" SETIAP ORANG YANG MAHU MENGIKUTI AKU, DIA HARUS MENYANGKAL DIRINYA, MEMIKUL SALIBNYA DAN MENGIKUTI AKU........" MAT 16: 21-27. Aku telah kembali ke tempat mana aku pernah bermula mengenal Tuhan aku belajar dan di ajar mengenaiNya, bagaimana hidup dan melayani Dia dalam Roh dan kebenaran....Aku mahu mengucap syukurku ketika melibat wajah wajah yang pernah membimbing aku...di tempat mana aku juga diterima menjadi sebahagian dari sahabat pelayanan...Apa yang anehnya tentang perjalanan pelayananku...aku tidak pernah dilayani sebagaimana aku ingini...setiap waktu aku diajar bagaimana harus aku bertahan di dalam pelayanan ini bukan hanya dengan kata nasihat atau lewat Firman Tuhan tapi aku juga harus merasakan penderitaannya...ditegur...dimarahi....bahkan terkadang aku menerima kritikan serta teguran yang amat amat pedas dan menyakitkan...perkataan yang terkadang terkeluar tanpa alas yang membuat aku barangkali merasa sedikit keselesaannya.
Aneh kukatakan karena aku menjadi kebal dan bisa menangkis apa juga macam dugaan yang mendatang...apa saja cemuhan...kritikan...pandangan....dan semuanya hanya kerana aku belajar untuk MENGASIHI....Mengikuti Yesus tidak ada jalan singkat atau mungkin iniasiatif untuk menumpangkan bebanan SALIB di bahu orang lain, kiya harus memikulnya sendiri.Hari ini aku ditegur sekali lagi oleh Firman Tuhan ini....' SETIAP ORANG YANG MAHU MENGIKUTI AKU DIA HARUS MENYANGKAL DIRINYA, MEMIKUL SALIBNYA DAN MENGIKUTI AKU...." teguran apakah ini? Apakah aku tidak memikul salibku? ....Apakah aku tidak mengikuti Yesus?
Adalah seorang pemuda yang merupakan pelayan Tuhan, pengikut Kristus yang amat amat setia dalam pelayanannya semasa hidupnya...dan ketika hayatnya berakhir di bumi ini ia dipanggil menghadap Allah dan melalui jalan jalan api penyucian seperti yang dilalui semua orang...ketika di api pensucian ia melihat banyak sekali salib salib yang menghadang perjalanannya....lalu ia bertanya " bagaimana aku harus melalui semua salib ini? " Lalu kata malaikat itu," dengan meminggul salib salib itu dan membawanya satu persatu kepada Allah." Ia bertanya lagi, :" bukankah cuma satu salib saja bagi setiap orang...bagaimana aku harus memikulnya...ianya terlalu banyak". Lalu kata malaikat itu, " Salib salib itu engkau sendiri yang meletakkannya di sini semasa hidupmu, setiap kali engkau melakukan pekerjaanmu dan engkau mengeluh maka 1 salib kau antarkan kesini...inilah salib salib yang kau antar selama hidupmu untuk kau pikul semasa menghadap Allah." Lalu pemuda itu fahamlah dan ia memikul salib salib itu satu persatu dan jumlah bukan sedikit dan ia harus memikul semuanya sampai habis.
Ternyata dalam kehidupan ini...tidak cukup hanya melayani...tidak cukup hanya bersaksi, tidak cukup hanya sekadar beraksi memikul salib tetapi harus memikulnya tanpa mengeluh...tanpa sedikitpun keluhan, karena apabila kita menyangkal diri kita dan dengan rela memikul segala bebanan tugas tanpa keluhan dan berdoa serta percaya bahawa Yesuslah yang telah mendahului kita memikul salibNya yang hina, sengsara dan jauh lebih berat dari salib yang kita pikul...maka percayalah untuk melakukan dan melalui semua bebanan kita tanpa protes kerna kita tahu ada yang sedang berjalan bersama kita membantu setiap permasalahan hidupkan bahkan Ia tidak akan membiarkan kita sendirian....Aku cukup faham kini....bagaimana berbagi sengsara dengan Yesus.....kita harus menyadarinya bahawa Yesus telah membantu kita meringankan setiap bebanan dalam kehidupan kita Sangkallah dirimu, pikul salibmu dan ikutilah Dia.....
Doa:
Ya Allahku! Terima kasih buat salib salib kecil kami yang ternyata semakin mendewasakan kami. Meskipun disekeliling kami, di perjalanan kami ini banyak sekali rintangan rintangannya, yang hadir di depan kami ...dalam keluarga kami...dalam kejiranan kami...di kalangan sahabat2 yang kami percayai....sahabat sahabat yang amat disayangi...juga dikalangan sesama kami pelayan Allah wujud salib dan tantangan....ajari kami melakukan semua pekerjaan kami selagi hayat ini tanpa sebarang keluhan dan protes....ajari kami untuk percaya dan menyandarkan semua bebanan kami bersama dengan iman percaya Engkau ada bersama kami. Dalam NamaMu ya Allah aku berdoa. Amen!
No comments:
Post a Comment