bahan pameran di muzium sahaja dan kehadirannya langsung tidak dikesahkan sang raja, permaisuri ini tidak layak bicara.. apalagi memberikan pendapat dalam apa juga perkara, baginda permaisuri disorokkan dari perhatian umum kerana kononnya cuma memalukan sang raja, baginda permaisuri kononnya terlalu kolot, tidak pandai bergaul dan selalu pula sakit sakitan. Baginda permaisuri ini memang selalu sakit sakitan kerana raja tidak pernah memerdulikan kebajikannya, makan minumnya, pakaiannya, kebutuhan hidupnya... dia bagaikan kayu buruk yang terdampar tidak diperdulikan, apa saja yang diperlukannya tidak pernah didengari... Sang permaisuri amat uzur dan kurus sekali, penampilannya juga tidak indah bukan kerana baginda tidak cantik kerana sememangnya bagindalah yang tercantik di antara para isteri sang raja ini bahkan yang tercantik diantara semua wanita di dunia ini.
Dikisahkan suatu hari sang raja gering sehingga tidak boleh bangun lagi... doktor, tabib sudahpun dipanggil namun kesihatan sang raja ternyata semakin memburuk, lalu dipanggillah oleh sang raja akan isteri isterinya dan baginda bertanyakan satu persatu bermula dari si bungsu:-
" Hai isteriku! Keadaanku sangat tenat sekali, mahukah kau menemaniku pada saat saat seperti ini agar aku bisa cepat sembuh! Tanpa berkata apa apa sibungsu menjeling lalu pergi, si raja amat terluka dengan tindakan si isteri bungsu. Raja kemudiannya berkata kepada isteri yang ke 3 dan menanyakan soalan yang sama dengan isteri yang ke 3 itu... isteri yang ke 3 itu berkata:- ' maafkan aku... banyak sekali perkara yang harus aku uruskan, aku tidak punya waktu untuk duduk berdiam di hadapanmu dan menjagaimu, lagi pula bisa bisa aku juga kejangkitan penyakitmu.' Terkesima si raja mendengarkan jawaban isterinya itu.
Dikuatkanya hatinya, lalu bertanya pula kepada isterinya yang ke 2 namun jawaban isterinya yang ini lebih menikam jantungnya:- ' aku hanya mampu mengiring jenazahmu ke kuburan tetapi menjagaimu saat ini tidak mungkin'.
Raja benar benar terluka dengan perbuatan isteri isterinya, raja benar benar merasa sendirian dan amat tertekan oleh perbuatan mereka terhadapnya. Dalam separuh berbisik dia bertanya kepada dirinya sendiri:- " Lalu siapakah yang mahu menemaniku?". Satu suara halus menyapanya:- " Aku sedia dan selalu ada bersamamu, di waktu senang apalagi di masa seperti ini, aku senantiasa ada dekat denganmu, di saat aku dibutuhkan atau tidak olehmu, aku tetap ada di sampingmu!" Raja menoleh pada suara halus itu, ternyata baginda permaisuri ada di sisinya dan dia tidak pernah menyadarinya.... lalu menangislah raja dengan seribu penyesalan di hatinya.... dia ingin sekali menolaknya kerana terlalu malu dan menyesal akan perbuatannya....namun tidak mempunyai daya lagi, yang dia abaikan selama ini ternyata selalu bersamanya namun dia tidak pernah melihatnya.
Saudara saudara sekalian, isteri isteri yang dijadikan perlambangan di dalam cerita ini adalah:-
1. JIWA & IMAN
2. KELUARGA & KAWAN2
3. KEKAYAAN & HARTA
4. TUBUH JASMANI
Kita ternyata sering memberikan lebih perhatian terhadap tubuh jasmani dan keperluannya, sehingga kita sanggup megeluarkan ribuan uang untuk kecantikan, ketampanan, kita sering mengandalkan segala kekayaan dan harta milik kita sehingga sanggup melakukan apa saja untuk kekayaan itu.
Kita lebih memberikan perhatian yang lebih terhadap kawan kawan mahupun keluarga kita semata mata, kita berkerja dan mengabdi kepada kesenangan dan kebahagiaan sementara, kononnya kita lakukan semua itu hanya untuk kesenangan semua.
Kita sering terlupa, ternyata dalam mengusahakan SUKSES kita harus memelihara jiwa kita, kita harus memberikan makanan rohani kepada iman kita.... tanpa campur tangan Allah tidak ada pekerjaan dan urusan yang benar benar sukses.... Ingatlah tubuh yang cantik dan selalu muda, kekayaan dan uang ringgit, kawan kawan serta keluarga tidak akan pernah terberkati tanpa hadirnya Allah di tengah tengah kehidupanmu.
Tidak salah mencari dunia tetapi carilah Tuhan dan terangNya terlebih dahulu. Ingatlah selalu: Di saat engkau mengalami kesulitan dan tekanan, di saat itu engkau akan bisa mengenal kebaikan Tuhan dan di saat itu juga matamu akan lebih terbuka mengenal siapakah sahabatmu yang sebenarnya.
Semoga Tuhan memberkati setiap usaha kita dan selalu menemani kita di saat kelam kehidupan kita. Amen!!
Friday, 18 November 2011
Yang Terbaik Bagimu
Janganlah kecewa ...
Ketika waktu engkau telah pasrahkan segalanya kepada Dia
Namun engkau tidak dipanggil untuk duduk di rumahNya
Janganlah kau kecewa..
Ketika mana engkau telah mengorbankan segalanya bagi Dia
Namun engkau ternyata bukan pilihanNya
Janganlah pula terluka hatimu...
Jika setelah kau ketepikan segala hal dan kemewahan dalam hidupmu...
Ternyata akhirnya engkau disingkirkan
Jangan sesekali luka di batinmu..
Jika setelah engkau menutup segala ruang diluar sana
Ternyata akhirnya tempat ini bukan milikmu
Kalau engkau merasa dikecewakan Allah
Engkau marah....
Kala engkau merasa Tuhan itu tidak adil terhadapmu
Engkau protes....
Kalau Tuhan serasa telah melukai hatimu
Engkau kecewa dan terluka..
Kala Tuhan serasa tidak membutuhkan engkau
Batinmu terluka dan berdarah amat dalam...
Namun pernahkah engkau sadar...
Di kala engkau menjauhi Dia... menghindari Dia..
Di kala engkau menutupi jiwamu dengan dosa...
Di kala engkau tiada pernah mau menjawab panggilannya
Dikala mana engkau berseronok dengan dosa
Di kala engkau tidak pernah menghormati Dia
Di saat engkau menjauhi rumah kudusNya
Setiap waktu engkau menikam dan menyalibkanNya
Apakah Dia tidak pernah terlukai olehmu
Apakah Dia tidak pernah kau kecewakan
Namun... apapun yang telah kau lakukan
tiada pernah sekali Dia kecewa denganmu
tiada pernah sekali Dia meninggalkanmu
Dia ada dan selalu ada bersamamu
engkau tiada pernah tahu apa terbaik bagimu...
Namun... Dia tahu segalanya....segala galanya
Yang terbaik bagimu....
Ketika waktu engkau telah pasrahkan segalanya kepada Dia
Namun engkau tidak dipanggil untuk duduk di rumahNya
Janganlah kau kecewa..
Ketika mana engkau telah mengorbankan segalanya bagi Dia
Namun engkau ternyata bukan pilihanNya
Janganlah pula terluka hatimu...
Jika setelah kau ketepikan segala hal dan kemewahan dalam hidupmu...
Ternyata akhirnya engkau disingkirkan
Jangan sesekali luka di batinmu..
Jika setelah engkau menutup segala ruang diluar sana
Ternyata akhirnya tempat ini bukan milikmu
Kalau engkau merasa dikecewakan Allah
Engkau marah....
Kala engkau merasa Tuhan itu tidak adil terhadapmu
Engkau protes....
Kalau Tuhan serasa telah melukai hatimu
Engkau kecewa dan terluka..
Kala Tuhan serasa tidak membutuhkan engkau
Batinmu terluka dan berdarah amat dalam...
Namun pernahkah engkau sadar...
Di kala engkau menjauhi Dia... menghindari Dia..
Di kala engkau menutupi jiwamu dengan dosa...
Di kala engkau tiada pernah mau menjawab panggilannya
Dikala mana engkau berseronok dengan dosa
Di kala engkau tidak pernah menghormati Dia
Di saat engkau menjauhi rumah kudusNya
Setiap waktu engkau menikam dan menyalibkanNya
Apakah Dia tidak pernah terlukai olehmu
Apakah Dia tidak pernah kau kecewakan
Namun... apapun yang telah kau lakukan
tiada pernah sekali Dia kecewa denganmu
tiada pernah sekali Dia meninggalkanmu
Dia ada dan selalu ada bersamamu
engkau tiada pernah tahu apa terbaik bagimu...
Namun... Dia tahu segalanya....segala galanya
Yang terbaik bagimu....
Thursday, 10 November 2011
DIA BRIKAN TEPAT PADA WAKTUNYA
Shalom semua!! Segala sesuatu yang ada pada hari ini adalah belas kasih dari Allah, banyak perkara yang terjadi di dalam kehidupan ini di sebalik kekelamannya terbit terang bagaikan pelangi sehabis hujan. Segala yang tidak indah yang pernah kita rasakan sebelumnya cumalah suatu dugaan dari Allah yang mahu menguji sejauh manakah kesabaran kita, sekuat manakah hati kita dan secekal manakah kita menghadapi pencobaan pencobaan yang mendatang, jauh lebih bermakna menguji setakat manakah iman percaya kita pada kekuatan doa.
Beberapa tahun yang lalu, saya terpanggil untuk menghadiri retret panggilan selama sebulan bersama Putri Karmel... sememangnya menjadi impian saya untuk hidup membiara dan ketika menerima panggilan itu, saya melangkah dengan gembira sekali tanpa memikirkannya walau sesaat maupun keperluan keperluan yang bakal saya butuhkan. Selama sebulan saya bersama dengan kongregasi Putri Karmel dibimbing oleh Suster Magret dan seorang lagi suster yang didatangkan khas dari Indonesia, saya benar benar menghayati kehidupan membiara bersama mereka dan sahabat sahabat yang lainnya.
Perjalanan yang saya lalui selama sebulan itu umpama pendakian ke gunung bersama Tuhan, namun yang pedihnya, ternyata saya harus turun semula ke bawah dan menghadapi semula kehidupan saya seperti biasa sambil menunggu jawaban dari pihak kongregasi Putri Karmel.
Pada hari terakhir bersama Putri Karmel saya menyadari masalah yang bakal saya alami, saya ternyata tidak punya uang, entah bagaimana saya tidak menyadari hal ini ketika saya mula mula mendatangi tempat itu. Pada masa yang sama saya teringat bahawa ketika saya datang ke tempat itu ternyata saya menumpang kereta seorang sahabat yang juga menghadiri retret ini, namun kerana urusan kerja beliau tidak dapat mengikuti secara penuh akan retret panggilan itu dan beliau berjanji akan datang kembali pada hujung retret tersebut iaitu di hari penutupan, namun sekali lagi hal pekerjaannya menghalanginya untuk datang, maka saya harus kembali ke daerah saya seorang diri.
Saya cuma punya uang syiling hanya beberapa sen dan herannya saya benar benar tidak menyadari hal itu sebelumnya, saya terfikir untuk menghubungi keluarga saya tapi rasanya uang syiling yang ada di tangan saya memang tidak mencukupi, usaha terakhir saya cuma satu, bahawa saya akan menaiki teksi dan meminta agar dihantar sampai ke pintu rumah agar saya bisa membayar tambangnya tetapi saya tertanya kembali bagaimana kalau orang tua saya tidak ada di rumah sedangkan saya tidak memiliki kunci rumah...bagaimana untuk masuk mengambil uang...jalannya jadi buntu .
Semasa saya menghadiri retret panggilan itu, saya sebenarnya punya seorang yang istimewa namun dia tidak tahu yang saya menghadiri retret ini, saya terfikir untuk meminta pertolongannya agar dia dapat datang menjemput saya....namun saya malu kerana saya benar benar tidak ingin kalau dia tahu niat saya untuk membiara...saya memang benar benar dalam masalah ketika itu namun saya cuma berdiam saja tanpa memberitahu kepada sesiapapun dan kerana retret terakhir berakhir agak lewat petang maka paderi yang bertugas di tempat itu menjemput saya dan beberapa orang lagi untuk menginap semalam di tempat beliau.
Sepanjang hari itu saya benar benar berdoa dan berharap Tuhan akan menunjukkan jalan bagi saya atau mungkin Tuhan mengutus seekor gagak menghantar uang bagi saya.... hahaha! Terasa lucunya berdoa seperti itu, ilham dari nabi Elia....saya berusaha untuk tenang sambil berharap agar esok sahabat saya itu dapat datang menjemput saya.
Petang itu paderi menjemput kami untuk makan malam, kalau saja orang lain yang menjemput barangkali saya katakan "Tidak lapar", namun saya paksakan diri saya makan malam bersama father tersebut. Sehabis makan paderi yang ramah itu bercerita pelbagai cerita namun tiada suatupun yang boleh meredakan kerisauan hati saya. Selepas makan malam itu kami semua kembali ke kamar untuk istirehat, pada saat saya mahu ke kamar saya, paderi tersebut memanggil saya untuk duduk sebentar sementara rakan rakan saya yang lain menuju ke kamar mereka, saya tidak memikirkan apa apa tentang kenapa paderi itu memanggil saya kerana menyangka beliau cuma mahu berbual bual dengan saya.
Apakah anda dapat menebak apa maksud paderi itu memanggil saya duduk sebentar???? Apa ianya kuasa doa???? Benarkah Allah menjawab doa saya??? Apa benar doa saya itu begitu berkesan di hati Tuhan??? Apa benar Tuhan memang memandang keperluan saya???? Saya mengatakan kepada Tuhan di dalam doa saya " Berikan saya uang tambang untuk pulang, cukup untuk membayar teksi saja...cuma itu yang saya mahu". Ketika saya duduk paderi itu menghulurkan sekeping sampul merah dan saya cuma memandang heran:- " Apa ini father?" Paderi itu mengatakan kepada saya:- " Martina! Itu untuk kamu, kerana kamu menghibur saya, kamu bernyanyi untuk saya, kamu menggembirakan saya!". Saya tidak megerti sebenarnya dan saya juga tidak membuka sampul merah itu di depan father itu kerana ianya digam, saya mengucapkan terima kasih kepadanya lalu pergi.
Sesampai di kamar, saya membuka sampul merah itu, saya benar benar terkejut kerana di dalamnya ternyata ada note merah beberapa keping di dalamnya bernilai RM30, saya tidak dapat memikirkan maupun bicara apa apa selain terkejut. Agak lama saya memandang wang tersebut...lebih dari yang saya minta dari Allah kerana tambang teksi cuma RM15 sahaja dan saya dapat lebih dari itu. Saya menangis pada saat itu, memikirkan kebaikan Tuhan.....ia memberikan tepat pada waktunya di saat saya melihat tidak ada jalan lain lagi, Dia mengutus seorang hambanya kepada saya lewat paderi itu... saya menangis sampai tidak dapat tidur malam itu....saya melihat ke dalam diri saya...siapa saya sehingga Tuhan mendengarkannya, siapa saya sehingga Tuhan memerhatikan keperluan saya??????
Saudara/i terkasih, selepas kejadian itu banyak perkara dalam hidup saya, seringkali Allah melakukan tepat pada waktunya sesuai dengan yang Dia kehendaki...ternyata ada baiknya menyerahkan seluruh rancanganmu ke dalam pertimbangan Allah....kerana Dia tahu saat mana engkau benar benar memerlukannya. Saat ini marilah kita dengan rendah hati di hadapanNya mempercayakan apa jua ke dalam pertimbangan Allah, kerana sesungguhnya tiada siapa yang lebih mendengar dan memerhatikan kita selain Allah.
Semoga perkongsian ini membawa manafaat bersama. Tuhan memberkati kita semua.
Beberapa tahun yang lalu, saya terpanggil untuk menghadiri retret panggilan selama sebulan bersama Putri Karmel... sememangnya menjadi impian saya untuk hidup membiara dan ketika menerima panggilan itu, saya melangkah dengan gembira sekali tanpa memikirkannya walau sesaat maupun keperluan keperluan yang bakal saya butuhkan. Selama sebulan saya bersama dengan kongregasi Putri Karmel dibimbing oleh Suster Magret dan seorang lagi suster yang didatangkan khas dari Indonesia, saya benar benar menghayati kehidupan membiara bersama mereka dan sahabat sahabat yang lainnya.
Perjalanan yang saya lalui selama sebulan itu umpama pendakian ke gunung bersama Tuhan, namun yang pedihnya, ternyata saya harus turun semula ke bawah dan menghadapi semula kehidupan saya seperti biasa sambil menunggu jawaban dari pihak kongregasi Putri Karmel.
Pada hari terakhir bersama Putri Karmel saya menyadari masalah yang bakal saya alami, saya ternyata tidak punya uang, entah bagaimana saya tidak menyadari hal ini ketika saya mula mula mendatangi tempat itu. Pada masa yang sama saya teringat bahawa ketika saya datang ke tempat itu ternyata saya menumpang kereta seorang sahabat yang juga menghadiri retret ini, namun kerana urusan kerja beliau tidak dapat mengikuti secara penuh akan retret panggilan itu dan beliau berjanji akan datang kembali pada hujung retret tersebut iaitu di hari penutupan, namun sekali lagi hal pekerjaannya menghalanginya untuk datang, maka saya harus kembali ke daerah saya seorang diri.
Saya cuma punya uang syiling hanya beberapa sen dan herannya saya benar benar tidak menyadari hal itu sebelumnya, saya terfikir untuk menghubungi keluarga saya tapi rasanya uang syiling yang ada di tangan saya memang tidak mencukupi, usaha terakhir saya cuma satu, bahawa saya akan menaiki teksi dan meminta agar dihantar sampai ke pintu rumah agar saya bisa membayar tambangnya tetapi saya tertanya kembali bagaimana kalau orang tua saya tidak ada di rumah sedangkan saya tidak memiliki kunci rumah...bagaimana untuk masuk mengambil uang...jalannya jadi buntu .
Semasa saya menghadiri retret panggilan itu, saya sebenarnya punya seorang yang istimewa namun dia tidak tahu yang saya menghadiri retret ini, saya terfikir untuk meminta pertolongannya agar dia dapat datang menjemput saya....namun saya malu kerana saya benar benar tidak ingin kalau dia tahu niat saya untuk membiara...saya memang benar benar dalam masalah ketika itu namun saya cuma berdiam saja tanpa memberitahu kepada sesiapapun dan kerana retret terakhir berakhir agak lewat petang maka paderi yang bertugas di tempat itu menjemput saya dan beberapa orang lagi untuk menginap semalam di tempat beliau.
Sepanjang hari itu saya benar benar berdoa dan berharap Tuhan akan menunjukkan jalan bagi saya atau mungkin Tuhan mengutus seekor gagak menghantar uang bagi saya.... hahaha! Terasa lucunya berdoa seperti itu, ilham dari nabi Elia....saya berusaha untuk tenang sambil berharap agar esok sahabat saya itu dapat datang menjemput saya.
Petang itu paderi menjemput kami untuk makan malam, kalau saja orang lain yang menjemput barangkali saya katakan "Tidak lapar", namun saya paksakan diri saya makan malam bersama father tersebut. Sehabis makan paderi yang ramah itu bercerita pelbagai cerita namun tiada suatupun yang boleh meredakan kerisauan hati saya. Selepas makan malam itu kami semua kembali ke kamar untuk istirehat, pada saat saya mahu ke kamar saya, paderi tersebut memanggil saya untuk duduk sebentar sementara rakan rakan saya yang lain menuju ke kamar mereka, saya tidak memikirkan apa apa tentang kenapa paderi itu memanggil saya kerana menyangka beliau cuma mahu berbual bual dengan saya.
Apakah anda dapat menebak apa maksud paderi itu memanggil saya duduk sebentar???? Apa ianya kuasa doa???? Benarkah Allah menjawab doa saya??? Apa benar doa saya itu begitu berkesan di hati Tuhan??? Apa benar Tuhan memang memandang keperluan saya???? Saya mengatakan kepada Tuhan di dalam doa saya " Berikan saya uang tambang untuk pulang, cukup untuk membayar teksi saja...cuma itu yang saya mahu". Ketika saya duduk paderi itu menghulurkan sekeping sampul merah dan saya cuma memandang heran:- " Apa ini father?" Paderi itu mengatakan kepada saya:- " Martina! Itu untuk kamu, kerana kamu menghibur saya, kamu bernyanyi untuk saya, kamu menggembirakan saya!". Saya tidak megerti sebenarnya dan saya juga tidak membuka sampul merah itu di depan father itu kerana ianya digam, saya mengucapkan terima kasih kepadanya lalu pergi.
Sesampai di kamar, saya membuka sampul merah itu, saya benar benar terkejut kerana di dalamnya ternyata ada note merah beberapa keping di dalamnya bernilai RM30, saya tidak dapat memikirkan maupun bicara apa apa selain terkejut. Agak lama saya memandang wang tersebut...lebih dari yang saya minta dari Allah kerana tambang teksi cuma RM15 sahaja dan saya dapat lebih dari itu. Saya menangis pada saat itu, memikirkan kebaikan Tuhan.....ia memberikan tepat pada waktunya di saat saya melihat tidak ada jalan lain lagi, Dia mengutus seorang hambanya kepada saya lewat paderi itu... saya menangis sampai tidak dapat tidur malam itu....saya melihat ke dalam diri saya...siapa saya sehingga Tuhan mendengarkannya, siapa saya sehingga Tuhan memerhatikan keperluan saya??????
Saudara/i terkasih, selepas kejadian itu banyak perkara dalam hidup saya, seringkali Allah melakukan tepat pada waktunya sesuai dengan yang Dia kehendaki...ternyata ada baiknya menyerahkan seluruh rancanganmu ke dalam pertimbangan Allah....kerana Dia tahu saat mana engkau benar benar memerlukannya. Saat ini marilah kita dengan rendah hati di hadapanNya mempercayakan apa jua ke dalam pertimbangan Allah, kerana sesungguhnya tiada siapa yang lebih mendengar dan memerhatikan kita selain Allah.
Semoga perkongsian ini membawa manafaat bersama. Tuhan memberkati kita semua.
Monday, 7 November 2011
Bahasa Alam (ii)
Setiap manusia melakukan kesilapan
Namun kembali sadar adalah luar biasa,
Setiap kali terjatuh harus bangun
Jangan sesekali mau jatuh selamanya
Sampai engkau tidak bisa bangun lagi
Apabila engkau bangun maka berjalanlah
Tinggalkan kejatuhanmu itu
Dan di waktu kakimu kian kuat... berlarilah mengejar anugerahNya....
Bersyukurlah selalu
Bagi yang terpelihara dari kejatuhan
Namun ingatlah untuk selalu bersyukur kerena Tuhan memeliharamu
Jangan sombong pada sesamamu
Hulurkan pertolonganmu bagi yang memerlukannya.
Jangan sengaja masuk ke dalam jerat
Kerana percaya Tuhan pasti menolongmu,
Karena itu berarti engkau mau mencobai Allahmu..
Peliharalah tetap akan kekudusan Nama Tuhan
Kerana setiap kali engkau keluar
Engkau membawa dan memakai mahkota kemuliaan Allah di kepalamu.
Ucapkanlah TERIMA KASIH
Kepada setiap karunia Allah yang lewat dalam hidupmu.
Semoga hidup kita semua terberkati.
Friday, 4 November 2011
JIKA ENGKAU TIDAK MAMPU TERBANG........BERLARILAH
Alam ini variasi adanya, ada musim hujan, musim panas, musim salji, musim bunga bahkan di antaranya ada juga musim bencana, gempa, tanah runtuh, banjir dan musim wabak penyakit berjangkit dan banyak lagi.
Seringkali dalam kehidupan ini kita juga menemukan tantangan, masalah perhubungan dalam keluarga, suami isteri, tunangan, sahabat, masalah kerja, komunikasi, kewangan, kesihatan dan pelbagai lagi, kita menjadi buntu dan tidak menemukan jalan keluar... namun itu bukan alasan untuk kita berputus asa atau berdiam saja.
Masalah hidup boleh mengubah seorang manusia dari seorang yang begitu baik kepada pendengus atau pemarah atau sebaliknya, daripada seorang yang taat kepada Allah menjadi seorang yang sebaliknya...banyak perkara yang boleh terjadi dalam kehidupan seorang manusia apabila berhadapan dengan masalah hidup dan yang sedihnya apabila mereka mula hilang keyakinan diri, jati diri yang semakin tipis sehingga kita tidak lagi mampu mengenalnya walaupun ternyata selama ini mereka adalah sahabat karib kita.
Persoalan hidup terkadang membuat kita bosan dan hilang kehormatan terhadap diri sendiri, bosan menjadi seorang yang baik, merasa terlalu bodoh kerana selama ini begitu menghormati orang lain dan sebagainya, sedang pada waktu kita berdoa..kita merasa doa kita tidak pernah didengarkan, tidak pernah diperhatikan Allah, kita merasa sendirian, jauh dari sahabat sahabat yang selama ini begitu banyak membantu dan membimbing kita dan hal ini sering terjadi kepada para pelajar juga mereka yang berkerja jauh dari daerah kelahiran. Masyarakat sekeliling sebenarnya bukan tidak membantu tetapi mereka terlalu janggal untuk diterima dan terlalu asing untuk dijadikan sahabat sementara kita merasa semakin kerdil di tengah tengah dunia baru.
Bukan jumlah bebanan atau besar kecilnya salib kehidupan yang menjadi ukuran persoalan hidup, namun ia sebenarnya datang dari sendiri...sekuat mana dan cara mana kita mengatasinya atau jalan penyelesaian yang manakah yang kita pilih....jelasnya bermula dari diri kita sendiri..... ada yang tampak matang tapi sebenarnya budak dan sebaliknya ada yang kelihatan lemah namun sebenarnya kuat.....
Kehadiran Tuhan dan keintiman perhubungan dengan Allah menjelaskannya.......kerna kejauhan dengan Allah merupakan musibah sebaliknya bagi orang yang tanpa sesaatpun hilang percayanya kepada Allah akan selalu merasakan pertolongan.
Ingatlah....jangan pernah jauh dari Allah walau sekali. Usahakanlah untuk selalu dekat dengan Allah dan pasti engkau bisa menemukan jalan dalam setiap pintu persoalan. Jika tidak mampu untuk terbang maka berlarilah, jika tidak bisa berlari maka berjalanlah, jika berjalanpun engkau tidak mampu lagi maka merangkaklah, tetapi walau apapun yang mau kita lakukan pastikanlah kita bergerak kehadapan.
Usahakan doa....umpama rintik hujan, setitis memang terlalu halus namun jutaan titisan hujan mampu membasahi bumi....bahkan membanjiri
Tuhan telah memberikan kita kemampuan melakukan apa juga perkara bukan untuk disia siakan, jadikan ianya berkat bagi orang lain dengan cara apapun....Benih yang baik dilempar kemana juga bisa menjadi pulau.
Semoga Tuhan memberkati kita semua...
Thursday, 3 November 2011
Bahasa Alam
Kecantikan tidak diukur dari rupa paras manusia, ianya terletak pada keyakinan diri dalam melakukan pekerjaan sehari hari, kejujuran dan hati yang penuh cinta pula penyeri dalam diri yang membuatkan engkau seolah bercahaya di mata sesamamu .... usahlah risau kerana diri tidak cantik tetapi risaulah apabila engkau tidak mempunyai jati diri....kerana jati dirilah menjadikan engkau manusia yang berharga
ALLAH ITU SETIA
Allah itu setia......Dia mengerti bahasa air mata, kala bicara tiada lagi terucap, rasa juga sudah tiada berjiwa,
hinggakan diri terpegun berdiri tiada mampu untuk mengerti
Allah itu setia...Dia mengerti tangisan di balik tawamu, tiada apa mampu tersembunyi..semuanya terang.... semuanya jelas di hadapanNya, tiada apa yang bisa berselindung.
Allah itu setia....setia melihat, mendengar dan menjawabmu , diwaktu tiada siapa yang mampu membantu
Dia ada.... akan selalu ada..bagimu, bagiku........ bagi dia
Allah itu setia dalam janjiNya, dalam KasihNya, dalam CintaNya......dalam setiaNya....kita selalu menyangka Dia tidak pernah mendengarkan, Dia tidak pernah melihat dan tidak pernah berbelas kasih...namun ternyata segala yang kita sangka itu adalah sebaliknya
Allah itu setia dan akan tetap selamanya...Ia takkan mungkin mendustai diri. Setialah bermula dengan perkara yang paling kecil dalam hidupmu...kelak engkau akan di sebut juga yang berbahagia
Berbahagialah mereka yang tetap setia pada Dia....kerana milik merekalah kerajaan Allah.
Selamat malam semua...Tuhan memberkati
hinggakan diri terpegun berdiri tiada mampu untuk mengerti
Allah itu setia...Dia mengerti tangisan di balik tawamu, tiada apa mampu tersembunyi..semuanya terang.... semuanya jelas di hadapanNya, tiada apa yang bisa berselindung.
Allah itu setia....setia melihat, mendengar dan menjawabmu , diwaktu tiada siapa yang mampu membantu
Dia ada.... akan selalu ada..bagimu, bagiku........ bagi dia
Allah itu setia dalam janjiNya, dalam KasihNya, dalam CintaNya......dalam setiaNya....kita selalu menyangka Dia tidak pernah mendengarkan, Dia tidak pernah melihat dan tidak pernah berbelas kasih...namun ternyata segala yang kita sangka itu adalah sebaliknya
Allah itu setia dan akan tetap selamanya...Ia takkan mungkin mendustai diri. Setialah bermula dengan perkara yang paling kecil dalam hidupmu...kelak engkau akan di sebut juga yang berbahagia
Berbahagialah mereka yang tetap setia pada Dia....kerana milik merekalah kerajaan Allah.
Selamat malam semua...Tuhan memberkati
Monday, 24 October 2011
HIDUP INI NYATA, BEBAN ITU JUGA
Salam sejahtera! Shalom semua! Apa khabar?
Bagaimana agaknya jalan hidup kita pada hari ini....biasa biasa saja!! Berjalan lancar!! Selalu succes!! Pekerjaan kita, usaha kita, bisnes kita....semuanya serba maju! Namun terkadang ada yang pincang dalam kehidupan kita...kita memang berjaya dalam perusahaan kita tetapi perjalanan hidup ini adakalanya tidak sealiran dengan kejayaan yang kita alami dalam dunia usahawan. Kita 'TOP' dalam menguruskan perusahaan kita namun dalam usaha kehidupan peribadi kita, kita sering kecundang.
Hidup ini memang nyata walau sukar dipercayai, jalan hidup kita tercipta banyak konflik konflik kehidupan dan pada saat kita menjangkanya sudah selesai akan segera tumbuh konflik yang baru, seakan hidup ini tiada pernah lepas dari konflik, dari persoalan, dari permasalahan.. ada yang berlarutan sehingga tidak dapat dikendalikan lagi. Seakan sama dengan cerita drama di tv, penulisnya mencipta pelbagai konflik dan persoalan sehingga kelihatannya amat mustahil untuk diselesaikan namun sering kita lihat bahawa cerita cerita ini akhirnya menuju jalan penyelesaian yang baik dan silusinya terkadang di luar kotak pemikiran kita.
Hidup kita bukanlah drama, namun Allah juga telah membenarkan pelbagai konflik terjadi dalam kehidupan ini sehingga seakan kita tidak dapat melihat lagi jalan keluarnya, seringkali kita berusaha dan mencari jalan penyelesaiannya namun gagal juga...sering terus saja gagal dan memaksa kita untuk menyerah kalah.
Saudara/i terkasih; hidup memang ternyata demikian....konflik itu umpama gelombang di lautan kehidupan kita, terkadang gelombangnya melambung tinggi seperti sunami namun adakalanya biasa biasa saja tetapi masih juga ada gelombang. Hidup ini akan sunyi sebenarnya tanpa gelombang..bahkah banyak orang mengatakan... hidup yang tanpa cobaan, yang mulus mulus saja tidak akan pernah mengecap dewasa....kita dewasa oleh gelombang...ia mengajak kita berfikir, berusaha, menggunakan segala daya dan akal kita.
Dalam kehidupan ini akan ada sekurang kurangnya sekali kita akan menghadapi persoalan hidup walau ternyata setiap hari bahkan setiap saat kita melaluinya secara sadar maupun tidak, banyak orang mengatakan bahawa hidupnya tidak pernah beres...ada saja yang tidak beres dan dia menyangka bahawa cuma hidupnya saja yang demikian walhal sebenarnya tidak, kenyataannya problema itu ada dalam setiap kita bahkan pada anak kecil yang belum melihat dunia juga punya masalah mereka sendiri cuma jalan ceritanya dan cara mengendalikannya saja yang beda.
Bersyukurlah pada segala waktu terlebih pada waktu engkau diuji kerna sebenarnya justeru pada waktu itulah Allah begitu dekat dengan kita, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita dalam apapun keadaan kita. Tidak ada hidup lepas dari beban, namun bagi orang percaya....beban hidup itu salib salib kecil dalam kehidupan yang harus dilalui tanpa protes....tanpa runggutan dan sesungguhnya beban itu tiada pernah berlalu namun dalam hidup insan punya Allah....semua itu bukan apa apa. Kekuatan itu bukan datang dari diri kita namun itulah dorongan kuasa Roh Kudus yang berkerja di dalam kita.
Jangan kau katakan kepada Tuhan bahawa engkau punya beban yang besar, tapi katakanlah kepada beban berat itu " aku punya Allah yang besar lebih besar ". Kedengarannya lucu tetapi logik, hidup ini perjuangan...teruskan hidup...teruskan berjuang....lebih dekat kepada Allahmu. Pandang sekelilingmu, engkau akan melihat ada lebih banyak orang yang berbeban berat....jangan cuma tinggal dan mengasihani dirimu terus terusan sampai engkau lupa....ada banyak lagi yang hidupnya jauh derita darimu. Serahkan beban hidupmu kepada Allah...Ia tahu jalan hidup kita, Dia telah merencana nya sebaik baiknya menurut kehendaknya namun kita juga harus berjuang untuk mendapatkan keredhaanNya...rancanglah sebaik baiknya jalan hidupmu tetapi biarkan Allah melakukan pekerjaannya menentukan apakah yang terbaik buat kita.
Semoga membawa keberkatan buat semua....
Bagaimana agaknya jalan hidup kita pada hari ini....biasa biasa saja!! Berjalan lancar!! Selalu succes!! Pekerjaan kita, usaha kita, bisnes kita....semuanya serba maju! Namun terkadang ada yang pincang dalam kehidupan kita...kita memang berjaya dalam perusahaan kita tetapi perjalanan hidup ini adakalanya tidak sealiran dengan kejayaan yang kita alami dalam dunia usahawan. Kita 'TOP' dalam menguruskan perusahaan kita namun dalam usaha kehidupan peribadi kita, kita sering kecundang.
Hidup ini memang nyata walau sukar dipercayai, jalan hidup kita tercipta banyak konflik konflik kehidupan dan pada saat kita menjangkanya sudah selesai akan segera tumbuh konflik yang baru, seakan hidup ini tiada pernah lepas dari konflik, dari persoalan, dari permasalahan.. ada yang berlarutan sehingga tidak dapat dikendalikan lagi. Seakan sama dengan cerita drama di tv, penulisnya mencipta pelbagai konflik dan persoalan sehingga kelihatannya amat mustahil untuk diselesaikan namun sering kita lihat bahawa cerita cerita ini akhirnya menuju jalan penyelesaian yang baik dan silusinya terkadang di luar kotak pemikiran kita.
Hidup kita bukanlah drama, namun Allah juga telah membenarkan pelbagai konflik terjadi dalam kehidupan ini sehingga seakan kita tidak dapat melihat lagi jalan keluarnya, seringkali kita berusaha dan mencari jalan penyelesaiannya namun gagal juga...sering terus saja gagal dan memaksa kita untuk menyerah kalah.
Saudara/i terkasih; hidup memang ternyata demikian....konflik itu umpama gelombang di lautan kehidupan kita, terkadang gelombangnya melambung tinggi seperti sunami namun adakalanya biasa biasa saja tetapi masih juga ada gelombang. Hidup ini akan sunyi sebenarnya tanpa gelombang..bahkah banyak orang mengatakan... hidup yang tanpa cobaan, yang mulus mulus saja tidak akan pernah mengecap dewasa....kita dewasa oleh gelombang...ia mengajak kita berfikir, berusaha, menggunakan segala daya dan akal kita.
Dalam kehidupan ini akan ada sekurang kurangnya sekali kita akan menghadapi persoalan hidup walau ternyata setiap hari bahkan setiap saat kita melaluinya secara sadar maupun tidak, banyak orang mengatakan bahawa hidupnya tidak pernah beres...ada saja yang tidak beres dan dia menyangka bahawa cuma hidupnya saja yang demikian walhal sebenarnya tidak, kenyataannya problema itu ada dalam setiap kita bahkan pada anak kecil yang belum melihat dunia juga punya masalah mereka sendiri cuma jalan ceritanya dan cara mengendalikannya saja yang beda.
Bersyukurlah pada segala waktu terlebih pada waktu engkau diuji kerna sebenarnya justeru pada waktu itulah Allah begitu dekat dengan kita, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita dalam apapun keadaan kita. Tidak ada hidup lepas dari beban, namun bagi orang percaya....beban hidup itu salib salib kecil dalam kehidupan yang harus dilalui tanpa protes....tanpa runggutan dan sesungguhnya beban itu tiada pernah berlalu namun dalam hidup insan punya Allah....semua itu bukan apa apa. Kekuatan itu bukan datang dari diri kita namun itulah dorongan kuasa Roh Kudus yang berkerja di dalam kita.
Jangan kau katakan kepada Tuhan bahawa engkau punya beban yang besar, tapi katakanlah kepada beban berat itu " aku punya Allah yang besar lebih besar ". Kedengarannya lucu tetapi logik, hidup ini perjuangan...teruskan hidup...teruskan berjuang....lebih dekat kepada Allahmu. Pandang sekelilingmu, engkau akan melihat ada lebih banyak orang yang berbeban berat....jangan cuma tinggal dan mengasihani dirimu terus terusan sampai engkau lupa....ada banyak lagi yang hidupnya jauh derita darimu. Serahkan beban hidupmu kepada Allah...Ia tahu jalan hidup kita, Dia telah merencana nya sebaik baiknya menurut kehendaknya namun kita juga harus berjuang untuk mendapatkan keredhaanNya...rancanglah sebaik baiknya jalan hidupmu tetapi biarkan Allah melakukan pekerjaannya menentukan apakah yang terbaik buat kita.
Semoga membawa keberkatan buat semua....
Saturday, 22 October 2011
ONE SWEET DAY ( FairLady-Mum)
Fairlady DavidSorry, I've never told you, all I wanted to say
And now it's too late to hold you
'Cause you've flown away
So far away
... Never had I imagined
Living without your smile
Feelin' and knowing you, hear me
It keeps me alive, alive
And I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Eventually I'll see you in Heaven
Mama, I never showed you
Assumed you'd always be there
I, I took your presence for granted
But I always cared
And I miss the love we shared
I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Picture a little scene from Heaven
Although, the sun will never shine the same
I'll always look to a brighter day
Yeah, Lord, I know, when I lay me down to sleep
You will always listen as I pray
And I know you're shining down on me from heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
And I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Sorry, I never told you
All I wanted to say
And now it's too late to hold you
'Cause you've flown away
So far away
... Never had I imagined
Living without your smile
Feelin' and knowing you, hear me
It keeps me alive, alive
And I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Eventually I'll see you in Heaven
Mama, I never showed you
Assumed you'd always be there
I, I took your presence for granted
But I always cared
And I miss the love we shared
I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Picture a little scene from Heaven
Although, the sun will never shine the same
I'll always look to a brighter day
Yeah, Lord, I know, when I lay me down to sleep
You will always listen as I pray
And I know you're shining down on me from heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
And I know you're shining down on me from Heaven
Like so many friends we've lost along the way
And I know eventually we'll be together
One sweet day
Sorry, I never told you
All I wanted to say
By Maria Marius:- You change your life by changing your heart.
By Maria Marius:-
"You can accept or reject the way you are treated by other people, but until you heal the wounds of your past, you will continue to bleed. You can bandage the bleeding with food, with alcohol, with drugs, with work, with cigarettes, with sex, but eventually, it will all ooze through and stain your life. You must find the strength to open the wounds, stick your hands inside, pull out the core of the pain that is holding you in your past, the memories, and make peace with them."
Friday, 21 October 2011
Antara dia dan Dia...kupilih Dia ( buat anak2 muda yang terbelenggu persoalan cinta bukan restu )
Di persimpangan waktu aku berdiri
Kutoleh ke belakang pada sebuah memori
Ada sendu di sana ......
Pada zaman yang tak pernah menjadi milikku
Kuheret kakiku tuk melangkah pergi
Dengan seribu tekad takkan menoleh lagi
Tapi ternyata memori itu menggamit rinduku..
Hatiku terantai ....
Jiwaku seakan terkunci waktu
Dan tubuhku terpenjara dek kenangan
Memori itu bukan kepahitan
Seindah pelangi ia datang
Memukau rasaku sehingga masa menjadi kelu.....
Seluruh tubuhku merinding....
Ah!....mengingatnya suatu dosa
Tapi tanpanya aku bukan diriku saat ini...
Hadirnya membawa aku dekat kepada Allah
Hadirnya menjadikan semangatku teguh
Hadirnya.......membawa aku pulang kepada Allahku
Meski dia semakin ku sisih...terasa peritnya
Memilih Dia kutinggalkan dia.....
Waktuku berputar laju....
Selaju larian degupan jantungku saat ini
Ya Tuhan!!! Aku tersadar dari mimpiku
Aku bersyukur pada waktu waktu aku teruji
Memilih Dia atau dia.....
Ku sadar tiada yang lebih abadi
Menyintai Dia yang lebih dahulu menyintai aku
Sejak dari semula kasihNya tak padam...
Seiring waktu aku melepaskan kenangan itu
Meski indah tapi bukan milikku
Aku berbangga pernah mengenal dia
Sahabatku....
Kemanisan itu ku simpan....
Kerna.....lewat dialah kutemui jalan pulang
Kerna....lewat dialah aku tau siapa aku
Lewat dia.....aku mengenal Allahku
Aku bersyukur pada waktu ....
Melewati ranjau hidup ini aku dewasa
Semua yang terjadi ada hikmahnya
Dan aku telah belajar darinya
Bahwa hidup ini perjuangan...
Yang tak harus tersia...
Usahlah berbangga ....
dengan perkara yang tak pernah kau miliki
Engkau bisa menoleh ke belakang
Namun jangan tersekat waktu
Kerana yang di depanmu lebih bermakna
Ada Dia menanti...ada Dia yang lebih setia....
yang selalu memberikan yang terbaik bagimu
Terima kasih ya Allah...terima kasih
Kutoleh ke belakang pada sebuah memori
Ada sendu di sana ......
Pada zaman yang tak pernah menjadi milikku
Kuheret kakiku tuk melangkah pergi
Dengan seribu tekad takkan menoleh lagi
Tapi ternyata memori itu menggamit rinduku..
Hatiku terantai ....
Jiwaku seakan terkunci waktu
Dan tubuhku terpenjara dek kenangan
Memori itu bukan kepahitan
Seindah pelangi ia datang
Memukau rasaku sehingga masa menjadi kelu.....
Seluruh tubuhku merinding....
Ah!....mengingatnya suatu dosa
Tapi tanpanya aku bukan diriku saat ini...
Hadirnya membawa aku dekat kepada Allah
Hadirnya menjadikan semangatku teguh
Hadirnya.......membawa aku pulang kepada Allahku
Meski dia semakin ku sisih...terasa peritnya
Memilih Dia kutinggalkan dia.....
Waktuku berputar laju....
Selaju larian degupan jantungku saat ini
Ya Tuhan!!! Aku tersadar dari mimpiku
Aku bersyukur pada waktu waktu aku teruji
Memilih Dia atau dia.....
Ku sadar tiada yang lebih abadi
Menyintai Dia yang lebih dahulu menyintai aku
Sejak dari semula kasihNya tak padam...
Seiring waktu aku melepaskan kenangan itu
Meski indah tapi bukan milikku
Aku berbangga pernah mengenal dia
Sahabatku....
Kemanisan itu ku simpan....
Kerna.....lewat dialah kutemui jalan pulang
Kerna....lewat dialah aku tau siapa aku
Lewat dia.....aku mengenal Allahku
Aku bersyukur pada waktu ....
Melewati ranjau hidup ini aku dewasa
Semua yang terjadi ada hikmahnya
Dan aku telah belajar darinya
Bahwa hidup ini perjuangan...
Yang tak harus tersia...
Usahlah berbangga ....
dengan perkara yang tak pernah kau miliki
Engkau bisa menoleh ke belakang
Namun jangan tersekat waktu
Kerana yang di depanmu lebih bermakna
Ada Dia menanti...ada Dia yang lebih setia....
yang selalu memberikan yang terbaik bagimu
Terima kasih ya Allah...terima kasih
Monday, 17 October 2011
SEKADAR SAYANGKU DAN HARAPANKU
Ya Allahku!
Aku bukannya si bijak pandai
Yang mampu mengajar manusia tentang ilmu
Aku bukan si pemikir yang mampu memberi idea
Aku tidak punya ilmu seperti yang lain
Aku hanya biasa biasa
Aku bukannya dermawan, bukan juga hartawan...
Yang mampu memberikan kemewahan kepada sesiapa saja
Tidak ada yang mampu aku berikan dan kongsikan
Aku bukan juga sasterawan yang mampu mengukir kata
Yang bisa membuat mulut ternganga
Namun punyaku sekeping hati sebuah rasa...
Aku tidak menanam impan setinggi gunung
Namun aku punya secebis rasa
Rasa untuk mengasihi dan dikasihi
Rasa untuk menyinta... dan dicinta
Rasa untuk menghargai..... dan dihargai....
Mauku cuma satu...
Aku cuma mau berdoa
Buat keluargaku..ibubapaku...adik adikku
Suamiku, anak anakku, saudara dan sahabat sahabatku
Agar mereka sejahtera, selamat dan berjaya
Agar mereka selamat....tidak binasa oleh kemanusiaan
Agar mereka punya kasih, punya cintaMu
Yang dapat mereka kongsikan sesama sebagai satu keluarga
Buat pemimpin pemimpin negara
Agar mereka selalu hidup dalam pertimbangan wajar
Buat pemimpin pemimpin gereja
Agar mereka selalu segar dalam pertimbangan dan melayani
Aku tidak punya apa apa buat dikongsikan
Aku cuma mampu mengirim doaku
Melayangkan harapanku ke hadiratNya
Agar Dia bisa melihat kebutuhanku yang sebenar
Aku tidak punya apa apa cuma sekadar jiwa yang mau berdoa
Buat semua yang ku kenang,,, semua yang aku sayangi
Aku bukannya si bijak pandai
Yang mampu mengajar manusia tentang ilmu
Aku bukan si pemikir yang mampu memberi idea
Aku tidak punya ilmu seperti yang lain
Aku hanya biasa biasa
Aku bukannya dermawan, bukan juga hartawan...
Yang mampu memberikan kemewahan kepada sesiapa saja
Tidak ada yang mampu aku berikan dan kongsikan
Aku bukan juga sasterawan yang mampu mengukir kata
Yang bisa membuat mulut ternganga
Namun punyaku sekeping hati sebuah rasa...
Aku tidak menanam impan setinggi gunung
Namun aku punya secebis rasa
Rasa untuk mengasihi dan dikasihi
Rasa untuk menyinta... dan dicinta
Rasa untuk menghargai..... dan dihargai....
Mauku cuma satu...
Aku cuma mau berdoa
Buat keluargaku..ibubapaku...adik adikku
Suamiku, anak anakku, saudara dan sahabat sahabatku
Agar mereka sejahtera, selamat dan berjaya
Agar mereka selamat....tidak binasa oleh kemanusiaan
Agar mereka punya kasih, punya cintaMu
Yang dapat mereka kongsikan sesama sebagai satu keluarga
Buat pemimpin pemimpin negara
Agar mereka selalu hidup dalam pertimbangan wajar
Buat pemimpin pemimpin gereja
Agar mereka selalu segar dalam pertimbangan dan melayani
Aku tidak punya apa apa buat dikongsikan
Aku cuma mampu mengirim doaku
Melayangkan harapanku ke hadiratNya
Agar Dia bisa melihat kebutuhanku yang sebenar
Aku tidak punya apa apa cuma sekadar jiwa yang mau berdoa
Buat semua yang ku kenang,,, semua yang aku sayangi
Saturday, 15 October 2011
FORGIVE ME O GOD......
Forgive me O God, when I was ashamed of mentioning Your Name.....
Do not judge me O God, at times I admit I was ashamed of Christ ....
Do not hate me O God, at the time as if I did not know You ....
I was never ashamed of mentioning Your Name,
I also did the followers of Christ, and I did know thee the only savior ...
But at a time when life no longer testify about the glory of Thy Name
I do not want You to shame ....
At that time my life was filled with pus sin
I do not want people looking at You as a sinner because of me ...
At that time my life was not me anymore ...
I do not want You condemned and insulted just because of me...
Forgive me O God! In all the times I do not glorify You ...
O God forgive me .... forgive me for everything that I do
That hurt Your heart, my friend ..... my family .... my neighbors and who also had me hurt.
Teach me to share You ...
Teach me Your Name each time my honor ...
That I will never forget ...
I will always be strengthened by Your Love
I will never leaving again
Do not judge me O God, at times I admit I was ashamed of Christ ....
Do not hate me O God, at the time as if I did not know You ....
I was never ashamed of mentioning Your Name,
I also did the followers of Christ, and I did know thee the only savior ...
But at a time when life no longer testify about the glory of Thy Name
I do not want You to shame ....
At that time my life was filled with pus sin
I do not want people looking at You as a sinner because of me ...
At that time my life was not me anymore ...
I do not want You condemned and insulted just because of me...
Forgive me O God! In all the times I do not glorify You ...
O God forgive me .... forgive me for everything that I do
That hurt Your heart, my friend ..... my family .... my neighbors and who also had me hurt.
Teach me to share You ...
Teach me Your Name each time my honor ...
That I will never forget ...
I will always be strengthened by Your Love
I will never leaving again
Wednesday, 12 October 2011
SELAMAT MALAM SEMUA WARGA DUNIA
Ya Tuhanku! Aku mau bersyukur lewat waktu dan segala perkara yang aku lalui sepanjang hidupku, tiada sesuatupun yang terjadi di luar kehendakMu, meski mungkin aku pernah tersasar jalan atau arah tuju hidup pada masa laluku, aku tetap percaya bahawa Engkau menyertaiku di setiap langkahku dan tidak pernah sesekali meninggalkan aku....Engkau penjagaku yang tidak pernah terlelap yang menjaga aku siang dan malam, sehingga aku selalu melalui hari hari yang amat membahagiakan.
Aku mau bersyukur Tuhan atas rencanaMu bagi kami, meski mungkin jalannya beda dari apa yang kami kehendaki tapi semuanya menjadi nyata dan begitu indah pada waktunya, seperti pelangi sehabis hujan keindahanMu tetap menjelma dan memukau hati kami anak anakMu.....Sungguh aku mau mengucap syukur atas semua yang terjadi dalam hidupku, Kau susun, Kau aturkan sejak dari mula sehingga kini semua yang terbaik adanya.
Lewat hari hari yang pernah aku tangisi, peristiwa peristiwa sedih yang melanda hidupku seakan Engkau telah meninggalkanku.....aku bersyukur untuk semuanya itu yang melahirkan aku menjadi manusia yang dewasa seperti hari ini. Dan kini aku tidak akan menangis lagi demi hidupku tapi aku akan menangis kerana mengenang CinatMu terhadap aku dan kepercayaanMu terhadap kemampuan kami. Ampuni aku ya Tuhan! Pada saat aku alpa, lalai dan berdosa....dan menyakiti hatiMu,.semoga karya kasihMu selalu menemani aku.
Terima kasih ya Allahku! Hari ini begitu indah kami jalani, malam menjelang lagi dan aku tetap mau memanjatkan syukurku kerana aku tahu.....Engkau Tuhan yang teramat baik....pelihara kami sekali lagi melewati malam kami agar kuasaMulah yang melindungi isitirehat kami, biar esok menjadi karunia terbesar buat semua anakMu....
Selamat malam Bapa, selamat malam Yesus, selamat malam Roh Kudus....
" Ku sembah Kau Allah Maha Kudus
Ku tinggikan Allah Maha Tinggi
Kuserahkan tubuh, jiwa, rohku
Dalam pimpinanMu Tuhan ".......
Selamat malam Bonda, selamat malam para malaikat kudus....selamat malam warga dunia....selamat malam semua.....semoga malam ini selamat bagi semua! Amen!
Aku mau bersyukur Tuhan atas rencanaMu bagi kami, meski mungkin jalannya beda dari apa yang kami kehendaki tapi semuanya menjadi nyata dan begitu indah pada waktunya, seperti pelangi sehabis hujan keindahanMu tetap menjelma dan memukau hati kami anak anakMu.....Sungguh aku mau mengucap syukur atas semua yang terjadi dalam hidupku, Kau susun, Kau aturkan sejak dari mula sehingga kini semua yang terbaik adanya.
Lewat hari hari yang pernah aku tangisi, peristiwa peristiwa sedih yang melanda hidupku seakan Engkau telah meninggalkanku.....aku bersyukur untuk semuanya itu yang melahirkan aku menjadi manusia yang dewasa seperti hari ini. Dan kini aku tidak akan menangis lagi demi hidupku tapi aku akan menangis kerana mengenang CinatMu terhadap aku dan kepercayaanMu terhadap kemampuan kami. Ampuni aku ya Tuhan! Pada saat aku alpa, lalai dan berdosa....dan menyakiti hatiMu,.semoga karya kasihMu selalu menemani aku.
Terima kasih ya Allahku! Hari ini begitu indah kami jalani, malam menjelang lagi dan aku tetap mau memanjatkan syukurku kerana aku tahu.....Engkau Tuhan yang teramat baik....pelihara kami sekali lagi melewati malam kami agar kuasaMulah yang melindungi isitirehat kami, biar esok menjadi karunia terbesar buat semua anakMu....
Selamat malam Bapa, selamat malam Yesus, selamat malam Roh Kudus....
" Ku sembah Kau Allah Maha Kudus
Ku tinggikan Allah Maha Tinggi
Kuserahkan tubuh, jiwa, rohku
Dalam pimpinanMu Tuhan ".......
Selamat malam Bonda, selamat malam para malaikat kudus....selamat malam warga dunia....selamat malam semua.....semoga malam ini selamat bagi semua! Amen!
Tuesday, 11 October 2011
SAHABAT
Salam dari sahabat buat sahabat
Tiada insan yang tidak suka bersahabat, kalau ada sudah pasti mereka ini "something wrong". Barangkali mereka ini pernah dikecewakan dan dilukai oleh yang bernama sahabat sehingga mereka memiliki ketakutan atau perasaan benci terhadap orang lain, paranoid terhadap istilah sahabat.
Persahabatan itu seharusnya sesuatu yang indah seperti impianku, aku ingin punya ramai sahabat di seluruh pelusuk muka bumi ini, aku ingin punya wajah mereka, alamat mereka, nombor perhubungan mereka dan kenal siapa mereka dan berhubung rapat dengan mereka seperti keluarga. Aku teringat akan satu judul lagu "PERSAHABATAN". Senikatanya begini:-
Raihlah janji yang Tuhan b'ri
Di dalam hatimu yang suci
Serasa aku tak percaya....harapan Dia bri dalam hidupku
Kita s'lalu berdekatan
Tak terasa kini 'kan berpisah
Kesatuan hati yang terbuka......yang membuat kita kuat
......
Persahabatan kan kekal bila Yesus berserta
Persahabatan tak kenal perasaan kecewa
Sampai waktunya tiba pulang ke rumah Bapa
Waktu hidup tak panjang........bersahabatlah......
Lagu ini menjadikan aku menghargai semua sahabatku yang begitu dekat denganku selama ini, mereka yang banyak membantu dan mendorong aku maju dalam segala hal yang aku lalui setiap waktu setiap hari dan dalam setiap perkara yang aku lakukan, aku tak pernah sunyi kerana punya sahabat yang amat baik seperti mereka, meskipun aku tahu bahwa aku memiliki seorang lagi sahabat yang TERISTIMEWA dalam hidupku yang sememangnya tiada pernah mengecewakanku.....DIA!!!
Sahabat adalah orang yang boleh kita percayai dan tempat kita mengadu hal, sahabat adalah orang yang selalu bersama kita tidak kira pada masa senang terlebih di masa kita susah. Sahabat akan selalu mendengar, mengerti dan memberikan pengertian serta perhatian, sahabat akan selalu cuba saling memahami dan membahagii serta membahagiakan.....sahabat tidak akan melukakan hati kita tanpa sebab yang wajar, sahabat adalah orang yang tidak akan sama sekali menikam kita dari belakang..... sahabat dan persahabatan itu memang indah dan aku bersyukur kerana aku memang memiliki sahabat sahabat yang sedemikian....terima kasih kepada semua sahabatku.....terima kasih juga terutama kepadaMu yang sahabatku yang teristimewa kerana memberikan aku para sahabat yang benar dalam istilahnya.
Pun.... dalam bersahabat kita harus ingat, kita bisa menjalin persahabatan dengan sesiapa sahaja dan dari manapun asal mereka, bagaimanapun bentuk dan rupa mereka.......apapun keturunan dan bangsa mereka....apapun bahasa mereka. Kita bisa menentukan juga siapa sahabat yang kita mahu......apakah kita mahu yang sebangsa? Seiman? Sesuku? Semartabat? Sedarjat? ....Apakah kita mahu bersahabat dengan wanita saja ataupun pria? Apakah kita bersedia dengan si jelik rupa ataupun yang cantik dan menawan.... kita bisa saja menentukannya....
Cuma....suatu peringatan tentang sahabat dan persahabatan, ya! Kita memang boleh bersahabat dengan siapa sahaja namun janganlah pula kita memberikan kepercayaan kita sepenuhnya kepada semua sahabat kerana bukan semua sahabat adalah sahabatmu yang sebenar, banyak dari antara sahabat adalah musuh dalam selimut..... yang selalu menikammu dari belakang atau mereka yang cuma berpura pura menjadi sahabatmu kerana inginkan sesuatu darimu.....bijak pandai pernah berkata " jika engkau mau memiliki ramai sahabat, engkau juga harus menerima seadanya mereka kerana jika engkau memiliki100 sahabat maka engkau juga harus berhadapan dengan 100 gaya dan tingkah mereka.... apa itu benar?? Fikirkanlah sebaiknya....
Jadilah bijak dalam menjalin persahabatan, harus tahu berfikir, menilai dan bijak ....harus punya jati diri dan kejujuran yang tinggi.....jadilah sahabat yang selalu jujur dan menghargai.....nilailah sebaik baiknya dengan siapa engkau harus percayakan halmu, maka pasti engkau akan memiliki segunung sahabat yang terbaik dan yang pasti dalam semua sahabat jangan lupa engkau punya satu sahabat yang TERISTIMEWA yang tidak akan pernah mengecewakanmu... Dialah Tuhan! Dialah Allah kita!...Rujuk padaNya jika engkau sungguh sungguh mahukan yang terbaik...
Berhati hatilah para sahabatku, terutama dalam menjalinkan persahabatan di maya FB ini, kerana meski kelihatannya rambut sama hitamnya, kulit sama warnanya tetapi jangan kita lupa dalam wajah maya FB ini juga banyak penyesatan dalam rupa sahabat......jadilah bijak jangan mengikut perasaan melulu tapi gunakanlah akal yang diberi untuk menilai kebaikan dan keburukan....Jangan salahkan pemodenan... pemodenan dan alat perhubungan tidak pernah salah namun kitalah yang harus belajar agar tidak dikuasai pemodenan yang tidak sihat. Bersahabatlah dengan bijak dan akal yang wajar. Semoga Tuhan memberkati.
Tiada insan yang tidak suka bersahabat, kalau ada sudah pasti mereka ini "something wrong". Barangkali mereka ini pernah dikecewakan dan dilukai oleh yang bernama sahabat sehingga mereka memiliki ketakutan atau perasaan benci terhadap orang lain, paranoid terhadap istilah sahabat.
Persahabatan itu seharusnya sesuatu yang indah seperti impianku, aku ingin punya ramai sahabat di seluruh pelusuk muka bumi ini, aku ingin punya wajah mereka, alamat mereka, nombor perhubungan mereka dan kenal siapa mereka dan berhubung rapat dengan mereka seperti keluarga. Aku teringat akan satu judul lagu "PERSAHABATAN". Senikatanya begini:-
Raihlah janji yang Tuhan b'ri
Di dalam hatimu yang suci
Serasa aku tak percaya....harapan Dia bri dalam hidupku
Kita s'lalu berdekatan
Tak terasa kini 'kan berpisah
Kesatuan hati yang terbuka......yang membuat kita kuat
......
Persahabatan kan kekal bila Yesus berserta
Persahabatan tak kenal perasaan kecewa
Sampai waktunya tiba pulang ke rumah Bapa
Waktu hidup tak panjang........bersahabatlah......
Lagu ini menjadikan aku menghargai semua sahabatku yang begitu dekat denganku selama ini, mereka yang banyak membantu dan mendorong aku maju dalam segala hal yang aku lalui setiap waktu setiap hari dan dalam setiap perkara yang aku lakukan, aku tak pernah sunyi kerana punya sahabat yang amat baik seperti mereka, meskipun aku tahu bahwa aku memiliki seorang lagi sahabat yang TERISTIMEWA dalam hidupku yang sememangnya tiada pernah mengecewakanku.....DIA!!!
Sahabat adalah orang yang boleh kita percayai dan tempat kita mengadu hal, sahabat adalah orang yang selalu bersama kita tidak kira pada masa senang terlebih di masa kita susah. Sahabat akan selalu mendengar, mengerti dan memberikan pengertian serta perhatian, sahabat akan selalu cuba saling memahami dan membahagii serta membahagiakan.....sahabat tidak akan melukakan hati kita tanpa sebab yang wajar, sahabat adalah orang yang tidak akan sama sekali menikam kita dari belakang..... sahabat dan persahabatan itu memang indah dan aku bersyukur kerana aku memang memiliki sahabat sahabat yang sedemikian....terima kasih kepada semua sahabatku.....terima kasih juga terutama kepadaMu yang sahabatku yang teristimewa kerana memberikan aku para sahabat yang benar dalam istilahnya.
Pun.... dalam bersahabat kita harus ingat, kita bisa menjalin persahabatan dengan sesiapa sahaja dan dari manapun asal mereka, bagaimanapun bentuk dan rupa mereka.......apapun keturunan dan bangsa mereka....apapun bahasa mereka. Kita bisa menentukan juga siapa sahabat yang kita mahu......apakah kita mahu yang sebangsa? Seiman? Sesuku? Semartabat? Sedarjat? ....Apakah kita mahu bersahabat dengan wanita saja ataupun pria? Apakah kita bersedia dengan si jelik rupa ataupun yang cantik dan menawan.... kita bisa saja menentukannya....
Cuma....suatu peringatan tentang sahabat dan persahabatan, ya! Kita memang boleh bersahabat dengan siapa sahaja namun janganlah pula kita memberikan kepercayaan kita sepenuhnya kepada semua sahabat kerana bukan semua sahabat adalah sahabatmu yang sebenar, banyak dari antara sahabat adalah musuh dalam selimut..... yang selalu menikammu dari belakang atau mereka yang cuma berpura pura menjadi sahabatmu kerana inginkan sesuatu darimu.....bijak pandai pernah berkata " jika engkau mau memiliki ramai sahabat, engkau juga harus menerima seadanya mereka kerana jika engkau memiliki100 sahabat maka engkau juga harus berhadapan dengan 100 gaya dan tingkah mereka.... apa itu benar?? Fikirkanlah sebaiknya....
Jadilah bijak dalam menjalin persahabatan, harus tahu berfikir, menilai dan bijak ....harus punya jati diri dan kejujuran yang tinggi.....jadilah sahabat yang selalu jujur dan menghargai.....nilailah sebaik baiknya dengan siapa engkau harus percayakan halmu, maka pasti engkau akan memiliki segunung sahabat yang terbaik dan yang pasti dalam semua sahabat jangan lupa engkau punya satu sahabat yang TERISTIMEWA yang tidak akan pernah mengecewakanmu... Dialah Tuhan! Dialah Allah kita!...Rujuk padaNya jika engkau sungguh sungguh mahukan yang terbaik...
Berhati hatilah para sahabatku, terutama dalam menjalinkan persahabatan di maya FB ini, kerana meski kelihatannya rambut sama hitamnya, kulit sama warnanya tetapi jangan kita lupa dalam wajah maya FB ini juga banyak penyesatan dalam rupa sahabat......jadilah bijak jangan mengikut perasaan melulu tapi gunakanlah akal yang diberi untuk menilai kebaikan dan keburukan....Jangan salahkan pemodenan... pemodenan dan alat perhubungan tidak pernah salah namun kitalah yang harus belajar agar tidak dikuasai pemodenan yang tidak sihat. Bersahabatlah dengan bijak dan akal yang wajar. Semoga Tuhan memberkati.
Monday, 10 October 2011
AKU BUKAN SIAPA SIAPA
Aku bukannya siapa siapa...
Aku cuma insan kerdil yang bernama manusia...
Aku cuma seorang insan seperti yang lain
Milikku sekeping hati dan sepotong raga
Tiada apa ada padaku....
Aku sama seperti insan yang lain....
Punya rasa untuk menikmati secebis rasa kasih..
Punya cita miliki cinta abadi
Aku bukannya siapa siapa
Segala yang kumiliki pemberianNya
Biar sehelai rambutpun di kepalaku bukan milikku
Tiada apa mampu kubangga
Tiada apa yang mampu ku jadikan hak milik pribadi
Tapi......
Aku punya satu kebangaan....
Aku punya satu kebahagiaan....
Aku memang bukannya siapa siapa
Tetapi Allahku mengasihi aku dalam nol ku
Allah memandang aku dalam kekuranganku
Allah memerhatikan aku dalam segala waktuku
Aku yang bukan siapa siapa
Ternyata Puteri milik Allah...
Ternyata permata.... kesayangan Allah
Ya Tuhanku!!!!
Aku bersyukur kerana aku bukan siapa siapa di mata manusia
Tapi..... akulah anakMu, anak yang Kau kasihi
Umat pilihanMu.....
Aku cuma insan kerdil yang bernama manusia...
Aku cuma seorang insan seperti yang lain
Milikku sekeping hati dan sepotong raga
Tiada apa ada padaku....
Aku sama seperti insan yang lain....
Punya rasa untuk menikmati secebis rasa kasih..
Punya cita miliki cinta abadi
Aku bukannya siapa siapa
Segala yang kumiliki pemberianNya
Biar sehelai rambutpun di kepalaku bukan milikku
Tiada apa mampu kubangga
Tiada apa yang mampu ku jadikan hak milik pribadi
Tapi......
Aku punya satu kebangaan....
Aku punya satu kebahagiaan....
Aku memang bukannya siapa siapa
Tetapi Allahku mengasihi aku dalam nol ku
Allah memandang aku dalam kekuranganku
Allah memerhatikan aku dalam segala waktuku
Aku yang bukan siapa siapa
Ternyata Puteri milik Allah...
Ternyata permata.... kesayangan Allah
Ya Tuhanku!!!!
Aku bersyukur kerana aku bukan siapa siapa di mata manusia
Tapi..... akulah anakMu, anak yang Kau kasihi
Umat pilihanMu.....
Wednesday, 5 October 2011
ARTI KASIH
Suatu ketika dahulu, aku tidak mengerti bagaimana seorang ibu sanggup menyerahkan anaknya kepada orang lain. Bagaimana seorang ayah sanggup membenarkan anaknya dibawa pergi oleh orang yang tidak dikenali dengan penuh kerelaan. Bagaimana mungkin mereka sanggup tidak dikenali oleh anak itu sebagai orangtua sebenar. Bagiku mereka adalah orangtua yang tidak punya perasaan, tidak punya jiwa dan tidak punya tanggungjawab.
Namun... suatu waktu pandanganku jadi berubah.... ketika mana aku mulai melihat dan mengenal sahabat sahabat yang kurang bernasib baik kerna gagal mendapatkan cahaya mata setelah lama berumahtangga. Aku melihat kehidupan anak anak yang di angkat ini dan ada juga yang dewasa bersamaku, mereka amat bahagia kerana justeru memiliki keluarga yang menyayangi, prihatin dan tidak pernah berkekurangan. Kebanyakan dari mereka membesar dan menjadi orang yang berjaya.
Beberapa waktu yang lalu, aku bersyukur kerna sempat melihat peristiwa ini di depan mataku, betapa saat itu aku benar benar ingin menangis ketika melihat seorang ibu menyerahkan anaknya bersama suaminya kepada sebuah keluarga yang benar benar membutuhkan, bukan dengan tanpa perasaan tapi dengan penuh kasih sang ibu itu menyerahkan anaknya dan melihat anak itu didukung , dibawa pergi oleh pasangan suami isteri itu, pandangannya amat dalam dan menyayat hati bagaikan terhiris hati ini melihat peristiwa itu. Mereka menyerahkan anak itu bukan kerana mereka tidak mengasihinya namun justeru kerana kasihlah mereka sanggup menyerahkannya kepada orang lain, mereka tidak mahu melihat anak itu membesar tanpa punya apa apa dan harus hidup dalam kemiskinan bersama mereka.
Aku melihat kilauan kasih dari sudut yang berbeda, betapa kesanggupan ibubapa yang menyerahkan anak kandung mereka dipelihara oleh orang lain, mereka adalah orangtua yang benar benar kuat, bukan mudah menyerahkan anak kandung kepada orang yang langsung tidak dikenali, namun demi kebahagian anak tersebut, mereka sanggup berkorban perasaan, mereka menginginkan kebahagiaan bagi anak tersebut di masa hadapan dan menyerahkannya kepada orang yang memerlukan dan punya kemampuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak tersebut. Ahhhhhh! Terkesan amat jiwa ini!
Sempat aku merenung tentang kasih Allah, Ia sanggup turun ke dunia dalam rupa seorang anak kecil bernama Yesus, menyerahkanNya kepada manusia sederhana untuk dipelihara tanpa sebarang kemuliaan yang dapat dipandang apalagi untuk dihormati, sanggup membiarkan Ia disiksa, didera, disebat, diseret, dihina dicaci maki dan disalibkan sampai wafat hanya untuk menebus dosa manusia.......... DarahNya tercurah di Golgota, semasa hayatNya Dia tidak dipandang, namun kerna KasihNya Dia menjangkau banyak jiwa, menjala jiwa jiwa, mewartakan khabar gembira, mewartakan penyelamatan................. dan............ sampai kini lewat gerejaNya, lewat kuasa Roh KudusNya Dia tetap berkarya demi keselamatan banyak jiwa dan sampai saat ini, lewat saya dan saudara Dia tetap mewartakan kasihNya.
Cinta kasih seorang bonda seperti Bonda Maria yang sanggup menyerahkan Anaknya ke tangan manusia untuk dihakimi meskipun tidak bersalah, melihatNya disiksa dan dihukum tanpa sebarang kesalahan, namun dosa kitalah yang sebenarnya ditanggungNya dan bonda tahu itu semua.......
Ibu manakah sebenarnya sanggup melihat anaknya disiksa meskipun barangkali ia bersalah, apalagi bonda Maria......bonda kita bersama yang melihat dengan jelas di depan matanya anak yang dikenalinya dan diketahuinya tidak punya sebarang kesalahan untuk jelas jelas menerima hukuman yang sedemikian hina, untuk menerima kesakitan sedemikian rupa bagi kesalahan yang tidak pernah Dia lakukan..... siapakah yang sanggup.
Kukenal Arti Kasih, suatu yang amat sukar dimengerti, sedalam manakah kita sanggup berkorban demi kasih????? Walau ternyata menyakitkan untuk diterima... ibubapa yang terluka kerana anak anak yang tidak mengenang budi, anak yang mengandung dan melahirkan tanpa suami, anak anak yang meninggalkan gereja kerana mengikuti pasangan yang berlainan agama, anak anak yang lari dari rumah, .............
Sejauh manakah kita mampu mengasihi.... ketika dicurangi oleh pasangan, ketika difitnah oleh sahabat sendiri, ketika semua perkara baik yang kita lakukan tidak dihargai....ketika semua orang membenci kita dan memulaukan kita, ketika di saat bahagia kita dikhianati oleh sahabat sendiri dan dalam semua ketika kita benar benar memerlukan kasih namun tidak dipandang dan dalam pelbagai hal lagi yang ada di sekeliling kita.
Kasih Allah cuma cuma, tanpa syarat, tanpa sempadan, tidak membeda bedakan, kasih Allah untuk semua dalam segala waktu, kasih Allah adalah kasih tanpa mengharapkan sebarang penghargaan dan balasan. Arti kasih tidak selalu menjanjikan yang termanis namun kasih yang sebenar adalah membahagiakan. Kasih itu lemah lembut, mudah mengampuni dan selalu menghargai. Tanamlah benih kasih Allah dalam jiwa kita, suburkan kasih lewat FirmanNya, siramilah kasih dengan Doa.
Salam kasih buat semua..... shalom!
Namun... suatu waktu pandanganku jadi berubah.... ketika mana aku mulai melihat dan mengenal sahabat sahabat yang kurang bernasib baik kerna gagal mendapatkan cahaya mata setelah lama berumahtangga. Aku melihat kehidupan anak anak yang di angkat ini dan ada juga yang dewasa bersamaku, mereka amat bahagia kerana justeru memiliki keluarga yang menyayangi, prihatin dan tidak pernah berkekurangan. Kebanyakan dari mereka membesar dan menjadi orang yang berjaya.
Beberapa waktu yang lalu, aku bersyukur kerna sempat melihat peristiwa ini di depan mataku, betapa saat itu aku benar benar ingin menangis ketika melihat seorang ibu menyerahkan anaknya bersama suaminya kepada sebuah keluarga yang benar benar membutuhkan, bukan dengan tanpa perasaan tapi dengan penuh kasih sang ibu itu menyerahkan anaknya dan melihat anak itu didukung , dibawa pergi oleh pasangan suami isteri itu, pandangannya amat dalam dan menyayat hati bagaikan terhiris hati ini melihat peristiwa itu. Mereka menyerahkan anak itu bukan kerana mereka tidak mengasihinya namun justeru kerana kasihlah mereka sanggup menyerahkannya kepada orang lain, mereka tidak mahu melihat anak itu membesar tanpa punya apa apa dan harus hidup dalam kemiskinan bersama mereka.
Aku melihat kilauan kasih dari sudut yang berbeda, betapa kesanggupan ibubapa yang menyerahkan anak kandung mereka dipelihara oleh orang lain, mereka adalah orangtua yang benar benar kuat, bukan mudah menyerahkan anak kandung kepada orang yang langsung tidak dikenali, namun demi kebahagian anak tersebut, mereka sanggup berkorban perasaan, mereka menginginkan kebahagiaan bagi anak tersebut di masa hadapan dan menyerahkannya kepada orang yang memerlukan dan punya kemampuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak tersebut. Ahhhhhh! Terkesan amat jiwa ini!
Sempat aku merenung tentang kasih Allah, Ia sanggup turun ke dunia dalam rupa seorang anak kecil bernama Yesus, menyerahkanNya kepada manusia sederhana untuk dipelihara tanpa sebarang kemuliaan yang dapat dipandang apalagi untuk dihormati, sanggup membiarkan Ia disiksa, didera, disebat, diseret, dihina dicaci maki dan disalibkan sampai wafat hanya untuk menebus dosa manusia.......... DarahNya tercurah di Golgota, semasa hayatNya Dia tidak dipandang, namun kerna KasihNya Dia menjangkau banyak jiwa, menjala jiwa jiwa, mewartakan khabar gembira, mewartakan penyelamatan................. dan............ sampai kini lewat gerejaNya, lewat kuasa Roh KudusNya Dia tetap berkarya demi keselamatan banyak jiwa dan sampai saat ini, lewat saya dan saudara Dia tetap mewartakan kasihNya.
Cinta kasih seorang bonda seperti Bonda Maria yang sanggup menyerahkan Anaknya ke tangan manusia untuk dihakimi meskipun tidak bersalah, melihatNya disiksa dan dihukum tanpa sebarang kesalahan, namun dosa kitalah yang sebenarnya ditanggungNya dan bonda tahu itu semua.......
Ibu manakah sebenarnya sanggup melihat anaknya disiksa meskipun barangkali ia bersalah, apalagi bonda Maria......bonda kita bersama yang melihat dengan jelas di depan matanya anak yang dikenalinya dan diketahuinya tidak punya sebarang kesalahan untuk jelas jelas menerima hukuman yang sedemikian hina, untuk menerima kesakitan sedemikian rupa bagi kesalahan yang tidak pernah Dia lakukan..... siapakah yang sanggup.
Kukenal Arti Kasih, suatu yang amat sukar dimengerti, sedalam manakah kita sanggup berkorban demi kasih????? Walau ternyata menyakitkan untuk diterima... ibubapa yang terluka kerana anak anak yang tidak mengenang budi, anak yang mengandung dan melahirkan tanpa suami, anak anak yang meninggalkan gereja kerana mengikuti pasangan yang berlainan agama, anak anak yang lari dari rumah, .............
Sejauh manakah kita mampu mengasihi.... ketika dicurangi oleh pasangan, ketika difitnah oleh sahabat sendiri, ketika semua perkara baik yang kita lakukan tidak dihargai....ketika semua orang membenci kita dan memulaukan kita, ketika di saat bahagia kita dikhianati oleh sahabat sendiri dan dalam semua ketika kita benar benar memerlukan kasih namun tidak dipandang dan dalam pelbagai hal lagi yang ada di sekeliling kita.
Kasih Allah cuma cuma, tanpa syarat, tanpa sempadan, tidak membeda bedakan, kasih Allah untuk semua dalam segala waktu, kasih Allah adalah kasih tanpa mengharapkan sebarang penghargaan dan balasan. Arti kasih tidak selalu menjanjikan yang termanis namun kasih yang sebenar adalah membahagiakan. Kasih itu lemah lembut, mudah mengampuni dan selalu menghargai. Tanamlah benih kasih Allah dalam jiwa kita, suburkan kasih lewat FirmanNya, siramilah kasih dengan Doa.
Salam kasih buat semua..... shalom!
Tuesday, 27 September 2011
TERNYATA ' KASIH' BUKAN MUDAH TAPI JUGA BUKAN MUSTAHIL ( bagi mereka yang pernah terluka oleh kasih)
Kelmarin bagiku dunia telah kiamat, aku diserang seawal pagi hari yang sepatutnya dipenuhi dengan kesegaran setelah istirehat semalaman. Namun hari itu aku benar benar dicobai dan aku hampir hilang semua tahap kesabaranku hanya kerana perkara yang cukup remeh dan aku sempat menatap wajah sang iblis dalam rupaku yang sedang marah itu.... aku sempat melihat setan bertenggek dan bersorak keriangan kerana memenangiku.
Barangkali sebelumnya doaku tidak sepenuhnya... aku cuma sekadar " bla! bla! bla! dan Amen!. Setan setan sempat menaburi masa istirehatku dengan benih benih kejahatannya, mataku dan hatiku berbunga dengan kejahatannya.... Ya! Ampun! Ya Tuhan! Ya Allahku! Betapa ketika aku lalai seketika saja aku bisa terjebak sebegitu, apalagi kalau aku sampai lupa padaMu pada banyak waktu .
Aku sampai melibatkan Allah ketika Dia sempat menegurku kerana tahap kemarahanku yang begitu tinggi mendadak...aku mengatakan: "Engkau juga pernah marah, pernah berteriak!". Waduh! Sejauh itu aku sesat dan ketika aku tersedar... aku menyesal! Aku benar benar menyesali... kenapa sampai aku memarahi Tuhan pula, sedangkan aku yang salah. Marah bukanlah kesalahan, namun cara mengendalikan kemarahan itu yang penting... marahlah dalam kasihmu, kerana teguran yang baik mendatangkan kebaikan namun kemarahan pula membawa petaka.
Perkataan KASIH tampaknya gampang, mudah untuk dimengerti, mudah diucapkan. "Aku mengasihi kamu!" Mudahkan?? Tapi ternyata amat sukar untuk melaksanakannya.....sama seperti mengampuni, tampak mudah mengucapkannya....ternyata sukar sekali untuk menyatakannya, mengakuinya, apalagi kalau sampai kelembutan hatimu, kejujuranmu, kebaikanmu dibalas dengan kejahatan...apalagi kalau kebaikanmu tidak pernah dihargai apalagi mau di balas...
Kasih itu tahan uji, kasih Kristus sampai Wafat di kayu salib tanpa protes, tanpa keluhan, tanpa rungutan dan tidak juga mohon untuk dibalas. KasihNya dibayar tuntas... setiap tetesan dari DarahNya, menyucikan semua umat manusia termasuk saya dan saudara.... kenapa agaknya KASIH itu sukar bagi manusia..... bahkan ada yang sampai mengatakannya mustahil. Memang segala sesuatu adalah mustahil bagi manusia tetapi tidak bagi Allah.... dan aku juga melihatnya sendiri... aku melihat Karya Allah.... aku melihat muzijat kasih Allah yang terjadi sendiri padaku.... dan sungguh aku mengamenkannya....TIADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH!
Kita selalu bersaksi di muka umum, berceramah, berkotbah, membahagi tentang Kristus, tentang karyaNya, tentang keajaiban KasihNya, namun pada waktu kita diuji.... kita sering gagal mengendalikannya, namun puji syukurku kepada Allah, Dia ternyata begitu baik, roh kudusNya yang selalu menghibur, menguatkan dan memperingatkan kita ketika kita hampir hampir terlalai. Syukurlah kerana amarahku tidak menjadi dendam sakit hatiku terobat juga kerana kasih Allah sendiri.
Janganlah menyatakan bahawa engkau menyintai Allah sebelum engkau mampu mengasihi sesamamu, kerana kasih bukan hanya kata tapi tindakan, ianya adalah suatu penyataan dan ungkapan kasih dari Allah untuk kita semua ciptaanNya. Pada kaum muda kasihilah Allah di tempat pertama sebelum engkau memilih calon hidupmu, kasihi juga orang tuamu dan saudara saudaramu kerana merekalah yang diberikan Allah kepada kita sebagai sahabat terdekat... kasihilah pemerintahMu dan keadilannya, kasihilah para pemimpinmu dan doakanlah mereka agar selalu dipimpin dan diberkati Allah dalam segenap tindakan dan kata mereka.
Jangan kau lupa juga... kasihilah dirimu sebaiknya kerana Allah begitu menghargai dan mengasihimu. Ampunilah sesama dalam kasihmu kerana pengampunan itu ada obatnya sendiri.. hati yang mengasihi membawa senyuman di wajah... dan wajah yang bahagia itu penyeri diri dan semua orang yang melihatnya.
DOAKU:
Ya Allahku! Ampuni aku ketika aku gagal mengasihi sesamamu, ampuni aku ketika aku gagal mengasihi saudaraku, ampuni aku juga ya Tuhan pada ketika aku begitu membenci diriku dan gagal mengampuninya dan aku juga mohon pengampunanMu pada waktu aku pernah membenciMu, menuduh Engkau kurang memahamiku, Engkau jahat dan tidak adil ketika bahagia dalam kehidupanku dirampas pergi.
Aku juga mau berdoa bagi semua yang pernah mengalami pengalaman pahit dalam hidup mereka, ketidakadilan, yang dirampas kebahagiaan hidup oleh sahabat mereka sendiri, yang dibuang oleh keluarga, yang pernah membenci keluarga mereka kerana sejarah hidup yang lampau atau oleh layanan yang tidak adil di antara sesama... atas apapun alasannya yang membuatkan mereka gagal untuk mengasihi...... agar saat ini Engkau mau menyembuhkan mereka...Dalam Nama Yesus! Kau sucikan mereka dengan Kuasa DarahMu!
Ya Roh Kudus! Pimpin hati kami menuju pintu kasih Allah... agar kami mampu berdamai dengan sesama, dengan diri sendiri dan dengan Allah. Amen!!!
Barangkali sebelumnya doaku tidak sepenuhnya... aku cuma sekadar " bla! bla! bla! dan Amen!. Setan setan sempat menaburi masa istirehatku dengan benih benih kejahatannya, mataku dan hatiku berbunga dengan kejahatannya.... Ya! Ampun! Ya Tuhan! Ya Allahku! Betapa ketika aku lalai seketika saja aku bisa terjebak sebegitu, apalagi kalau aku sampai lupa padaMu pada banyak waktu .
Aku sampai melibatkan Allah ketika Dia sempat menegurku kerana tahap kemarahanku yang begitu tinggi mendadak...aku mengatakan: "Engkau juga pernah marah, pernah berteriak!". Waduh! Sejauh itu aku sesat dan ketika aku tersedar... aku menyesal! Aku benar benar menyesali... kenapa sampai aku memarahi Tuhan pula, sedangkan aku yang salah. Marah bukanlah kesalahan, namun cara mengendalikan kemarahan itu yang penting... marahlah dalam kasihmu, kerana teguran yang baik mendatangkan kebaikan namun kemarahan pula membawa petaka.
Perkataan KASIH tampaknya gampang, mudah untuk dimengerti, mudah diucapkan. "Aku mengasihi kamu!" Mudahkan?? Tapi ternyata amat sukar untuk melaksanakannya.....sama seperti mengampuni, tampak mudah mengucapkannya....ternyata sukar sekali untuk menyatakannya, mengakuinya, apalagi kalau sampai kelembutan hatimu, kejujuranmu, kebaikanmu dibalas dengan kejahatan...apalagi kalau kebaikanmu tidak pernah dihargai apalagi mau di balas...
Kasih itu tahan uji, kasih Kristus sampai Wafat di kayu salib tanpa protes, tanpa keluhan, tanpa rungutan dan tidak juga mohon untuk dibalas. KasihNya dibayar tuntas... setiap tetesan dari DarahNya, menyucikan semua umat manusia termasuk saya dan saudara.... kenapa agaknya KASIH itu sukar bagi manusia..... bahkan ada yang sampai mengatakannya mustahil. Memang segala sesuatu adalah mustahil bagi manusia tetapi tidak bagi Allah.... dan aku juga melihatnya sendiri... aku melihat Karya Allah.... aku melihat muzijat kasih Allah yang terjadi sendiri padaku.... dan sungguh aku mengamenkannya....TIADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH!
Kita selalu bersaksi di muka umum, berceramah, berkotbah, membahagi tentang Kristus, tentang karyaNya, tentang keajaiban KasihNya, namun pada waktu kita diuji.... kita sering gagal mengendalikannya, namun puji syukurku kepada Allah, Dia ternyata begitu baik, roh kudusNya yang selalu menghibur, menguatkan dan memperingatkan kita ketika kita hampir hampir terlalai. Syukurlah kerana amarahku tidak menjadi dendam sakit hatiku terobat juga kerana kasih Allah sendiri.
Janganlah menyatakan bahawa engkau menyintai Allah sebelum engkau mampu mengasihi sesamamu, kerana kasih bukan hanya kata tapi tindakan, ianya adalah suatu penyataan dan ungkapan kasih dari Allah untuk kita semua ciptaanNya. Pada kaum muda kasihilah Allah di tempat pertama sebelum engkau memilih calon hidupmu, kasihi juga orang tuamu dan saudara saudaramu kerana merekalah yang diberikan Allah kepada kita sebagai sahabat terdekat... kasihilah pemerintahMu dan keadilannya, kasihilah para pemimpinmu dan doakanlah mereka agar selalu dipimpin dan diberkati Allah dalam segenap tindakan dan kata mereka.
Jangan kau lupa juga... kasihilah dirimu sebaiknya kerana Allah begitu menghargai dan mengasihimu. Ampunilah sesama dalam kasihmu kerana pengampunan itu ada obatnya sendiri.. hati yang mengasihi membawa senyuman di wajah... dan wajah yang bahagia itu penyeri diri dan semua orang yang melihatnya.
DOAKU:
Ya Allahku! Ampuni aku ketika aku gagal mengasihi sesamamu, ampuni aku ketika aku gagal mengasihi saudaraku, ampuni aku juga ya Tuhan pada ketika aku begitu membenci diriku dan gagal mengampuninya dan aku juga mohon pengampunanMu pada waktu aku pernah membenciMu, menuduh Engkau kurang memahamiku, Engkau jahat dan tidak adil ketika bahagia dalam kehidupanku dirampas pergi.
Aku juga mau berdoa bagi semua yang pernah mengalami pengalaman pahit dalam hidup mereka, ketidakadilan, yang dirampas kebahagiaan hidup oleh sahabat mereka sendiri, yang dibuang oleh keluarga, yang pernah membenci keluarga mereka kerana sejarah hidup yang lampau atau oleh layanan yang tidak adil di antara sesama... atas apapun alasannya yang membuatkan mereka gagal untuk mengasihi...... agar saat ini Engkau mau menyembuhkan mereka...Dalam Nama Yesus! Kau sucikan mereka dengan Kuasa DarahMu!
Ya Roh Kudus! Pimpin hati kami menuju pintu kasih Allah... agar kami mampu berdamai dengan sesama, dengan diri sendiri dan dengan Allah. Amen!!!
Monday, 26 September 2011
USAH BERSEDIH SAYANG, DIA ADA MENGHIBURMU ( Buat mereka yang berbeban berat )
Usah bersedih sayang.....
Jika masa tidak pernah bersamamu tika kau perlukan....
Jika waktu seakan terhenti... di perhentian dukamu
Jika keriangan tidak pernah bertandang di kala engkau memerlukannya
Jika kolam deritamu seakan tidak pernah gersang
Saat kamu memerlukan pelukan kasih
Usah menangis sayang....
Di kala engkau merasa sendirian
Di kala engkau merasa tiada berteman
Di kala engkau merasa dunia ini menolakmu
Di kala engkau merasa dihimpit duka
Tangismu tiada pernah menolongmu
Saat engkau memerlukan pelukan kasih
Usah menangis lagi sayang...
Kerna tangisan itu melemahkanmu
Justeru membuat engkau kian lemah
Sendumu akan lebih memeritkan
Tanggismu akan membunuhmu
Sesalmu tiada akan pernah sirna
Usah menangis lagi sayang...
Aku ada di sini anakKu...
Di kala masa dan waktu tidak bersamamu
Di kala duka dan derita hidupmu
Di kala engkau sendirian tiada berteman
Di kala dunia menolakmu
Dan duka menghimpitmu
Aku tetap ada di sisimu
Aku bersama tika engkau melangkah..
Aku ada ketika engkau tersunggkur
Akulah yang menggendongmu di kala engkau merasa sendirian
Akulah yang menghiburmu di kala engkau kesepian
Akulah Sahabatmu di kala semua orang menolakmu
Akulah Bapamu di kalau engkau memerlukan pelukan kasih
Aku tiada pernah meninggalkanmu
Usah bersedih lagi sayang....
Dia ada dalam setiap dukamu
Sepertimana dalam bahagiamu ketika engkau tidak mengingatiNya
Dia tetap ada dalam segala waktumu....segala keberadaanmu
Dia ada menghiburmu.....
Bebanmu ditanggungNya tiada engkau sedari...
Tanggismu menyakitiNya kerana Dia kasih padamu
Usahlah bersedih lagi......
Dia ada!.... Dia ada! ....Dia ada menghiburmu
Jika masa tidak pernah bersamamu tika kau perlukan....
Jika waktu seakan terhenti... di perhentian dukamu
Jika keriangan tidak pernah bertandang di kala engkau memerlukannya
Jika kolam deritamu seakan tidak pernah gersang
Saat kamu memerlukan pelukan kasih
Usah menangis sayang....
Di kala engkau merasa sendirian
Di kala engkau merasa tiada berteman
Di kala engkau merasa dunia ini menolakmu
Di kala engkau merasa dihimpit duka
Tangismu tiada pernah menolongmu
Saat engkau memerlukan pelukan kasih
Usah menangis lagi sayang...
Kerna tangisan itu melemahkanmu
Justeru membuat engkau kian lemah
Sendumu akan lebih memeritkan
Tanggismu akan membunuhmu
Sesalmu tiada akan pernah sirna
Usah menangis lagi sayang...
Aku ada di sini anakKu...
Di kala masa dan waktu tidak bersamamu
Di kala duka dan derita hidupmu
Di kala engkau sendirian tiada berteman
Di kala dunia menolakmu
Dan duka menghimpitmu
Aku tetap ada di sisimu
Aku bersama tika engkau melangkah..
Aku ada ketika engkau tersunggkur
Akulah yang menggendongmu di kala engkau merasa sendirian
Akulah yang menghiburmu di kala engkau kesepian
Akulah Sahabatmu di kala semua orang menolakmu
Akulah Bapamu di kalau engkau memerlukan pelukan kasih
Aku tiada pernah meninggalkanmu
Usah bersedih lagi sayang....
Dia ada dalam setiap dukamu
Sepertimana dalam bahagiamu ketika engkau tidak mengingatiNya
Dia tetap ada dalam segala waktumu....segala keberadaanmu
Dia ada menghiburmu.....
Bebanmu ditanggungNya tiada engkau sedari...
Tanggismu menyakitiNya kerana Dia kasih padamu
Usahlah bersedih lagi......
Dia ada!.... Dia ada! ....Dia ada menghiburmu
Sunday, 25 September 2011
BAGAI KATAK BAWAH TEMPURUNG
Hari ini.... aku mengembara ke laman laman web, aku memasuki dinding dinding yang selama ini begitu aku geruni. Aku bukanlah orang yang buta pemodenan... aku bukannya buta IT... aku bukannya takut dengan alam maya...tetapi selama ini aku sendiri tidak memahaminya kenapa aku gerun dengan dunia maya ini.
Namun keinginanku meneroka alam ini lebih kuat berbanding kegerunanku akan hal hal mengenai alam maya ini, aku punya satu impian untuk pergi sejauh mungkin meneroka alam ini dan melancung adalah suatu yang agak mustahil jika dinilai dengan keberadaanku....
Aku juga suka mencoret apa saja yang aku lihat, aku alami, aku lalui.... selama ini aku mencoret cuma dalam mindaku... aku menyimpan semua yang pernah aku lalui dan alami samada olehku sendiri maupun yang aku lihat dan dengar dari sumber lain... lalu aku sebarkan dan kongsikan di kalangan sahabat ataupun orang orang yang sudi berkongsi denganku. Cerita cerita hidup pula aku kongsikan kepada mereka yang memerlukan bantuan.... Namun hari ini.... aku telah melihat dunia dan mengembara... jauh... jauh dan semakin jauh....
Aku punya sahabat sedunia.... bahkan aku juga boleh memilih dengan siapa aku mahu bersahabat biarpun secara maya sahaja..
Dunia ini ternyata terlalu luas.... meski mungkin aku tidak bisa berkata dan menyapa; Hai! setiap waktu kepada semua sahabatku namun apa yang aku suka mereka dan aku dapat saling berbicara lewat pembahagian..... dan duniaku kini semakin luas, lebih luas daripada melancung atau menonton tv mengenai manusia dan dunia sebelah...
Di sini... aku bisa berkongsi... aku bisa mengongsi... aku dapat melihat lebih banyak kebenaran dan kebejatan. Ternyata dunia maya ini bukan saja menakutkan tapi menyeronokkan kalau digunakan sebaiknya.
Aku mengharapkan agar lebih ramai lagi anak anak muda maupun kaum keluarga mereka dapat menggunakan alam ini dalam arah yang lebih sihat...
Alam ini juga membawa aku jauh mengenal Tuhan dan karyaNya, aku mau berkongsi kepada sesiapa saja terutama yang seiman denganku.... bahawa dunia pengetahuan nyata maupun maya adalah milik Allah.. cuma kita saja yang harus lebih bijak menilai, harus punya jati diri dan.nilai perbadi yang kuat sebelum mau menjelajah... sama seperti berpergian ke suatu tempat, kita juga harus punya ilmu agar kita tidak menjadi "orang jakun/bebal" apabila tiba ke destenasi yang mau dituju...agar kita tidak mudah tertipu atau diperbodohkan.
Meski aku cuma duduk di hadapan mejaku.... mindaku dan resepi resepinya tersebar jauh... aku mau mengucapkan syukurku kerana Allah yang melepaskan aku dari belenggu yang mengikat diriku selama ini, bagai katak bawah tempurung yang cuma melihat alamnya saja. Fikirkan yang sihat dan lakukan yang terbaik bagi Dia.Segala yang terbaik datang dari Dia.
Namun keinginanku meneroka alam ini lebih kuat berbanding kegerunanku akan hal hal mengenai alam maya ini, aku punya satu impian untuk pergi sejauh mungkin meneroka alam ini dan melancung adalah suatu yang agak mustahil jika dinilai dengan keberadaanku....
Aku juga suka mencoret apa saja yang aku lihat, aku alami, aku lalui.... selama ini aku mencoret cuma dalam mindaku... aku menyimpan semua yang pernah aku lalui dan alami samada olehku sendiri maupun yang aku lihat dan dengar dari sumber lain... lalu aku sebarkan dan kongsikan di kalangan sahabat ataupun orang orang yang sudi berkongsi denganku. Cerita cerita hidup pula aku kongsikan kepada mereka yang memerlukan bantuan.... Namun hari ini.... aku telah melihat dunia dan mengembara... jauh... jauh dan semakin jauh....
Aku punya sahabat sedunia.... bahkan aku juga boleh memilih dengan siapa aku mahu bersahabat biarpun secara maya sahaja..
Dunia ini ternyata terlalu luas.... meski mungkin aku tidak bisa berkata dan menyapa; Hai! setiap waktu kepada semua sahabatku namun apa yang aku suka mereka dan aku dapat saling berbicara lewat pembahagian..... dan duniaku kini semakin luas, lebih luas daripada melancung atau menonton tv mengenai manusia dan dunia sebelah...
Di sini... aku bisa berkongsi... aku bisa mengongsi... aku dapat melihat lebih banyak kebenaran dan kebejatan. Ternyata dunia maya ini bukan saja menakutkan tapi menyeronokkan kalau digunakan sebaiknya.
Aku mengharapkan agar lebih ramai lagi anak anak muda maupun kaum keluarga mereka dapat menggunakan alam ini dalam arah yang lebih sihat...
Alam ini juga membawa aku jauh mengenal Tuhan dan karyaNya, aku mau berkongsi kepada sesiapa saja terutama yang seiman denganku.... bahawa dunia pengetahuan nyata maupun maya adalah milik Allah.. cuma kita saja yang harus lebih bijak menilai, harus punya jati diri dan.nilai perbadi yang kuat sebelum mau menjelajah... sama seperti berpergian ke suatu tempat, kita juga harus punya ilmu agar kita tidak menjadi "orang jakun/bebal" apabila tiba ke destenasi yang mau dituju...agar kita tidak mudah tertipu atau diperbodohkan.
Meski aku cuma duduk di hadapan mejaku.... mindaku dan resepi resepinya tersebar jauh... aku mau mengucapkan syukurku kerana Allah yang melepaskan aku dari belenggu yang mengikat diriku selama ini, bagai katak bawah tempurung yang cuma melihat alamnya saja. Fikirkan yang sihat dan lakukan yang terbaik bagi Dia.Segala yang terbaik datang dari Dia.
Thursday, 22 September 2011
HADIRNYA TAK TERASA , PERGINYA MENGGAMIT RINDU (kutitipkan buat arwah Lolla Angel. Semoga diberkati)
Shalom! Selamat semua! Biar siang maupun malam...dengan riang ia menyapa, tanpa mengharap balasan...ia melemparkan senyuman buat semua, ada waktunya berbalas namun selalunya dipandang sinis. Ini kisah seorang anak gadis belasan usianya...anak yang cukup ramah dan pemurah dengan senyuman. Meski wajahnya tak semanis senyumannya, dia sememangnya anak yang pekerti, hormat kepada orang tua dan semua orang di sekelilingnya tanpa mengira siapa
Pelayanannya tak terbatas meskipun kesihatannya kian memburuk..dari setiap bulan kepada minggu demi minggu ia menjadi penghuni kepada katil katil di rumah rawatan... wajahnya tidak menjadi asing lagi dengan rumah rumah rawatan dan perawat perawatnya. Ia seorang gadis yang berhati waja, tidak pernah gentar dengan apa saja,ia gadis yang amat polos....terkadang sewaktu sakitnya tiba...ia boleh menangguhkan untuk di tahan di hospital hanya kerana ia mau mengikuti pelayanannya di gereja....ia seorang penari yang baik, suaranya berkumandang merdu di barisan koir kanak kanak di gereja....ah! Hati orang tua mana yang tidak terusik dek telatahnya bahkan guru guru sekolah dan guru guru sekolah minggunya selalu terusik.
Gadis ini suka bersahabat...ia mau punya ramai sahabat namun kerana rupanya yang kurang menarik, ia tidak menjadi tarikan untuk orang mau bersahabat dengannya. Semua itu tidak pernah diperdulikannya...ia sama seperti anak anak yang lain....cuma saja pergerakannya agak terbatas kerana ia mudah menjadi letih dan lesu. Setiap waktu anak ini didoakan...ibubapa yang amat menyayanginya, kakak kakak serta abang abangnya juga demikian. Ia amat bertuah kerana punya sahabat sahabat dan keluarga yang memberi dorongan dan sokongan padanya...semasa hayatnya ia ingin hidup dan bahagia...ia mau di sayangi oleh semua orang..
Dalam hidup ini tidak semua orang mau memandang pada yang kelihatan tidak sempurna, terkadang kita punya perasaan yang jijik dan tidak ingin untuk memandang. Ada juga yang berdoa agar dijauhkan dari mendapat anak anak sepertinya. Tetapi...jarang manusia dapat memandang ke dalaman dari sebuah hati atau mungkin dengan sengaja tidak mau memahami kerana takut ketularan. Apakah orang orang senasib anak gadis ini buta hati...buta perasaan...Apakah mereka tidak punya perasaan yang dapat membaca penolakan orang orang sekelilingnya, sahabat sahabat maupun ahli keluarganya sendiri? Apakah mereka ini kurang peka dengan sindiran dan ejekan?
Mereka ini lebih dari sempurna dari hati dan perasaan...jiwa mereka selalu merintih dan menangis...tetapi kitalah yang sebenarnya selalu buta hati dan perasaan kerana gagal melihat suara hati mereka....bukan dipinta untuk lahir dalam keadaan yang tidak sempurna...berbeda dari orang lain....namun...mereka juga punya hati...punya perasaan.
Kita sering berbelas kasih bila melihat penderitaan dari jauh, mereka yang dilanda bencana, kemalangan, kebuluran dan sebagainya, namun kita sering buta apabila ianya terjadi di depan mata kita...mereka seakan akan penyakit yang berjangkit dan harus dijauhi, mereka seolah olah terlalu kotor dan busuk untuk didekati malah memandang mereka juga seakan akan mendatangkan sumpahan. Mereka tidak pernah menyusahkan kita...bahkan mereka menyayangi kita, mendoakan kita meskipun pertolongan yang kita hulurkan tidak ikhlas, senyuman yang kita berikan sumbang nadanya.
Anak gadis ini telah pergi menghadap Tuhan...ia amat sihat sampai pada akhir hayatnya, dia tidak menunjukkan kesakitannya meskipun cuma Tuhan saja yang tahu ada apa dalam diri anak gadis itu, ia tidak menginginkan belas kasihan, simpati dan empati kerana sepanjang hayatnya dia berusaha tidak mau menyusahkan orang orang sekelilingnya dan ketika ia pergi...ia menderita sebentar saja di depan mata orang orang yang menyayanginya lalu ia pergi menghadap Allah.
Kepergiannya ditangisi oleh banyak orang, keluarganya, saudara saudaranya, sahabat sahabatnya dan keluarga seimannya bahkan semua guru gurunya. Semasa hayatnya kehadirannya tidak dirasai, namun perginya menggamit rindu semua orang....kebaikkan dan telatah anak gadis ini meniti bicara, mengusik setiap hati samada yang dekat maupun yang jauh, pada mereka yang dekat maupun mereka yang selama ini cuba menjauhinya...ia menjadi amat amat dekat di setiap hati dan bibir....semoga rohnya dicucuri rahmat Allah dan diampuni semua dosa dosa yang dia lakukan semasa hidupnya.
Sayangilah mereka yang dekat denganmu, selagi hayat masih ada marilah berbahagi kasih....kepada orang tua, anak anak, saudara saudara, sahabat handai dan taulan...
Membahagi kasih pada yang jauh suatu yang terpuji namun jangan lupa pada insan yang dekat dengan kita...kerana selagi ada sering tak terasa kehadirannya, mereka terkadang seakan menyusahkan kita, mereka buruk, mereka busuk, mereka hina dan sebagainya namun pada ketika kita kehilangan mereka, percayalah akan hadir seribu penyesalan yang takkan mungkin terpadam sampai hujung nyawa kita.
Kasihilah selagi engkau masih punya waktu untuk mengasihi dan di kasihi, kerana Allah akan selalu mengasihimu meskipun pada waktu kita alpa namun jangan sampai terlewat kerana kesempatan bukan selalu ada seperti esok yang belum pasti bagi kita semua demikian juga hidup. Segala kemuliaan hanya bagi Allah.
Pelayanannya tak terbatas meskipun kesihatannya kian memburuk..dari setiap bulan kepada minggu demi minggu ia menjadi penghuni kepada katil katil di rumah rawatan... wajahnya tidak menjadi asing lagi dengan rumah rumah rawatan dan perawat perawatnya. Ia seorang gadis yang berhati waja, tidak pernah gentar dengan apa saja,ia gadis yang amat polos....terkadang sewaktu sakitnya tiba...ia boleh menangguhkan untuk di tahan di hospital hanya kerana ia mau mengikuti pelayanannya di gereja....ia seorang penari yang baik, suaranya berkumandang merdu di barisan koir kanak kanak di gereja....ah! Hati orang tua mana yang tidak terusik dek telatahnya bahkan guru guru sekolah dan guru guru sekolah minggunya selalu terusik.
Gadis ini suka bersahabat...ia mau punya ramai sahabat namun kerana rupanya yang kurang menarik, ia tidak menjadi tarikan untuk orang mau bersahabat dengannya. Semua itu tidak pernah diperdulikannya...ia sama seperti anak anak yang lain....cuma saja pergerakannya agak terbatas kerana ia mudah menjadi letih dan lesu. Setiap waktu anak ini didoakan...ibubapa yang amat menyayanginya, kakak kakak serta abang abangnya juga demikian. Ia amat bertuah kerana punya sahabat sahabat dan keluarga yang memberi dorongan dan sokongan padanya...semasa hayatnya ia ingin hidup dan bahagia...ia mau di sayangi oleh semua orang..
Dalam hidup ini tidak semua orang mau memandang pada yang kelihatan tidak sempurna, terkadang kita punya perasaan yang jijik dan tidak ingin untuk memandang. Ada juga yang berdoa agar dijauhkan dari mendapat anak anak sepertinya. Tetapi...jarang manusia dapat memandang ke dalaman dari sebuah hati atau mungkin dengan sengaja tidak mau memahami kerana takut ketularan. Apakah orang orang senasib anak gadis ini buta hati...buta perasaan...Apakah mereka tidak punya perasaan yang dapat membaca penolakan orang orang sekelilingnya, sahabat sahabat maupun ahli keluarganya sendiri? Apakah mereka ini kurang peka dengan sindiran dan ejekan?
Mereka ini lebih dari sempurna dari hati dan perasaan...jiwa mereka selalu merintih dan menangis...tetapi kitalah yang sebenarnya selalu buta hati dan perasaan kerana gagal melihat suara hati mereka....bukan dipinta untuk lahir dalam keadaan yang tidak sempurna...berbeda dari orang lain....namun...mereka juga punya hati...punya perasaan.
Kita sering berbelas kasih bila melihat penderitaan dari jauh, mereka yang dilanda bencana, kemalangan, kebuluran dan sebagainya, namun kita sering buta apabila ianya terjadi di depan mata kita...mereka seakan akan penyakit yang berjangkit dan harus dijauhi, mereka seolah olah terlalu kotor dan busuk untuk didekati malah memandang mereka juga seakan akan mendatangkan sumpahan. Mereka tidak pernah menyusahkan kita...bahkan mereka menyayangi kita, mendoakan kita meskipun pertolongan yang kita hulurkan tidak ikhlas, senyuman yang kita berikan sumbang nadanya.
Kepergiannya ditangisi oleh banyak orang, keluarganya, saudara saudaranya, sahabat sahabatnya dan keluarga seimannya bahkan semua guru gurunya. Semasa hayatnya kehadirannya tidak dirasai, namun perginya menggamit rindu semua orang....kebaikkan dan telatah anak gadis ini meniti bicara, mengusik setiap hati samada yang dekat maupun yang jauh, pada mereka yang dekat maupun mereka yang selama ini cuba menjauhinya...ia menjadi amat amat dekat di setiap hati dan bibir....semoga rohnya dicucuri rahmat Allah dan diampuni semua dosa dosa yang dia lakukan semasa hidupnya.
Sayangilah mereka yang dekat denganmu, selagi hayat masih ada marilah berbahagi kasih....kepada orang tua, anak anak, saudara saudara, sahabat handai dan taulan...
Membahagi kasih pada yang jauh suatu yang terpuji namun jangan lupa pada insan yang dekat dengan kita...kerana selagi ada sering tak terasa kehadirannya, mereka terkadang seakan menyusahkan kita, mereka buruk, mereka busuk, mereka hina dan sebagainya namun pada ketika kita kehilangan mereka, percayalah akan hadir seribu penyesalan yang takkan mungkin terpadam sampai hujung nyawa kita.
Kasihilah selagi engkau masih punya waktu untuk mengasihi dan di kasihi, kerana Allah akan selalu mengasihimu meskipun pada waktu kita alpa namun jangan sampai terlewat kerana kesempatan bukan selalu ada seperti esok yang belum pasti bagi kita semua demikian juga hidup. Segala kemuliaan hanya bagi Allah.
Tuesday, 20 September 2011
BERJUANGLAH DEMI UNTUK HARI INI, KERANA ESOK BELUM PASTI MILIKMU.
Banyak orang berkata: " Berjuanglah hari ini demi esok, demi masa hadapanmu!". Tidak ada salahnya dengan perkataan ini, ianya membakar semangat para pejuang waktu, banyak orang akan terus menerus bekerja demi esok hari....mereka akan terus bekerja dan bekerja kerana sesaat mereka terhenti, bagi mereka merupakan suatu kerugian yang amat besar, sehinggakan mereka tidak punya waktu lagi bagi diri dan keluarga.
Sering kali kalau ditanyakan; "Kenapa tidak punya waktu untuk diri dan keluarga?" jawabannya pasti " Saya bekerja demi masa depan dan untuk kebahagian kita...untuk kamu dan kamu dan kamu". Ada apa hari esok? Ada apa di masa depan? Kalau hari ini tidak terbentuk dengan baik...ada apa untuk masa depan...untuk esok yang belum tentu menjadi milik kita?
Saya juga pernah berfikir sedemikian, saya katakan kepada Tuhan, "Aku lakukan semua ini, yang terbaik buatMu demi masa depanku...kalau esok hari aku jatuh dan sukar untuk bangun lagi, aku mohon kepadaMu ya Allah, agar apa yang kuperbuat hari ini menjadi sandaran bagi simpatiMu agar aku bisa mendapat belas kasihanMu..dan di saat aku hampir tidak tertolong lagi, bukan saja aku bahkan keluargaku mendapat sinar belas kasihMu kerna apa yang telah aku lakukan hari ini...tolong aku ya Allah dengarkan aku...kasihanilah aku, semoga hari ini aku bisa berkerja buatMu demi esokku"
Ada waktunya, apa yang pernah saya minta dari Allah ini menjadi kenyataan..pada waktu waktunya saya lemah dan tidak berdaya...doa ini menjadi kekuatan saya..mendorong saya untuk bangun...mendorong saya untuk terus kuat...mendorong saya untuk maju...sampai pada hari ini. Namun, seketika saya sadar...apa yang telah saya lakukan ini adalah berjuang demi hari ini dan tidak salah kalau masih diizinkan Tuhan saya masih diberi kesempatan menikmati harinya hari ini, demi esok...dan cukup setakat itu sahaja.
Teringat akan FirmanNya tentang seorang kaya yang menyimpan gandumnya, ia berkerja dan berkerja menyimpan sebanyak mana mampu di simpannya untuk masa hadapan agar dia mampu bersenang menghadapi hari mendatang sehingga tidak memperdulikan kebajikan orang lain....namun apa yang tidak dia ketahui adalah esok tidak menjadi miliknya kerna dia tidak mengetahui langsung bahawa dia akan mati esoknya tanpa sempat membuat sebarang kebajikan.
Alangkah tragisnya riwayat hidup sedemikian, bahawa setelah bersusah payah seumur hidup dan ternyata tidak ada apa apa yang ada pada diri pada hujung usia kerana sibuk menguruskan masa depan dan hari ini yang sepatutnya diperjuangkan, diabaikan.
Hari ini kita memang harus berjuang dan bekerja demi masa hadapan yang lebih baik agar di hadapan sana kita akan lebih berbahagia...di masa tua kita akan lebih berarti jika berkesempatan....
Jangan abaikan hari ini untuk esok, tetapi perhatikan hari ini dan lakukan sebaik baiknya untuk hari ini kerana esok akan lebih berarti jika hari ini kita berjaya melakukannya...apapun juga samada untuk perkara kecil mahupun besar....lakukan yang terbaik hari ini untuk hari ini. Jangan memikirkan esok sebelum engkau ternyata melakukan yang terbaik untuk hari ini.
Hari ini kita akan sama sama berjuang...tetap melakukan yang terbaik tanpa alasan. Melakukan yang terbaik bukan untuk orang lain tetapi juga untuk diri sendiri kerana bagaimana mungkin kita mampu melakukan yang terbaik untuk orang lain tanpa bermula dengan diri. Biarpun untuk perkara paling kecil semua itu akan lebih berarti di masa depan kalau kita melakukan yang terbaik.....kita mungkin tidak menyadarinya sama seperti berkat Tuhan...terkadang kita tidak merasakan berkatNya tetapi pada hari depan kita akan mampu melihat dengan jelas dan mampu mengatakan " Betapa baiknya Engkau Tuhan dengan segenap yang telah Engkau lakukan." Amen!
Semalam adalah ceritanya...hari ini adalah milik kita dan masa depan adalah milik Dia...sekiranya Dia mau memberikan kita kesempatan untuk hari esok sama seperti hari ini maka ianya suatu karunia yang tidak terhingga kerana diberi kesempatan untuk bernafas lagi...Syukuri setiap detik demi detik yang Dia karuniakan kerana kita tidak akan bisa mengetahui entah berapa detik lagikah kita punya kesempatan ......untuk bernafas.
Doaku:-
Ya Allah yang MahaPemurah yang meberikan aku hidup! Aku mau mengangkat pujianku ke hadiratMu....kerana segala yang Kau berikan yang terbaik adanya, beri aku hati yang selalu bersyukur agar aku bisa menikmati hari hariku dan selalu melakukan yang terbaik di antara sesamaku dan tidak pernah mensia siakannya....tika aku alpa ya Allah..sedarkanlah aku, kuatkan aku ketika aku lemah agar hari hariku adalah yang terbaik dalam hidupku....perjalanan hidup ini memang tidak selalu indah ya Tuhan! Tetapi aku mohon apa juga yang aku lalui tetap merupakan berkat dariMu...sehingga aku terus menerus dapat melihat kebaikanMu.
Sering kali kalau ditanyakan; "Kenapa tidak punya waktu untuk diri dan keluarga?" jawabannya pasti " Saya bekerja demi masa depan dan untuk kebahagian kita...untuk kamu dan kamu dan kamu". Ada apa hari esok? Ada apa di masa depan? Kalau hari ini tidak terbentuk dengan baik...ada apa untuk masa depan...untuk esok yang belum tentu menjadi milik kita?
Saya juga pernah berfikir sedemikian, saya katakan kepada Tuhan, "Aku lakukan semua ini, yang terbaik buatMu demi masa depanku...kalau esok hari aku jatuh dan sukar untuk bangun lagi, aku mohon kepadaMu ya Allah, agar apa yang kuperbuat hari ini menjadi sandaran bagi simpatiMu agar aku bisa mendapat belas kasihanMu..dan di saat aku hampir tidak tertolong lagi, bukan saja aku bahkan keluargaku mendapat sinar belas kasihMu kerna apa yang telah aku lakukan hari ini...tolong aku ya Allah dengarkan aku...kasihanilah aku, semoga hari ini aku bisa berkerja buatMu demi esokku"
Ada waktunya, apa yang pernah saya minta dari Allah ini menjadi kenyataan..pada waktu waktunya saya lemah dan tidak berdaya...doa ini menjadi kekuatan saya..mendorong saya untuk bangun...mendorong saya untuk terus kuat...mendorong saya untuk maju...sampai pada hari ini. Namun, seketika saya sadar...apa yang telah saya lakukan ini adalah berjuang demi hari ini dan tidak salah kalau masih diizinkan Tuhan saya masih diberi kesempatan menikmati harinya hari ini, demi esok...dan cukup setakat itu sahaja.
Teringat akan FirmanNya tentang seorang kaya yang menyimpan gandumnya, ia berkerja dan berkerja menyimpan sebanyak mana mampu di simpannya untuk masa hadapan agar dia mampu bersenang menghadapi hari mendatang sehingga tidak memperdulikan kebajikan orang lain....namun apa yang tidak dia ketahui adalah esok tidak menjadi miliknya kerna dia tidak mengetahui langsung bahawa dia akan mati esoknya tanpa sempat membuat sebarang kebajikan.
Alangkah tragisnya riwayat hidup sedemikian, bahawa setelah bersusah payah seumur hidup dan ternyata tidak ada apa apa yang ada pada diri pada hujung usia kerana sibuk menguruskan masa depan dan hari ini yang sepatutnya diperjuangkan, diabaikan.
Hari ini kita memang harus berjuang dan bekerja demi masa hadapan yang lebih baik agar di hadapan sana kita akan lebih berbahagia...di masa tua kita akan lebih berarti jika berkesempatan....
Jangan abaikan hari ini untuk esok, tetapi perhatikan hari ini dan lakukan sebaik baiknya untuk hari ini kerana esok akan lebih berarti jika hari ini kita berjaya melakukannya...apapun juga samada untuk perkara kecil mahupun besar....lakukan yang terbaik hari ini untuk hari ini. Jangan memikirkan esok sebelum engkau ternyata melakukan yang terbaik untuk hari ini.
Hari ini kita akan sama sama berjuang...tetap melakukan yang terbaik tanpa alasan. Melakukan yang terbaik bukan untuk orang lain tetapi juga untuk diri sendiri kerana bagaimana mungkin kita mampu melakukan yang terbaik untuk orang lain tanpa bermula dengan diri. Biarpun untuk perkara paling kecil semua itu akan lebih berarti di masa depan kalau kita melakukan yang terbaik.....kita mungkin tidak menyadarinya sama seperti berkat Tuhan...terkadang kita tidak merasakan berkatNya tetapi pada hari depan kita akan mampu melihat dengan jelas dan mampu mengatakan " Betapa baiknya Engkau Tuhan dengan segenap yang telah Engkau lakukan." Amen!
Semalam adalah ceritanya...hari ini adalah milik kita dan masa depan adalah milik Dia...sekiranya Dia mau memberikan kita kesempatan untuk hari esok sama seperti hari ini maka ianya suatu karunia yang tidak terhingga kerana diberi kesempatan untuk bernafas lagi...Syukuri setiap detik demi detik yang Dia karuniakan kerana kita tidak akan bisa mengetahui entah berapa detik lagikah kita punya kesempatan ......untuk bernafas.
Doaku:-
Ya Allah yang MahaPemurah yang meberikan aku hidup! Aku mau mengangkat pujianku ke hadiratMu....kerana segala yang Kau berikan yang terbaik adanya, beri aku hati yang selalu bersyukur agar aku bisa menikmati hari hariku dan selalu melakukan yang terbaik di antara sesamaku dan tidak pernah mensia siakannya....tika aku alpa ya Allah..sedarkanlah aku, kuatkan aku ketika aku lemah agar hari hariku adalah yang terbaik dalam hidupku....perjalanan hidup ini memang tidak selalu indah ya Tuhan! Tetapi aku mohon apa juga yang aku lalui tetap merupakan berkat dariMu...sehingga aku terus menerus dapat melihat kebaikanMu.
Wednesday, 14 September 2011
KISAH SEORANG WANITA KECIL
Masih ku ingat lagi seorang gadis kecil, mamanya seorang penganut budha dan daddynya seorang pegan yang mengamalkan ilmu kedukunan. Sedari kecil anak ini tidak mengenal Tuhan namun yang seingat anak kecil ini, meskipun dilahirkan bukan sebagai keluarga Krestian namun setiap tahun hari natal pasti diraikan oleh kedua orang tuanya.
Keluarganya adalah keluarga yang sederhana saja, ayahnya seorang guru besar sementara ibunya pula bekas seorang guru yang terpaksa berkorban berhenti kerja semata mata untuk membesarkan anak anak. Bagi seorang guru kejayaan anak anak dalam pelajaran adalah aset kejayaan sebenar di dunia ini, justeru kerana itu anak gadis ini membesar bersama tekanan...menjadi anak yang berjaya...menjadi contoh terbaik bagi saudara saudaranya harus dan tanpa gagal.
Gadis ini seorang yang bijak dan terpilih sebagai dari antara yang terbaik di zamannya,meskipun dalam usia terlalu muda kerana sistem lompat kelas yang di amalkan pada masa itu....membuatnya berada di tahun 6 pada usia seawal 9 tahun. Gadis ini membesar bersama tekanan dan semuanya harus dia tempuhi sendirian di usia sedemikian muda.
Berada di negeri orang dalam usia 9 tahun, tinggal di asrama, jauh dari keluarga dalam jarak yang begitu jauh dan tanpa ada sesiapa sebagai tempat untuk mengadu. Dapatkah kita bayangkan dalam usia sekecil ini bagi anak anak masa kini, bagaimana mereka harus menempuhi semuanya itu????
Sebagai pelajar di negeri orang, dia adalah yang termuda dalam sejarahnya, hidup mandiri, menyuci kain, menjemur dan melipat serta meyusunnya, mandi dan terpaksa mengangkat serta menyediakan air yang di ambil dari tangki bumbung asrama, bangun sendiri, belajar mengikut jadual, bergaul dengan kawan kawan yang lebih dewasa. Di masa cuti sekolah semesta 1 & 2, terpaksa balik ke rumah keluarga angkat yang sering menghina keberadaannya dan pegangannya.
Meskipun ia bukan seorang Krestian tetapi dia mengakui kepada semua bahawa dia beragama krestian dan dia sanggup menanggung semua hinaan dan cercaan kerana mengakui sebagai krestian. Bangsanya di ejek sebagai monyet purba, masih bercawat dan sebagainya...apa taunya seorang gadis kecil untuk menghadapi semua itu, tinggal di asrama sewaktu cuti juga bukan suatu yang menyenangkan kerana terpaksa masak sendiri dan membeli keperluan memasak sendiri...
Gadis ini dewasa bersama tekanan dan sekecil usianya dia terpaksa menjadi dewasa...dia belajar menghadapi tekanan. Dia menjadi kuat kerana hinaan hinaan yang diterimanya kerana menjadi krestian...dalam usia semuda itu dia harus belajar tidak menangis...dia berjuang. Agama krestian yang dipinjamnya untuk dirinya kerana malu mengakui dia anak pegan, namun ternyata menjadi krestian lebih membuat dia banyak menderita.
Apakah gadis ini berputus asa?????Tidak!! Semangatnya menjadi seorang krestian bertumbuh dan dia mengenal Kristus dari hinaan orang, dalam usia 10 tahun dia mengambil keputusan untuk memasuki sekolah minggu dalam bahasa inggeris kerana ternyata gereja di tempat itu menggunakan pertuturan dalam bahasa inggeris....sebenarnya dari antara yang terpilih ke sekolah di tempat dia belajar, ramai dari antara mereka sememangnya lahir sebagai krestian, namun disetiap minggu sebuah bas yang besar datang khusus untuk membawa pelajar krestian ke gereja hanya dinaiki oleh gadis kecil ini...di gereja itu teman temannya terdiri dari orang orang nasrani, india dan cina dan itu tidak pernah mematahkan semangatnya menjadi seorang krestian.
Mengenal kristus mengajar gadis ini banyak berdoa dan percaya bahawa Allah itu satu satunya pengharapan semasa di perantauannya tanpa ada orang tua di sisinya. Sungguh perantauannya bukanlah suatu nostalgia indah namun perantauannya ternyata panggilan Tuhan untuk datang kepadaNya..mengenal Dia lewat jalan jalan salibNya. Kerana terlalu muda kepercayaannya terhadap orang pernah dipermainkan...kejujurannya ternyata menjadi permainan, namun gadis ini belajar dan tahu dengan cepat, ternyata pesan ibunya senantiasa menemani perantauannya.
Kini dia seorang ibu...biarpun tidak menjadi orang yang luar biasa atau orang yang berjaya...tetapi dia adalah seorang yang luarbiasa di dalam Allah...Allah memakainya menjadi alat untuk menyelamatkan banyak jiwa di perantauan....
menyelamatkan jiwa anak muda yang penuh persoalan, menyelamatkan krisis rumahtangga ... memberi tunjuk ajar kepada yang memerlukan dan siap setiap saat sebagai saluran alatNya bagi jiwa jiwa....
Dia memangnya manusia biasa, namun punya jiwa yang luarbiasa....dan kini beliau berkarya mambantu banyak jiwa...Allah memakainya sebagai saluran Cinta kasih menyelamatkan banyak jiwa anak muda dan rumahtangga...orang orang yang masih buta tentang Allah...bukan saja secara bersemuka tetapi kini juga secara maya.
Dari seorang gadis kecil yang nol....ia jatuh dan bangun.... bersama Allah. Semoga Tuhan memberkatinya walau di manapun dia berada dan semoga kian banyak jiwa yang dapat dijangkaunya lewat cinta kasih Allah, kerana Allah yang terlebih dahulu membenarkan dia di uji dan kini....dia membantu dari pengalaman lalunya dan tiada apapun yang diberikannya tanpa mengalaminya terlebih dulu...kalau mungkin tanpa mengalaminya tapi mempelajarinya dari orang orang yang pernah dia temui.
Kini seluruh keluarganya juga mengenal Allah lewat doa gadis kecil yang menderita itu dahulu....terpujilah Allah! Hossana bagi Dia! Haleluya!
Semoga cerita ini membantu kita semua, bagi yang diperantauan atau yang berada di kolej mahupun pengajian tinggi, yang terpaksa tinggal dengan keluarga angkat, yang berkelana, kepada para belia mahupun remaja, kepada semua yang teranaiya, kepada mereka yang pernah tersesat, terlajak dari kehidupan dan yang selalu mau mendekat pada Allah namun selalu teruji....jadikan panduan dan sempadan hidup. Semoga Tuhan memberkati kita semua
Keluarganya adalah keluarga yang sederhana saja, ayahnya seorang guru besar sementara ibunya pula bekas seorang guru yang terpaksa berkorban berhenti kerja semata mata untuk membesarkan anak anak. Bagi seorang guru kejayaan anak anak dalam pelajaran adalah aset kejayaan sebenar di dunia ini, justeru kerana itu anak gadis ini membesar bersama tekanan...menjadi anak yang berjaya...menjadi contoh terbaik bagi saudara saudaranya harus dan tanpa gagal.
Gadis ini seorang yang bijak dan terpilih sebagai dari antara yang terbaik di zamannya,meskipun dalam usia terlalu muda kerana sistem lompat kelas yang di amalkan pada masa itu....membuatnya berada di tahun 6 pada usia seawal 9 tahun. Gadis ini membesar bersama tekanan dan semuanya harus dia tempuhi sendirian di usia sedemikian muda.
Berada di negeri orang dalam usia 9 tahun, tinggal di asrama, jauh dari keluarga dalam jarak yang begitu jauh dan tanpa ada sesiapa sebagai tempat untuk mengadu. Dapatkah kita bayangkan dalam usia sekecil ini bagi anak anak masa kini, bagaimana mereka harus menempuhi semuanya itu????
Sebagai pelajar di negeri orang, dia adalah yang termuda dalam sejarahnya, hidup mandiri, menyuci kain, menjemur dan melipat serta meyusunnya, mandi dan terpaksa mengangkat serta menyediakan air yang di ambil dari tangki bumbung asrama, bangun sendiri, belajar mengikut jadual, bergaul dengan kawan kawan yang lebih dewasa. Di masa cuti sekolah semesta 1 & 2, terpaksa balik ke rumah keluarga angkat yang sering menghina keberadaannya dan pegangannya.
Meskipun ia bukan seorang Krestian tetapi dia mengakui kepada semua bahawa dia beragama krestian dan dia sanggup menanggung semua hinaan dan cercaan kerana mengakui sebagai krestian. Bangsanya di ejek sebagai monyet purba, masih bercawat dan sebagainya...apa taunya seorang gadis kecil untuk menghadapi semua itu, tinggal di asrama sewaktu cuti juga bukan suatu yang menyenangkan kerana terpaksa masak sendiri dan membeli keperluan memasak sendiri...
Gadis ini dewasa bersama tekanan dan sekecil usianya dia terpaksa menjadi dewasa...dia belajar menghadapi tekanan. Dia menjadi kuat kerana hinaan hinaan yang diterimanya kerana menjadi krestian...dalam usia semuda itu dia harus belajar tidak menangis...dia berjuang. Agama krestian yang dipinjamnya untuk dirinya kerana malu mengakui dia anak pegan, namun ternyata menjadi krestian lebih membuat dia banyak menderita.
Apakah gadis ini berputus asa?????Tidak!! Semangatnya menjadi seorang krestian bertumbuh dan dia mengenal Kristus dari hinaan orang, dalam usia 10 tahun dia mengambil keputusan untuk memasuki sekolah minggu dalam bahasa inggeris kerana ternyata gereja di tempat itu menggunakan pertuturan dalam bahasa inggeris....sebenarnya dari antara yang terpilih ke sekolah di tempat dia belajar, ramai dari antara mereka sememangnya lahir sebagai krestian, namun disetiap minggu sebuah bas yang besar datang khusus untuk membawa pelajar krestian ke gereja hanya dinaiki oleh gadis kecil ini...di gereja itu teman temannya terdiri dari orang orang nasrani, india dan cina dan itu tidak pernah mematahkan semangatnya menjadi seorang krestian.
Mengenal kristus mengajar gadis ini banyak berdoa dan percaya bahawa Allah itu satu satunya pengharapan semasa di perantauannya tanpa ada orang tua di sisinya. Sungguh perantauannya bukanlah suatu nostalgia indah namun perantauannya ternyata panggilan Tuhan untuk datang kepadaNya..mengenal Dia lewat jalan jalan salibNya. Kerana terlalu muda kepercayaannya terhadap orang pernah dipermainkan...kejujurannya ternyata menjadi permainan, namun gadis ini belajar dan tahu dengan cepat, ternyata pesan ibunya senantiasa menemani perantauannya.
Kini dia seorang ibu...biarpun tidak menjadi orang yang luar biasa atau orang yang berjaya...tetapi dia adalah seorang yang luarbiasa di dalam Allah...Allah memakainya menjadi alat untuk menyelamatkan banyak jiwa di perantauan....
menyelamatkan jiwa anak muda yang penuh persoalan, menyelamatkan krisis rumahtangga ... memberi tunjuk ajar kepada yang memerlukan dan siap setiap saat sebagai saluran alatNya bagi jiwa jiwa....
Dia memangnya manusia biasa, namun punya jiwa yang luarbiasa....dan kini beliau berkarya mambantu banyak jiwa...Allah memakainya sebagai saluran Cinta kasih menyelamatkan banyak jiwa anak muda dan rumahtangga...orang orang yang masih buta tentang Allah...bukan saja secara bersemuka tetapi kini juga secara maya.
Dari seorang gadis kecil yang nol....ia jatuh dan bangun.... bersama Allah. Semoga Tuhan memberkatinya walau di manapun dia berada dan semoga kian banyak jiwa yang dapat dijangkaunya lewat cinta kasih Allah, kerana Allah yang terlebih dahulu membenarkan dia di uji dan kini....dia membantu dari pengalaman lalunya dan tiada apapun yang diberikannya tanpa mengalaminya terlebih dulu...kalau mungkin tanpa mengalaminya tapi mempelajarinya dari orang orang yang pernah dia temui.
Kini seluruh keluarganya juga mengenal Allah lewat doa gadis kecil yang menderita itu dahulu....terpujilah Allah! Hossana bagi Dia! Haleluya!
Semoga cerita ini membantu kita semua, bagi yang diperantauan atau yang berada di kolej mahupun pengajian tinggi, yang terpaksa tinggal dengan keluarga angkat, yang berkelana, kepada para belia mahupun remaja, kepada semua yang teranaiya, kepada mereka yang pernah tersesat, terlajak dari kehidupan dan yang selalu mau mendekat pada Allah namun selalu teruji....jadikan panduan dan sempadan hidup. Semoga Tuhan memberkati kita semua
AKU MAU BERSYUKUR
Aku mau bersyukur ya Allah...
Buat nikmat hari yang Kau beri ini
Buat anugerah yang Kau beri ini
Segala kebaikan yang Kau limpahkan ini
Buat rezki yang kami terima ini...
Yang datang dariMu Ya Tuhan
Aku mau bersyukur ya Allah..
Kau memb'rikan semua yang terbaik bagiku
Takku pandang walau sesaat malangku
Kerna kebaikanMu melimpahi tercurah atas kami
Apalagi mau ku runggutkan
Apalagi perlu aku mengeluh
Engkau memenuhi segalanya...
Kuserahkan kepadaMu ya Tuhan
Tiap masa yang ada padaku
Tiap pekerjaanku...
Semua keluargaku, sahabat sahabatku,saudara saudaraku
Kerna aku percaya sungguh
Engkau Allah yang tak pernah mengecewakan
Engkau penjagaku yang tak pernah teridur...
Kuserahkan kepadaMu ya Allah
Semua perkara malang dalam hidupku
Semua yang tidak beres dalam hidupku
Dalam keluargaku...dalam masyarakatku
Kerna hanya Engkaulah Allah
Tempat perlindungan kami...
Tempat kami mengucap syukur
Aku mau bersyukur...
Buat nikmat hari yang Kau beri ini
Buat anugerah yang Kau beri ini
Segala kebaikan yang Kau limpahkan ini
Buat rezki yang kami terima ini...
Yang datang dariMu Ya Tuhan
Aku mau bersyukur ya Allah..
Kau memb'rikan semua yang terbaik bagiku
Takku pandang walau sesaat malangku
Kerna kebaikanMu melimpahi tercurah atas kami
Apalagi mau ku runggutkan
Apalagi perlu aku mengeluh
Engkau memenuhi segalanya...
Kuserahkan kepadaMu ya Tuhan
Tiap masa yang ada padaku
Tiap pekerjaanku...
Semua keluargaku, sahabat sahabatku,saudara saudaraku
Kerna aku percaya sungguh
Engkau Allah yang tak pernah mengecewakan
Engkau penjagaku yang tak pernah teridur...
Kuserahkan kepadaMu ya Allah
Semua perkara malang dalam hidupku
Semua yang tidak beres dalam hidupku
Dalam keluargaku...dalam masyarakatku
Kerna hanya Engkaulah Allah
Tempat perlindungan kami...
Tempat kami mengucap syukur
Aku mau bersyukur...
GADIS MANIS BERBAJU BIRU TUHAN BERKATIMU
( DI TUJUKAN KHAS BUAT ANAK GADIS BERNAMA PAMELA DAN SEMUA ANAK YANG TAAT KEPADA ORANGTUANYA )
Gadis manis berbaju biru...
Hadirmu anugerah dariNya
Mencatat kemanisanmu keujung usia juga tak mungkin
Kerna engkau satu dari sejuta
Senyum manis tak lekang di wajah
Mencuit mencuri hati siapa saja melihat
tapi ....hai gadis manis berbaju biru
jangan leka dengan hidupmu
Gadis manis berbaju biru...
Kau ditatang bagai minyak yang penuh
Hatimu suci indah sekali
Bagai bibir yang selalu mengukir senyum
Betapa manisnya engkau
Tapi...hai gadis manis berbaju biru
Jaga pribadimu jangan sampai dicemari
Gadis manis berbaju biru....
Bila melangkah berhati hati
Manismu bagaikan madu
Dikejar kian kemari sang lebah
Bila bertutur biar bersopan
Pertahankan pribadimu jangan mudah terpengaruh
Dunia di luar bukan semuanya indah
Pelajarilah itu....
Jangan sampai kau kecundang
Gadis manis berbaju biru...
Jangan lupa pesan ibu ayahmu
Jaga diri....jangan sampai terlalai
Dunia ini banyak helahnya...
Ku serahkan engkau kepada Dia....
Agar menjagaimu selalu...
Pandang Dia...cari Dia....Berdoalah kepada Dia
Dalam apapun persoalan hidupmu
Gadis manis berbaju biru....
Ingat selalu jangan kau lupa
Sayangnya ibumu...sayangnya ayahmu...sayangnya saudaramu
Jangan kau persia....jangan kau nodai
Jujur selalu gadisku
Kami ada di setiap saat kau perlukan
Disetiap waktu....engkau tidak akan sendirian
Jika engkau menangis....jika engkau tertawa
Perdengarkan kami tangis dan tawamu
Agar kami juga bisa sama menangis dan tetawa bersamamu
Gadis manis berbaju biru
Engkau dewasa kini...
Sayangi dirimu...kerna engkau berharga di mata Allah
Engkau permata dalam keluarga
Engkau gadisku yang manis dan gagah
Pesanan jangan kau lupa..
Sematkan selalu buat pedoman
Agar jadi insan berguna
Gadis manis berbaju biru...
Ingat ingat selalu...
Aku cuma bisa berpesan..
Buat bekalanmu dewasa ini...
Aku cuma bisa berdoa..
Agar kau selalu dilindungi....diberkati
Gadis manis berbaju biru.....Tuhan berkatimu
Gadis manis berbaju biru...
Hadirmu anugerah dariNya
Mencatat kemanisanmu keujung usia juga tak mungkin
Kerna engkau satu dari sejuta
Senyum manis tak lekang di wajah
Mencuit mencuri hati siapa saja melihat
tapi ....hai gadis manis berbaju biru
jangan leka dengan hidupmu
Gadis manis berbaju biru...
Kau ditatang bagai minyak yang penuh
Hatimu suci indah sekali
Bagai bibir yang selalu mengukir senyum
Betapa manisnya engkau
Tapi...hai gadis manis berbaju biru
Jaga pribadimu jangan sampai dicemari
Gadis manis berbaju biru....
Bila melangkah berhati hati
Manismu bagaikan madu
Dikejar kian kemari sang lebah
Bila bertutur biar bersopan
Pertahankan pribadimu jangan mudah terpengaruh
Dunia di luar bukan semuanya indah
Pelajarilah itu....
Jangan sampai kau kecundang
Gadis manis berbaju biru...
Jangan lupa pesan ibu ayahmu
Jaga diri....jangan sampai terlalai
Dunia ini banyak helahnya...
Ku serahkan engkau kepada Dia....
Agar menjagaimu selalu...
Pandang Dia...cari Dia....Berdoalah kepada Dia
Dalam apapun persoalan hidupmu
Gadis manis berbaju biru....
Ingat selalu jangan kau lupa
Sayangnya ibumu...sayangnya ayahmu...sayangnya saudaramu
Jangan kau persia....jangan kau nodai
Jujur selalu gadisku
Kami ada di setiap saat kau perlukan
Disetiap waktu....engkau tidak akan sendirian
Jika engkau menangis....jika engkau tertawa
Perdengarkan kami tangis dan tawamu
Agar kami juga bisa sama menangis dan tetawa bersamamu
Gadis manis berbaju biru
Engkau dewasa kini...
Sayangi dirimu...kerna engkau berharga di mata Allah
Engkau permata dalam keluarga
Engkau gadisku yang manis dan gagah
Pesanan jangan kau lupa..
Sematkan selalu buat pedoman
Agar jadi insan berguna
Gadis manis berbaju biru...
Ingat ingat selalu...
Aku cuma bisa berpesan..
Buat bekalanmu dewasa ini...
Aku cuma bisa berdoa..
Agar kau selalu dilindungi....diberkati
Gadis manis berbaju biru.....Tuhan berkatimu
Monday, 12 September 2011
APAKAH IMAN BELIA KRESTIAN MASA KINI TERBINA DI ATAS PASIR
Apabila ada saja perbahasan di mana juga, pasti hal yang tidak pernah luput dibicarakan adalah hal yang berkaitan dengan belia...belia di sana sini. Rungutan bukan saja di dalam rumah, di kedai kedai, di jalanan, di sekolah, di mana mana juga yang boleh dikatakan sebagai tempat termasuklah di persidangan parlimen menteri menteri juga diperbincangkan dengan serius dan ternyata juga permasalahan ini tidak luput dari kalangan orang orang Krestian....ada saja isu tentang belia dan selalunya semuanya berunsur negatif.
Belia merupakan tunggak harapan negara, belia adalah generasi pelapis pada masa hadapan, namun apakah yang akan terjadi kepada sesebuah negara kalau belia yang dimiliki oleh mereka adalah mereka mereka yang rosak akhlak dan moralnya????
Di dalam kehidupan krestian masa kini, tanda tanda keruntuhan itu juga terlihat menular masuk ke dalam keluarga krestian masa kini.Ramai anak muda belia yang terlibat dengan aktiviti aktiviti yang tidak sihat, budaya kuning, rempit, ponteng sekolah, mencuri, samun, vandelis, mabuk mabukan, rokok, dadah dan sebagainya.... sebutlah apa saja bentuk keruntuhan akhlak manusia semuanya melibatkan begitu ramai belia..
Apakah belia yang memilih hidup menggereja terlepas dari gejala gejala yang tidak baik ini. Sama sekali tidak!!! Belia dikatakan suka memberontak, suka ambil keputusan sendiri, alkohol dan rokok juga sebahagian dari masalah mereka, semua masalah yang ada pada belia di luar gereja juga ada di dalam gereja. Apakah sebenarnya semua ini????
Banyak masalah tentang belia krestian juga terjadi di pengajian pengajian tinggi, mereka tergolong atau lahir dari keluarga yang memang taat menggereja, apa saja dan di mana saja gereja yang kita pergi pasti tidak akan lari dari permasalahan ini. Apakah sebenarnya yang sudah terjadi kepada belia????
Bukankah belia belia krestian juga sudah terdidik baik tentang iman, tentang apa juga hal yang melibatkan kerohanian tapi kenapa cuma sebilangan kecil saja belia yang bergerak aktif di dalam gereja, kenapakah dalam upacara upacara doa apa saja jarang sekali terlihat kelibat para belia.
Iman belia krestian pula ternyata amat rapuh,mudah saja digoyah, dirubah, dipesongkan, dicobai sedikit sahaja sudah melatah dan jatuh, mudah menyerah kalah dan tidak ada pertahanan diri yang kuat. Apakah yang sudah terjadi dengan didikan sedari kecil atau apakah benar bahawa IMAN BELIA KRESTIAN MASA KINI TERBINA DI ATAS PASIR.
Puas sudah menyangkal kenyataan kenyataan ini, namun masih lagi diperkatakan, sedemikian ramai belia krestian yang melayani dengan sungguh sungguh, belia masih lagi dipandang rendah...Di manakah letaknya kesilapan ini? Adakah semata mata di bahu belia sahaja? Ataukah mungkin salah didikan?
Apakah kita para belia masa kini bersetuju bahawa iman kita rapuh, iman kita terbina di atas pasir..... kita tanyakan pada diri, jangan cuma sekadar menepuk dada dan bertanya pada selera kerana semua itu cuma nafsu dan fikiran semata...
Apakah kita ini tergolong dari belia yang memiliki iman yang rapuh ini ataukah kita adalah sebahagian dari kegemilangan masa hadapan....kita renung renungkan, kerana jawabnya hanya ada pada kita....
Cuma sekadar pesanan, siapa kita dan apa yang kita lakukan pada masa ini adalah
penentu siapa kita di masa hadapan, namun apapun tanggapan orang terhadap kita, akan tetap masih ada masa untuk mengubah diri menjadi yang lebih mulia, selagi hayat di badan.... pandanglah ke jalanmu apakah memang engkau telah memilih jalan yang terbaik bagimu....apakah imanmu sedang kau bina di atas dasar yang kukuh atau pada pasir yang rapuh, sekali ombak datang sekali hidupmu berubah?
Bicaraku cuma sekadar berkongsi....dan apakah perkongsianmu pula dalam hidupmu sebagai belia??? Kongsikanlah jika anda sudi
Belia merupakan tunggak harapan negara, belia adalah generasi pelapis pada masa hadapan, namun apakah yang akan terjadi kepada sesebuah negara kalau belia yang dimiliki oleh mereka adalah mereka mereka yang rosak akhlak dan moralnya????
Di dalam kehidupan krestian masa kini, tanda tanda keruntuhan itu juga terlihat menular masuk ke dalam keluarga krestian masa kini.Ramai anak muda belia yang terlibat dengan aktiviti aktiviti yang tidak sihat, budaya kuning, rempit, ponteng sekolah, mencuri, samun, vandelis, mabuk mabukan, rokok, dadah dan sebagainya.... sebutlah apa saja bentuk keruntuhan akhlak manusia semuanya melibatkan begitu ramai belia..
Apakah belia yang memilih hidup menggereja terlepas dari gejala gejala yang tidak baik ini. Sama sekali tidak!!! Belia dikatakan suka memberontak, suka ambil keputusan sendiri, alkohol dan rokok juga sebahagian dari masalah mereka, semua masalah yang ada pada belia di luar gereja juga ada di dalam gereja. Apakah sebenarnya semua ini????
Banyak masalah tentang belia krestian juga terjadi di pengajian pengajian tinggi, mereka tergolong atau lahir dari keluarga yang memang taat menggereja, apa saja dan di mana saja gereja yang kita pergi pasti tidak akan lari dari permasalahan ini. Apakah sebenarnya yang sudah terjadi kepada belia????
Bukankah belia belia krestian juga sudah terdidik baik tentang iman, tentang apa juga hal yang melibatkan kerohanian tapi kenapa cuma sebilangan kecil saja belia yang bergerak aktif di dalam gereja, kenapakah dalam upacara upacara doa apa saja jarang sekali terlihat kelibat para belia.
Iman belia krestian pula ternyata amat rapuh,mudah saja digoyah, dirubah, dipesongkan, dicobai sedikit sahaja sudah melatah dan jatuh, mudah menyerah kalah dan tidak ada pertahanan diri yang kuat. Apakah yang sudah terjadi dengan didikan sedari kecil atau apakah benar bahawa IMAN BELIA KRESTIAN MASA KINI TERBINA DI ATAS PASIR.
Puas sudah menyangkal kenyataan kenyataan ini, namun masih lagi diperkatakan, sedemikian ramai belia krestian yang melayani dengan sungguh sungguh, belia masih lagi dipandang rendah...Di manakah letaknya kesilapan ini? Adakah semata mata di bahu belia sahaja? Ataukah mungkin salah didikan?
Apakah kita para belia masa kini bersetuju bahawa iman kita rapuh, iman kita terbina di atas pasir..... kita tanyakan pada diri, jangan cuma sekadar menepuk dada dan bertanya pada selera kerana semua itu cuma nafsu dan fikiran semata...
Apakah kita ini tergolong dari belia yang memiliki iman yang rapuh ini ataukah kita adalah sebahagian dari kegemilangan masa hadapan....kita renung renungkan, kerana jawabnya hanya ada pada kita....
Cuma sekadar pesanan, siapa kita dan apa yang kita lakukan pada masa ini adalah
penentu siapa kita di masa hadapan, namun apapun tanggapan orang terhadap kita, akan tetap masih ada masa untuk mengubah diri menjadi yang lebih mulia, selagi hayat di badan.... pandanglah ke jalanmu apakah memang engkau telah memilih jalan yang terbaik bagimu....apakah imanmu sedang kau bina di atas dasar yang kukuh atau pada pasir yang rapuh, sekali ombak datang sekali hidupmu berubah?
Bicaraku cuma sekadar berkongsi....dan apakah perkongsianmu pula dalam hidupmu sebagai belia??? Kongsikanlah jika anda sudi
Sunday, 11 September 2011
Doaku
Ya Allah! Aku bersyukur kepadaMu kerana masa dan hidup yang Kau berikan, semenatara aku masih terus berjuang berjalan dalam jalanMu, Engkau menemukan aku terhadap banyak perkara yang tidak beres terjadi dalam kehidupan manusia masa kini...ajari aku Tuhan untuk terus mensyukuri apa juga rahmat yang Kau berikan agar aku selalu dapat melihat kemuliaanMu di tengah tengah kehidupan ini, agar aku dapat merasakan nikmat syurgaMu meskipun masih berada di dunia ini...
Ya Allah! Bantulah mereka yang memerlukan belas kasihanMu, dan ajarilah kami semua berdoa dengan kasih, tinggal di dalam kasih agar kami mampu mewartakan kasih dalam diri kami di tengah tengah manusia yang buta melihat nilai kemanusiaan dan cinta. Selamat malam Bapa, selamat malam Yesus....selamat malam Roh Kudus...semoga istirehat kami malam ini disemai dengan cinta kasih Allah. Amen
Ya Allah! Bantulah mereka yang memerlukan belas kasihanMu, dan ajarilah kami semua berdoa dengan kasih, tinggal di dalam kasih agar kami mampu mewartakan kasih dalam diri kami di tengah tengah manusia yang buta melihat nilai kemanusiaan dan cinta. Selamat malam Bapa, selamat malam Yesus....selamat malam Roh Kudus...semoga istirehat kami malam ini disemai dengan cinta kasih Allah. Amen
UANG BUKAN SEGALANYA, KASIH BUKAN DIJUAL BELI
Bukanlah suatu keganjilan bila bertemu manusia yang menyangka bahawa uang adalah segala galanya bagi kehidupan mereka, segala sesuatu boleh dibeli dengan uang sehingga cinta juga demikian....barangkali ia dan memang ada cinta yang demikian namun ia bukan lagi dipanggil cinta yang sejati kerana semuanya terjadi kerana uang.
Benarkah uang adalah segala galanya????
Aku menemukan seorang wanita yang agak lanjut usianya namun belum dikaruniakan cahaya mata walaupun telah lama berkahwin. Ia boleh dikatakan bukanlah seorang yang buta iman, ia memang selalu berdoa....namun sememangnya semua itu tidak cukup untuk menyatakan bahawa ia mengenal Allah sebaik baiknya. Meskipun hampir menjangkau angka 50 dia tetap berusaha mau mendapatkan anak, namun memang takdirnya kerana pintu rahimnya telah tertutup. Tetapi bukan disitu letak keganjilan permasalahannya.
Ketika ia dan suaminya bercadang untuk mendapatkan anak angkat pelbagai cara dan jalan mereka coba...namun tetap sukar untuk mendapatkannya sedangkan pasangan lain begitu mudah mendapatkannya.
Ketika wanita ini datang menemui saya dan meminta pertolongan untuk mencari seorang anak untuk mereka, saya dengan hati terbuka mau membantu pasangan ini tapi sedang hati ini simpati dengan keadaan dan keperluan mereka, wanita ini tiba tiba saja mengatakan ....." Saya heran kenapa orang tidak mau menyerahkan anak mereka kepada kami, sedangkan kami ini memang berkemampuan untuk memelihara anak, kami tidak punya permasalahan dengan wang, sekiranya mereka mau menyerahkan anak mereka kepada kami, anak itu pasti bahagia kerena kami mampu memberi kasih sayang kepada anak ini kerana kami punya wang". Lalu ia menambah lagi dan agak menyakitkan hati, " kalau mau dibandingkan dengan orang lain, kami jauh lebih mampu membahagiakan anak kerana kami banyak wang, kalau mereka mau menyerahkan anak mereka, berapa saja yang mereka minta kami pasti beri...10 ribu pun senang sahaja".
Sessi bersama wanita ini agak menyinggung perasaan saya, betapa masih ada manusia yang buta tentang harga kemanusiaan, mereka menyangka bahawa wang yang banyak mampu menyenangkan dan membahagiakan seorang anak, mereka menyangka bahwa orang orang miskin tidak akan mampu memelihara dan membahagiakan anak anak, sedangkan wanita ini sendiri bukan dilahirkan dalam keluarga yang berada.
Penyataan wanita itu tadi memberikan saya jawaban kenapa Tuhan tidak menjawab doa wanita ini, bukanlah kerana mereka ini tidak mampu kerana mereka ini orang yang kaya tetapi wanita ini sebenarnya terlalu miskin kerana menyangka dia boleh mebeli manusia dan membeli kasih sayang dengan wang, dia boleh membesarkan seorang anak menjadi manusia yang lebih berguna dan berjaya hanya kerana dia punya wang. Wanita ini bukan saja miskin kesedaran tetapi juga buta melihat dan merasa nilai kasih sayang, kerana ternyata cintanya juga dibeli dengan wang.
Meskipun demikian keadaannya, saya tetap berdoa agar pasangan ini dapat menemukan seorang anak. Saudara terkasih....bila zaman ternyata semakin celik, manusia pula menjadi semakin buta dan ianya bukan sesuatu yang pelik kerana bila kita memandang ke sekeliling kita akan ternyata semakin ramai orang yang demikian terhadap nilai kehidupan ini bahawa tidak ada yang tidak boleh dibeli dengan Wang.
Bagi manusia yang celik ia pasti dapat memandang bahawa wang bukanlah segala galanya, betapa ramai anak anak yang dilahirkan dalam kelimpahan tetapi masih tidak menjadi manusia berguna, mereka miskin dengan kasih kerana kasihlah suatu yang ternyata tidak dapat dibeli oleh mereka dari orang tua mereka sendiri. Siapakah pula manusia yang dapat membeli nyawa ketika diperlukan...kerana nyawa itu milik Allah yang tak ternilai meskipun kelihatannya percuma dari Allah, siapakah mampu membeli masa yang tetap akan berjalan tanpa henti, dapatkah kita menghentikan masa malang dari merintangi kehidupan kita dan dapatkah kita tempah masa yang berharga dan bahagia untuk diri kita.....ada banyak perkara yang tak mungkin terbeli dengan wang....
Celiklah mata, celiklah hati, celiklah rasa...kita telah dibeli dengan nilai yang lebih tinggi dan takkan mungkin dapat ditukar ganti. Dengan harga yang mahal kita telah ditebus bukan oleh kekayaan dunia tetapi dengan Darah Yesus. Kasih dapat mencipta kekayaan tetapi kekayaan tidak akan mungkin membeli kasih sayang, nilai kemanusiaan itu telah ditebus dan dimerdekakan dan tidak akan mungkin boleh di jajah dengan kekayaan manusia semata mata. Merdekakan minda agar kita tidak pernah buta menilai kasih....jangan biarkan kasihmu dijual beli sehingga ia tidak memiliki nilai lagi bagimu. Tinggallah dalam kasih Allah.
Benarkah uang adalah segala galanya????
Aku menemukan seorang wanita yang agak lanjut usianya namun belum dikaruniakan cahaya mata walaupun telah lama berkahwin. Ia boleh dikatakan bukanlah seorang yang buta iman, ia memang selalu berdoa....namun sememangnya semua itu tidak cukup untuk menyatakan bahawa ia mengenal Allah sebaik baiknya. Meskipun hampir menjangkau angka 50 dia tetap berusaha mau mendapatkan anak, namun memang takdirnya kerana pintu rahimnya telah tertutup. Tetapi bukan disitu letak keganjilan permasalahannya.
Ketika ia dan suaminya bercadang untuk mendapatkan anak angkat pelbagai cara dan jalan mereka coba...namun tetap sukar untuk mendapatkannya sedangkan pasangan lain begitu mudah mendapatkannya.
Ketika wanita ini datang menemui saya dan meminta pertolongan untuk mencari seorang anak untuk mereka, saya dengan hati terbuka mau membantu pasangan ini tapi sedang hati ini simpati dengan keadaan dan keperluan mereka, wanita ini tiba tiba saja mengatakan ....." Saya heran kenapa orang tidak mau menyerahkan anak mereka kepada kami, sedangkan kami ini memang berkemampuan untuk memelihara anak, kami tidak punya permasalahan dengan wang, sekiranya mereka mau menyerahkan anak mereka kepada kami, anak itu pasti bahagia kerena kami mampu memberi kasih sayang kepada anak ini kerana kami punya wang". Lalu ia menambah lagi dan agak menyakitkan hati, " kalau mau dibandingkan dengan orang lain, kami jauh lebih mampu membahagiakan anak kerana kami banyak wang, kalau mereka mau menyerahkan anak mereka, berapa saja yang mereka minta kami pasti beri...10 ribu pun senang sahaja".
Sessi bersama wanita ini agak menyinggung perasaan saya, betapa masih ada manusia yang buta tentang harga kemanusiaan, mereka menyangka bahawa wang yang banyak mampu menyenangkan dan membahagiakan seorang anak, mereka menyangka bahwa orang orang miskin tidak akan mampu memelihara dan membahagiakan anak anak, sedangkan wanita ini sendiri bukan dilahirkan dalam keluarga yang berada.
Penyataan wanita itu tadi memberikan saya jawaban kenapa Tuhan tidak menjawab doa wanita ini, bukanlah kerana mereka ini tidak mampu kerana mereka ini orang yang kaya tetapi wanita ini sebenarnya terlalu miskin kerana menyangka dia boleh mebeli manusia dan membeli kasih sayang dengan wang, dia boleh membesarkan seorang anak menjadi manusia yang lebih berguna dan berjaya hanya kerana dia punya wang. Wanita ini bukan saja miskin kesedaran tetapi juga buta melihat dan merasa nilai kasih sayang, kerana ternyata cintanya juga dibeli dengan wang.
Meskipun demikian keadaannya, saya tetap berdoa agar pasangan ini dapat menemukan seorang anak. Saudara terkasih....bila zaman ternyata semakin celik, manusia pula menjadi semakin buta dan ianya bukan sesuatu yang pelik kerana bila kita memandang ke sekeliling kita akan ternyata semakin ramai orang yang demikian terhadap nilai kehidupan ini bahawa tidak ada yang tidak boleh dibeli dengan Wang.
Bagi manusia yang celik ia pasti dapat memandang bahawa wang bukanlah segala galanya, betapa ramai anak anak yang dilahirkan dalam kelimpahan tetapi masih tidak menjadi manusia berguna, mereka miskin dengan kasih kerana kasihlah suatu yang ternyata tidak dapat dibeli oleh mereka dari orang tua mereka sendiri. Siapakah pula manusia yang dapat membeli nyawa ketika diperlukan...kerana nyawa itu milik Allah yang tak ternilai meskipun kelihatannya percuma dari Allah, siapakah mampu membeli masa yang tetap akan berjalan tanpa henti, dapatkah kita menghentikan masa malang dari merintangi kehidupan kita dan dapatkah kita tempah masa yang berharga dan bahagia untuk diri kita.....ada banyak perkara yang tak mungkin terbeli dengan wang....
Celiklah mata, celiklah hati, celiklah rasa...kita telah dibeli dengan nilai yang lebih tinggi dan takkan mungkin dapat ditukar ganti. Dengan harga yang mahal kita telah ditebus bukan oleh kekayaan dunia tetapi dengan Darah Yesus. Kasih dapat mencipta kekayaan tetapi kekayaan tidak akan mungkin membeli kasih sayang, nilai kemanusiaan itu telah ditebus dan dimerdekakan dan tidak akan mungkin boleh di jajah dengan kekayaan manusia semata mata. Merdekakan minda agar kita tidak pernah buta menilai kasih....jangan biarkan kasihmu dijual beli sehingga ia tidak memiliki nilai lagi bagimu. Tinggallah dalam kasih Allah.
Saturday, 10 September 2011
Doaku
Ya Allahku!! Aku bersyukur buat segala yang Kau berikan kepadaku untuk sepanjang hidup yang telah aku lalui...segala cerita manis mahupun pahit adalah jalan hidup yang indah kerana Engkau bersertaku. Aku mau berdoa buat semua teman temanku, bagi semua orang yang memerlukan belas kasihanMu saat ini, agar mereka menemukan kasihMu, kekuatanMu yang selalu berkarya dalam kehidupan ini tanpa jemu.
Bagi yang berbeban berat ya Allah, Kau utus kiranya penolongMu iaitu kuasa Roh KudusMu yang selalu membantu tiap anak anakMu yang tersepit di celah celah permasalahan hidup...yang kelemasan di dalam menemukan tujuan hidup mereka...Hantarkanlah ya Allah kuasa Roh KudusMu! Mencelah dalam tembok tembok batu kehidupan manusia yang terbina oleh keegoan manusia itu sendiri sehingga mereka gagal melihat kemuliaanMu....
Aku mau berdoa dalam kasih...agar setiap orang memiliki kasihMu saat ini, semoga damaiMu beserta dalam jiwa semua orang. Aku juga mau berdoa buat kedamaian dunia ini, buat kesejahteraan dunia ini dan pemimpin pemimpin di dalamnya agar mereka dikuasai oleh kasihMu juga. Buat semua pengamal agama di dunia ini...agar jiwa mereka dikuasai dengan damaiMu dan kasihMu. Bagi semua orang yang memerlukanMu juga aku berdoa semoga mereka mendapat perhatian kasihMu. Bagi jiwa jiwa yang telah terpanggil Tuhan...semoga roh mereka berkenan di hadiratMu.
Bagi semua bangsa manusia...semoga rahmat Tuhan selalu berserta. Segala kemuliaan hanya bagiMu ya Allahku. Amen
Bagi yang berbeban berat ya Allah, Kau utus kiranya penolongMu iaitu kuasa Roh KudusMu yang selalu membantu tiap anak anakMu yang tersepit di celah celah permasalahan hidup...yang kelemasan di dalam menemukan tujuan hidup mereka...Hantarkanlah ya Allah kuasa Roh KudusMu! Mencelah dalam tembok tembok batu kehidupan manusia yang terbina oleh keegoan manusia itu sendiri sehingga mereka gagal melihat kemuliaanMu....
Aku mau berdoa dalam kasih...agar setiap orang memiliki kasihMu saat ini, semoga damaiMu beserta dalam jiwa semua orang. Aku juga mau berdoa buat kedamaian dunia ini, buat kesejahteraan dunia ini dan pemimpin pemimpin di dalamnya agar mereka dikuasai oleh kasihMu juga. Buat semua pengamal agama di dunia ini...agar jiwa mereka dikuasai dengan damaiMu dan kasihMu. Bagi semua orang yang memerlukanMu juga aku berdoa semoga mereka mendapat perhatian kasihMu. Bagi jiwa jiwa yang telah terpanggil Tuhan...semoga roh mereka berkenan di hadiratMu.
Bagi semua bangsa manusia...semoga rahmat Tuhan selalu berserta. Segala kemuliaan hanya bagiMu ya Allahku. Amen
SAMPAI BERAPA KALIKAH AKU HARUS MENGAMPUNI
" Tuhan! Sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika dia melakukan dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?.......... Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali...."
Mengampuni bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilakukan, tidak semudah memperkatakannya...aku mengampuni engkau! Soal hati dan perasaan manusia adalah sesuatu yang amat sukar untuk diselami...ada waktunya memang kita punya rasa untuk mengampuni namun apa yang lebih utama apakah pengampunan itu datang dari lubuk hati kita ataupun cuma setakat luaran sahaja.
Setakat ingin berkongsi: Sebelum mengenal Allah...terlalu banyak cerita sedih dan menyakitkan yang terhimpun dalam diari kehidupan ini dan semuanya terhimpun menjadi dendam....sukar sekali untuk mengampuni apabila hati terluka.....dendam itu bagaikan barah....duri dalam daging.
Hati yang membeku kerana dendam bukanlah suatu yang menyenangkan....ia menimbulkan pelbagai penyakit terhadap tubuh fizikal. Amarah amat sukar dikendalikan tanpa ada kasih. Senyuman bukanlah suatu yang boleh menutupi semua kepahitan.
Ketika mulai dalam pekerjaan melayani....saya menyangka bahawa semua jalan hidup yang sukar ini dilenyapkan tapi ternyata hidup seorang yang melayani Allah memerlukan kasih yang sejati...sedang dendam yang ada di dalam diri menjadi penghalangnya...namun ketika Allah menjamah kehidupan saya, saya mengalami suatu kehidupan yang tak pernah saya bayangkan selama ini....bukan kerana masalah hidup itu hilang namun dalam setiap persoalan hidup saya tertolong seolah olah ada malaikat yang selalu menemani dan membantu dalam menyelesaikan masalah yang saya hadapi.
Kuasa pengampunan bukan sesuatu boleh dipandang mudah...kuasa pengampunan itu menyelamatkan jiwa dan roh, kuasa pengampunan itu menyihatkan tubuh dan rohani kita, mengampuni bagaikan anda bertemu dengan seorang doktor pakar yang bisa menyembuhkan pelbagai penyakit....dan itulah yang saya alami ketika saya menyatakan pengampunan saya kepada orang orang yang banyak melukakan hati saya....dan kini saya bebas sepenuhnya...bebas dari beban jiwa....bebas dari penyakit yang disebabkan oleh dendam dan amarah.....SAYA BEBAS!!!!
Saudara terkasih.....Seperti dalam persoalan ini, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni.....sampai tujuh puluh kali tujuh kali....Ampunilah sesamamu, ampunilah dirimu dan itulah yang utama....Percayalah akan hikmat mengampuni...Pengampunan membawa kasih dan kasih membawa engkau melayani...dan melayani membawa engkau lebih menghargai kehidupan ini kerana ketika kita melayani degan kasih kita akan lebih banyak melihat dan merasakan karunia karunia serta mujizat mujizat Allah.
Sesungguhnya ketika engkau menyatakan pengampunanmu....segala kuasa kegelapan akan jatuh...dan engkau akan mulai melihat kemuliaan Allah. Ketika kemuliaan Allah dinyatakan engkau akan mengalami kasihNya dan setiap persoalan hidupmu akan dipermudahkan kerana engkau telah memilih untuk berjalan dalam terang dan terang itulah yang menyuluh setiap jalan gelap yang kita lalui. Seperti pelangi yang terlihat selepas hujan janji Allah dinyatakan...kabus hitam akan berlalu dan cahaya baru akan muncul dan engkau akan menyaksikan pelbagai warna dalam kehidupanmu yang selama ini engkau cuma melihat hitam dan putihnya sahaja. Sungguh aku mau mengamenkannya. Amen! Hallelya!
Doaku:
Ya Abbah! Ya Bapa! Beri aku hati yang mau mengampuni, agar setiap lorong dalam kehidupanku yang gelap selama ini yang dipenuhi dengan semak belukar berduri dari jiwa yang sukar mengampuni diterangi. Bantu kami Ya Allah...untuk mengerti akan rencanaMu yang indah bagi kehidupan kami...beri kami hati yang mau mengasihi...rela mengampuni agar terbukalah pintu pintu rahmatMu bagi kehidupan kami. Dalam kemuliaan NamaMu aku berdoa. Amen!!!!
Mengampuni bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilakukan, tidak semudah memperkatakannya...aku mengampuni engkau! Soal hati dan perasaan manusia adalah sesuatu yang amat sukar untuk diselami...ada waktunya memang kita punya rasa untuk mengampuni namun apa yang lebih utama apakah pengampunan itu datang dari lubuk hati kita ataupun cuma setakat luaran sahaja.
Setakat ingin berkongsi: Sebelum mengenal Allah...terlalu banyak cerita sedih dan menyakitkan yang terhimpun dalam diari kehidupan ini dan semuanya terhimpun menjadi dendam....sukar sekali untuk mengampuni apabila hati terluka.....dendam itu bagaikan barah....duri dalam daging.
Hati yang membeku kerana dendam bukanlah suatu yang menyenangkan....ia menimbulkan pelbagai penyakit terhadap tubuh fizikal. Amarah amat sukar dikendalikan tanpa ada kasih. Senyuman bukanlah suatu yang boleh menutupi semua kepahitan.
Ketika mulai dalam pekerjaan melayani....saya menyangka bahawa semua jalan hidup yang sukar ini dilenyapkan tapi ternyata hidup seorang yang melayani Allah memerlukan kasih yang sejati...sedang dendam yang ada di dalam diri menjadi penghalangnya...namun ketika Allah menjamah kehidupan saya, saya mengalami suatu kehidupan yang tak pernah saya bayangkan selama ini....bukan kerana masalah hidup itu hilang namun dalam setiap persoalan hidup saya tertolong seolah olah ada malaikat yang selalu menemani dan membantu dalam menyelesaikan masalah yang saya hadapi.
Kuasa pengampunan bukan sesuatu boleh dipandang mudah...kuasa pengampunan itu menyelamatkan jiwa dan roh, kuasa pengampunan itu menyihatkan tubuh dan rohani kita, mengampuni bagaikan anda bertemu dengan seorang doktor pakar yang bisa menyembuhkan pelbagai penyakit....dan itulah yang saya alami ketika saya menyatakan pengampunan saya kepada orang orang yang banyak melukakan hati saya....dan kini saya bebas sepenuhnya...bebas dari beban jiwa....bebas dari penyakit yang disebabkan oleh dendam dan amarah.....SAYA BEBAS!!!!
Saudara terkasih.....Seperti dalam persoalan ini, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni.....sampai tujuh puluh kali tujuh kali....Ampunilah sesamamu, ampunilah dirimu dan itulah yang utama....Percayalah akan hikmat mengampuni...Pengampunan membawa kasih dan kasih membawa engkau melayani...dan melayani membawa engkau lebih menghargai kehidupan ini kerana ketika kita melayani degan kasih kita akan lebih banyak melihat dan merasakan karunia karunia serta mujizat mujizat Allah.
Sesungguhnya ketika engkau menyatakan pengampunanmu....segala kuasa kegelapan akan jatuh...dan engkau akan mulai melihat kemuliaan Allah. Ketika kemuliaan Allah dinyatakan engkau akan mengalami kasihNya dan setiap persoalan hidupmu akan dipermudahkan kerana engkau telah memilih untuk berjalan dalam terang dan terang itulah yang menyuluh setiap jalan gelap yang kita lalui. Seperti pelangi yang terlihat selepas hujan janji Allah dinyatakan...kabus hitam akan berlalu dan cahaya baru akan muncul dan engkau akan menyaksikan pelbagai warna dalam kehidupanmu yang selama ini engkau cuma melihat hitam dan putihnya sahaja. Sungguh aku mau mengamenkannya. Amen! Hallelya!
Doaku:
Ya Abbah! Ya Bapa! Beri aku hati yang mau mengampuni, agar setiap lorong dalam kehidupanku yang gelap selama ini yang dipenuhi dengan semak belukar berduri dari jiwa yang sukar mengampuni diterangi. Bantu kami Ya Allah...untuk mengerti akan rencanaMu yang indah bagi kehidupan kami...beri kami hati yang mau mengasihi...rela mengampuni agar terbukalah pintu pintu rahmatMu bagi kehidupan kami. Dalam kemuliaan NamaMu aku berdoa. Amen!!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)