Banyak orang berkata: " Berjuanglah hari ini demi esok, demi masa hadapanmu!". Tidak ada salahnya dengan perkataan ini, ianya membakar semangat para pejuang waktu, banyak orang akan terus menerus bekerja demi esok hari....mereka akan terus bekerja dan bekerja kerana sesaat mereka terhenti, bagi mereka merupakan suatu kerugian yang amat besar, sehinggakan mereka tidak punya waktu lagi bagi diri dan keluarga.
Sering kali kalau ditanyakan; "Kenapa tidak punya waktu untuk diri dan keluarga?" jawabannya pasti " Saya bekerja demi masa depan dan untuk kebahagian kita...untuk kamu dan kamu dan kamu". Ada apa hari esok? Ada apa di masa depan? Kalau hari ini tidak terbentuk dengan baik...ada apa untuk masa depan...untuk esok yang belum tentu menjadi milik kita?
Saya juga pernah berfikir sedemikian, saya katakan kepada Tuhan, "Aku lakukan semua ini, yang terbaik buatMu demi masa depanku...kalau esok hari aku jatuh dan sukar untuk bangun lagi, aku mohon kepadaMu ya Allah, agar apa yang kuperbuat hari ini menjadi sandaran bagi simpatiMu agar aku bisa mendapat belas kasihanMu..dan di saat aku hampir tidak tertolong lagi, bukan saja aku bahkan keluargaku mendapat sinar belas kasihMu kerna apa yang telah aku lakukan hari ini...tolong aku ya Allah dengarkan aku...kasihanilah aku, semoga hari ini aku bisa berkerja buatMu demi esokku"
Ada waktunya, apa yang pernah saya minta dari Allah ini menjadi kenyataan..pada waktu waktunya saya lemah dan tidak berdaya...doa ini menjadi kekuatan saya..mendorong saya untuk bangun...mendorong saya untuk terus kuat...mendorong saya untuk maju...sampai pada hari ini. Namun, seketika saya sadar...apa yang telah saya lakukan ini adalah berjuang demi hari ini dan tidak salah kalau masih diizinkan Tuhan saya masih diberi kesempatan menikmati harinya hari ini, demi esok...dan cukup setakat itu sahaja.
Teringat akan FirmanNya tentang seorang kaya yang menyimpan gandumnya, ia berkerja dan berkerja menyimpan sebanyak mana mampu di simpannya untuk masa hadapan agar dia mampu bersenang menghadapi hari mendatang sehingga tidak memperdulikan kebajikan orang lain....namun apa yang tidak dia ketahui adalah esok tidak menjadi miliknya kerna dia tidak mengetahui langsung bahawa dia akan mati esoknya tanpa sempat membuat sebarang kebajikan.
Alangkah tragisnya riwayat hidup sedemikian, bahawa setelah bersusah payah seumur hidup dan ternyata tidak ada apa apa yang ada pada diri pada hujung usia kerana sibuk menguruskan masa depan dan hari ini yang sepatutnya diperjuangkan, diabaikan.
Hari ini kita memang harus berjuang dan bekerja demi masa hadapan yang lebih baik agar di hadapan sana kita akan lebih berbahagia...di masa tua kita akan lebih berarti jika berkesempatan....
Jangan abaikan hari ini untuk esok, tetapi perhatikan hari ini dan lakukan sebaik baiknya untuk hari ini kerana esok akan lebih berarti jika hari ini kita berjaya melakukannya...apapun juga samada untuk perkara kecil mahupun besar....lakukan yang terbaik hari ini untuk hari ini. Jangan memikirkan esok sebelum engkau ternyata melakukan yang terbaik untuk hari ini.
Hari ini kita akan sama sama berjuang...tetap melakukan yang terbaik tanpa alasan. Melakukan yang terbaik bukan untuk orang lain tetapi juga untuk diri sendiri kerana bagaimana mungkin kita mampu melakukan yang terbaik untuk orang lain tanpa bermula dengan diri. Biarpun untuk perkara paling kecil semua itu akan lebih berarti di masa depan kalau kita melakukan yang terbaik.....kita mungkin tidak menyadarinya sama seperti berkat Tuhan...terkadang kita tidak merasakan berkatNya tetapi pada hari depan kita akan mampu melihat dengan jelas dan mampu mengatakan " Betapa baiknya Engkau Tuhan dengan segenap yang telah Engkau lakukan." Amen!
Semalam adalah ceritanya...hari ini adalah milik kita dan masa depan adalah milik Dia...sekiranya Dia mau memberikan kita kesempatan untuk hari esok sama seperti hari ini maka ianya suatu karunia yang tidak terhingga kerana diberi kesempatan untuk bernafas lagi...Syukuri setiap detik demi detik yang Dia karuniakan kerana kita tidak akan bisa mengetahui entah berapa detik lagikah kita punya kesempatan ......untuk bernafas.
Doaku:-
Ya Allah yang MahaPemurah yang meberikan aku hidup! Aku mau mengangkat pujianku ke hadiratMu....kerana segala yang Kau berikan yang terbaik adanya, beri aku hati yang selalu bersyukur agar aku bisa menikmati hari hariku dan selalu melakukan yang terbaik di antara sesamaku dan tidak pernah mensia siakannya....tika aku alpa ya Allah..sedarkanlah aku, kuatkan aku ketika aku lemah agar hari hariku adalah yang terbaik dalam hidupku....perjalanan hidup ini memang tidak selalu indah ya Tuhan! Tetapi aku mohon apa juga yang aku lalui tetap merupakan berkat dariMu...sehingga aku terus menerus dapat melihat kebaikanMu.
No comments:
Post a Comment