Pages

Friday, 4 November 2011

JIKA ENGKAU TIDAK MAMPU TERBANG........BERLARILAH



Alam ini variasi adanya, ada musim hujan, musim panas, musim salji, musim bunga bahkan di antaranya ada juga musim bencana, gempa, tanah runtuh, banjir dan musim wabak penyakit berjangkit dan banyak lagi.
Seringkali dalam kehidupan ini kita juga menemukan tantangan, masalah perhubungan dalam keluarga, suami isteri, tunangan, sahabat, masalah kerja, komunikasi, kewangan, kesihatan dan pelbagai lagi, kita menjadi buntu dan tidak menemukan jalan keluar... namun itu bukan alasan untuk kita berputus asa atau berdiam saja.

Masalah hidup boleh mengubah seorang manusia dari seorang yang begitu baik kepada pendengus atau pemarah atau sebaliknya, daripada seorang yang taat kepada Allah menjadi seorang yang sebaliknya...banyak perkara yang boleh terjadi dalam kehidupan seorang manusia apabila berhadapan dengan masalah hidup dan yang sedihnya apabila mereka mula hilang keyakinan diri, jati diri yang semakin tipis sehingga kita tidak lagi mampu mengenalnya walaupun ternyata selama ini mereka adalah sahabat karib kita.

Persoalan hidup terkadang membuat kita bosan dan hilang kehormatan terhadap diri sendiri, bosan menjadi seorang yang baik, merasa terlalu bodoh kerana selama ini begitu menghormati orang lain dan sebagainya, sedang pada waktu kita berdoa..kita merasa doa kita tidak pernah didengarkan, tidak pernah diperhatikan Allah, kita merasa sendirian, jauh dari sahabat sahabat yang selama ini begitu banyak membantu dan membimbing kita dan hal ini sering terjadi kepada para pelajar juga mereka yang berkerja jauh dari daerah kelahiran. Masyarakat sekeliling sebenarnya bukan tidak membantu tetapi mereka terlalu janggal untuk diterima dan terlalu asing untuk dijadikan sahabat sementara kita merasa semakin kerdil di tengah tengah dunia baru.

Bukan jumlah bebanan atau besar kecilnya salib kehidupan yang menjadi ukuran persoalan hidup, namun ia sebenarnya datang dari sendiri...sekuat mana dan cara mana kita mengatasinya atau jalan penyelesaian yang manakah yang kita pilih....jelasnya bermula dari diri kita sendiri..... ada yang tampak matang tapi sebenarnya budak dan sebaliknya ada yang kelihatan lemah namun sebenarnya kuat.....
Kehadiran Tuhan dan keintiman perhubungan dengan Allah menjelaskannya.......kerna kejauhan dengan Allah merupakan musibah sebaliknya bagi orang yang tanpa sesaatpun hilang percayanya kepada Allah akan selalu merasakan pertolongan.



Ingatlah....jangan pernah jauh dari Allah walau sekali. Usahakanlah untuk selalu dekat dengan Allah dan pasti engkau bisa menemukan jalan dalam setiap pintu persoalan. Jika tidak mampu untuk terbang maka berlarilah, jika tidak bisa berlari maka berjalanlah, jika berjalanpun engkau tidak mampu lagi maka merangkaklah, tetapi walau apapun yang mau kita lakukan pastikanlah kita bergerak kehadapan.
Usahakan doa....umpama rintik hujan, setitis memang terlalu halus namun jutaan titisan hujan mampu membasahi bumi....bahkan membanjiri
Tuhan telah memberikan kita kemampuan melakukan apa juga perkara bukan untuk disia siakan, jadikan ianya berkat bagi orang lain dengan cara apapun....Benih yang baik dilempar kemana juga bisa menjadi pulau.

Semoga Tuhan memberkati kita semua...

2 comments:

  1. Tuhan Yesus tidak pernah menilai kita dengan mata tetapi melihat proses yang kita lakukan dengan matahatiNya. Memang bukan besar salib yang kita panggul tetapi kerelaan kita untuk memanggul salib kita bersama dengan DIA. Dalam memanggul salib Tuhan tidak melihat berapa banyak kalori yang kita perlukan tetapi berapa kali kita sanggup bangkit jika kita terjatuh dalam memanggul salib kehidupan. Janganlah cemas jika kita harus menaggung salib orang lain ingatlah bahwa Simon juga pernah diminta untuk membantu Tuhan dalam memanggul salib ke kalvari. Simon tidak pernah menggerutu, mengapa kita tidak mencontoh dia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi kerana perhatian dan mutiara kata yang menghiburkan, semogalah lebih ramai insan dapat menatapnya dan belajar.... semoga Tuhan memberkati saudara saudaraku yang lewat dan bertandang di blog ini

      Delete